Monday, January 15, 2018

CD Kupu Kupu Kertas - Ebiet G. Ade (RIS Music/ BMG Music Indonesia 1995)

CD Kupu Kupu Kertas - Ebiet G. Ade (RIS Music/ BMG Music Indonesia 1995)

Album: Kupu Kupu Kertas
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: RISCD 0005
Label: RIS Music/ BMG/ Musica Studio's
Tahun: 1995
Harga (saat rilis): 20.000,-  

Album Kupu Kupu Kertas versi rilisan CD ini sebenarnya telah dibahas pada postingan sebelumnya pada tanggal 8 Desember 2015, bedanya dengan postingan kali ini adalah ini merupakan versi rilisan dalam negeri sementara postingan sebelumnya merupakan versi rilisan Malaysia di tujukan untuk area penjualan Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, ulasannya DISINI. Album rilisan Malaysia tersebut lebih dahulu didapatkan dari pada rilisan dalam negeri oleh admin pribadi, kelangkaan dalam negeri bisa terjadi karena beberapa faktor, diantaranya karena album tersebut hanya sekali cetak dan dicetak tak sebanyak format kaset, ditambah banyaknya orang yang mencari album tersebut. Untuk versi rilisan Malaysia walaupun lebih mudah menemukannya, sepertinya saat ini telah langka juga, harus memesan dari jauh hari untuk mendapatkannya.

Jika diperhatikan secara mendetail album ini antara rilisan Indonesia dan Malaysia ternyata memiliki beberapa perbedaan pada rancangan grafis maupun tracklist lagu didalamnya. Perbedaan yang paling mencolok ada pada tracklist lagu rilisan Malaysia dengan penambahan lagu Titip Rindu Buat Ayah dan Camellia II yang dibawakan Ebiet G. Ade secara unplugged/ akustik saat perform di Malaysia, total ada 12 lagu ditambah lagu Kupu Kupu Kertas versi minus one, sementara rilisan Indonesia hanya menyertakan sembilan lagu saja tanpa lagu minus one.

Album yang luar biasa, banyak nama besar ikut bergabung dan mendukung pengerjaan album seperti Billy JB, Purwatjaraka, Erwin Gutawa, Ian Antono, Dewa Budjana hingga musisi dari Philipina juga turut serta dalam menggarap tiga lagu dalam album ini.












...................

''Terima kasih saya yang tak terhingga kepada semua pendukung dan pihak yang telah membantu terlaksananya album ini''

Ebiet G. Ade

Photo & Design - Dik Doank
Re Design - M. Bazri
Semua lagu ciptaan - Ebiet G. Ade


Tracklist:
01 Kupu Kupu Kertas/ Jakarta 1989
02 Ketika Duka Menyeruak/ Jakarta 1989
03 Hidupku MilikMu/ Jakarta 1995
04 Kosong/ Jakarta 1994
05 Apakah Mungkin/ Jakarta 1989
06 Biarkanlah Hati Yang Bicara/ Jakarta 1995
07 Rinduku Menggumpal/ Jakarta 1995
08 Rembulan Menangis/ Jakarta 1995
09 Ingin Kupetik Bintang Kejora/ Jakarta 1989


.................
KUPU KUPU KERTAS
Arranger: Ian Antono
Arr. String: Erwin Gutawa
Keyboard: Harry Anggoman
Bass: Ian Antono
Guitar: Ian Antono
Drums: Gilang Ramadhan
Strings:
Violin: Edo, Suryati S, Sudomo, David
Cello: Yassin
Flute: Yuyun
Franch Horn: Iriyanto
Operator: Ferry, Denny Lisapali
Studio: Ariesta Studio, Musica Studio's
Mixing: Denny Lisapali at Musica Studio's

KETIKA DUKA MENYERUAK
APAKAH MUNGKIN
BIARKANLAH HATI YANG BICARA
Arranger musik/ Keyboard: Billy JB
Lip Akustik Guitar: Billy JB
Bass: Yudhi Grassrock
Drums: Kamal/ Budhi Haryono
Operator: Iwan MD/ Tonny Rioz/ Mursa
Studio: Billy JB/ Gins Studio
Violin: Chou Su Yin/ Yusuf Arifin
Pedal Still Stampler & Strings: Billy JB
Mixing: Denny Lisapali at Musica Studio's

HIDUPKU MILIKMU
REMBULAN MENANGIS
Arranger: Purwatjaraka
Keyboard/ Guitar Strings: Purwatjaraka
Bass: Syaiful
Guitar Akustik: Dewa Budjana
Solo Biola: Suryati S.
Drums: Jimmy Manoppo
Operator: Rusmin
Studio: Musica Studio's
Mixing: Denny Lisapali at Musica Studio's

RINDUKU MENGGUMPAL
INGIN KUPETIK BINTANG KEJORA
Arranger: Homer Flowers
Koord. Musik: Tito Cahyamanda
Keyboard: Homer Flowers
Guitar: Rick Mercado
Drums: Roy Mercado
Strings: Philippine Philharmonic Orchestra (PPO)
Studio: Greenhill Sound Production (GSP) Philippine
Mixing: Denny Lisapali at Musica Studio's

KOSONG
Arranger: Ed Nepomuceno
Koord. Musik: Tito Cahyamanda
String: Philippine Philharmonic Orchestra (PPO)
Studio: Greenhill Sound Production (GSP) Philippine
Mixing: Denny Lisapali at Musica Studio's


Salam...

Friday, January 5, 2018

Konser Akbar Kantata Takwa Samsara - Peristiwa Senayan, 6 Juli 1998 (Live Recording)

Konser Akbar Kantata Takwa Samsara - Peristiwa Senayan, 6 Juli 1998 (Live Recording)

Album: Konser Akbar Peristiwa Senayan 6 Juli 1998
Artist: Kantata Takwa Samsara
Kode: A 050899
Label: AIRO Records
Tahun: 1998
Harga (saat rilis): 13.000,- 

Di zaman sekarang era kejayaan Kantata maupun Swami bisa dikatakan telah berlalu, generasi millenial mungkin sedikit berkernyit jika disebutkan kedua nama tersebut, karena memang generasi telah berganti dan hanya beberapa saja dari anak muda yang mungkin kenal dengan kelompok musik ini. Mereka adalah band fenomenal pada zamannya, orang orang hebat berkumpul disaat tepat dan menghasilkan karya yang hebat pula. Karyanya hingga saat ini bahkan termasuk kedalam album musik terbaik sepanjang masa di negeri ini. Bukan hanya karyanya, pertunjukan atau konsernya pun termasuk yang terbaik, selalu dijejali dengan ribuan penonton, silahkan saja googling untuk membuktikannya.

Salah satu bukti yang bisa kita dengarkan hingga saat ini adalah album ini, album live semata wayang yang dirilis secara resmi oleh Kantata. Konsernya sendiri dilaksanakan saat era Reformasi tengah hangat bergulir dan kondisi keamanan kala itu belum kondusif benar, hal itu kemudian terbukti dengan tidak selesainya konser ini hingga selesai, saat memasuki lagu kesepuluh terpaksa konser dihentikan karena keadaan semakin tidak memungkinkan. Dari album ini kita bisa menangkap secara utuh aura konser yang benar benar hidup, ramai, penuh dengan suara gemuruh penonton yang menyaksikannya, seperti saat mereka bernyanyi bersama dalam lagu Nyanyian Jiwa atau ketika mereka berteriak teriak meminta lagu Bento untuk segera dinyanyikan. Dengarkanlah album ini sambil memejamkan mata dan membayangkan seolah sedang berada ditengah suasana konser tersebut, suasana konser semakin hidup dengan kejelian produser dalam hal ini Setiawan Djody yang merekam secara utuh seluruh rangkaian konser ini tanpa terpotong, kita bisa menyimak seluruh personil Kantata berusaha menenangkan penonton dengan berbagai cara. Walaupun ini adalah satu satunya album live Kantata yang dirilis resmi, tetapi bisa admin pastikan bahwa ini adalah salah satu album konser Live Kantata terbaik.

Inilah salah satu cuplikan dialog dari personil Kantata yang berusaha untuk menenangkan massa yang sedikit brutal saat itu:

WS. Rendra: " Jangan bikin kacau......kalau mau kedamaian beri kedamaian, jaga Iwan Fals, jaga Sawung Jabo, jaga Setiawan Djody, jaga Kantata Takwa.... jaga Reformasi damaiii....." 

Sawung Jabo: " Muke gue lebih serem dari pada mukelo. Tapi kelakuan lo lebih serem dari pada kelakuan gue...." ''Eeiii.. jangan desek desekan, mentri-mentri desek-desekan nyari kursi, lo kaga usah, rakyat itu cinta damai aja..'' 

Iwan Fals: " E ee...ee Itu turun tuh, ngga kuat, nanti jatoh, nanti ngga main musik lagi nanti..." Saat penonton mulai beringas menarik narik kabel dan menaiki speaker konser.... 

Yang lain juga berbicara: " Itu ngga kuat ei....!! kesetrum atau ni roboh...."

Belum kata kata yang lainnya seperti ''Ngga jadi presiden ngga PATHEKEN...!'

Album ini hanya tersedia dalam format kaset saja, sementara di Malaysia telah dirilis dalam bentuk VCD namun tidak sesempurna versi kaset, format VCD tersebut telah banyak mengalami pemotongan seperti tidak ada lagi dialog personil Kantata dengan penonton. Versi Malaysia tersebut ulasannya ada DISINI. Versi VCD ini juga sepertinya telah di upload secara lengkap di YouTUBE, silahkan mampir saja kesana.

Label HP Record pada tahun 1999 bekerja sama dengan label Musica Studio's kembali merilis ulang album ini bersama lima album lainnya yang berada di label AIRO Records dengan perubahan pada covernya menjadi seragam hitam dengan gambar tepi kawat berduri, versi album ini ulasannya DISINI. Perilisan tersebut berkaitan dengan launching album Kantata Revolvere dan Yayasan Kantata Bangsa milik Setiawan Djody yang bergerak dibidang sosial pendidikan. Bendera Yayasan Kantata Bangsa juga terdapat didalam album versi rilisan ulang tersebut.












..................
Kantata Takwa Samsara

Hari baru telah datang
Reformasi telah menggelinding
Waspadalah terhadap lingkaran yang menyesatkan masa depan bangsa
Perjuangan gerakan budaya adalah
Landasan guna melahirkan masyarakat baru bagi masa depan kita

Reformasi adalah suatu daya persenyawaan evolusioner dan revolusioner
Demokrasi totalitas daya kehidupan berjalan secara evolusioner
Memerangi tantangan kemiskinan dan pemiskinan rakyat
Dengan membangun daya hidup ekonomi rakyat yang sakit harus berani secara revolusioner
Revolusioner daya fikir harus di budidayakan guna melahirkan masa depan
Sumber daya manusia dan masyarakat baru kita

06 Juli 1998
Setiawan Djody

SETIAWAN DJODY - Lead guitar, accoustic guitar, vocal
IWAN FALS - Accoustic guitar, harmonika, vocal
JOKI S - Keyboad, vocal
SAWUNG JABO - Accoustic guitar, timpani, vocal
DONNY FATAH - Bass guitar
INNISISRI - Percussion, drum
TOTO TEWEL - Rhytm guitar
DODDY - Vocal
WS. RENDRA - Puisi/ lyric

Executive Producer - SETIAWAN DJODY
Production & distribution - PT. AIRO SWADAYA STUPA
Music director - JOKI S.
Live recording - PARKIR TIMUR SENAYAN
Record Equipment - PT. RAMA AGUNG MUSIC
Mixing - GIN'S STUDIO
Choir - BONAR SIHOMBNG ''Tri B Suara''
Orchestra - JAZEED YAMIN 'String Ensemble'
Photography - DARWIS TRIADI, DAUS, JAWA POS
Cover design - SOLOLIKUI 

..........
Tracklist:

Side A
01 Samsara
     Lirik & Lagu: Setiawan Djody
     Vocal: Setiawan Djody/ Sawung Jabo/ Iwan Fals
02 Bongkar
     Lirik: Iwan Fals/ Sawung Jabo
     Lagu: Iwan Fals
03 Nocturno
     Lirik: WS. Rendra
     Lagu: Setiawan Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
04 Anjing Malam
     Lirik Dialog: Setiawan Djody
     Lirik Lagu: Sawung Jabo
     Lagu & cipt. : Setiawan Djody/ Jockie S.
05 Pangeran Brengsek
     Lirik: S. Djody/ Iwan Fals/ Sawung Jabo
     Lagu: Jockie S.
     Vocal: Sawung Jabo
06 Paman Doblang
     Lirik: WS. Rendra
     Lagu: Iwan Fals/ Jockie S.
     Vocal: Sawung Jabo/ Iwan Fals

Side B
01 Balada Pengangguran
     Lirik: WS. Rendra
     Lagu: Iwan Fals/ S. Jabo/ Jockie S.
02 Kecoa Pembangunan
     Puisi: WS. Rendra
03 Padamu Negeri
     Lagu & lirik: Kusbini
04 Nyanyian Jiwa
     Lirik: Sawung Jabo
     Lagu: Iwan Fals/ Sawung Jabo
05 Bento
     Lirik: Iwan Fals/ Naniel
     Lagu: Iwan Fals
06 Asmaragama
     Lirik: S. Djody/ WS. Rendra/ Iwan Fals
     Lagu: S. Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
     Vocal: S. Djody/ Iwan Fals


Salam...

Saturday, December 30, 2017

22 Lagu Terpopuler (album kompilasi) - Iwan Fals (1989)

22 Lagu Terpopuler (album kompilasi) - Iwan Fals (1989)

Ini adalah album kompilasi kumpulan lagu lagu hits Iwan Fals di label Musica Studio's dari tahun 1981 album Sarjana Muda sampai dengan tahun 1987 album Wakil Rakyat, dirilis dalam bentuk kaset pada sekitar medio 1989. Saat itu Iwan Fals tengah berada di puncak karier dengan beberapa album yang meledak di pasaran diantaranya adalah album 1910, Mata Dewa, Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu, tak lama setelah album tersebut Iwan Fals bersama kelompok Swami merilis album pertama dan berhasil meledak pula dengan lagu hitsnya Bento dan Bongkar, semua itu terjadi dalam waktu yang singkat yaitu antara tahun 1988 dan 1989 saja.

Album ini sendiri sedikit unik dengan memuat lagu yang lumayan banyak yaitu 22 lagu, 11 lagu pada tiap tiap sisinya, kaset kompilasi biasanya hanya berisi 18 lagu atau 20 lagu paling banyak. Tujuannya jelas agar penggemar tertarik membelinya dengan daftar lagu sebanyak itu pada sebuah kaset, lebih banyak lagu yang bisa di dengarkan tanpa harus repot sering membolak balik pada player tape. Album ini sepertinya termasuk kepada kompilasi awal yang dirilis oleh label Musica Studio's karena dirilis ditahun 1989, sementara era kaset kompilasi seperti ini mulai berjaya baru pada awal 90an hingga tahun 2000an. Dalam rentang satu dekade inilah banyak kaset kompilasi Iwan Fals yang dirilis baik oleh Musica Studio's maupun label lain dengan berbagai aneka judul album dan semua sepertinya laris manis. Begitu banyaknya album kompilasi ini hingga sedikit sulit untuk mendatanya secara detail, jumlahnya bahkan jauh melebihi album asli yang sebenarnya.

Sejak mulai dirilis pada tahun 1989 hingga sampai periode era kaset berakhir, album ini terus diproduksi sehingga banyak versi rilisan album ini dilihat dari tahun terbitnya. Koleksi admin sendiri hanya dua saja yaitu rilisan 1989 dalam bentuk box dan versi rilisan tahun 2007 dalam bentuk mika, semuanya memiliki kualitas sound yang sama. Karena memuat lagu yang banyak, lagu terakhir pada tiap sisi mengalami pemangkasan disebabkan keterbatasan daya tampung pita tersebut. Album ini juga telah dirilis dalam bentuk CD oleh label ARS Records pada tahun 2012, judul album sedikit dirubah menjadi 15 Lagu Terpopuler Iwan Fals.

Rancangan grafis untuk album ini walaupun tidak tercantum siapa pembuatnya, namun dilihat dari karakter rancangan grafis dan tulisannya bisa dipastikan ini adalah karya dari Boedi Soesatio. Foto Iwan Fals di album ini diambil dari era album Sumbang 1983.


Rilisan Pertama 1989
.............
Album: 22 Lagu Terpopuler
Artist: Iwan Fals
Kode: AAR 038
Label: AA Record & Musica Studio's
Tahun: 1989
Harga (saat rilis): 2.500,-









Rilisan Selanjutnya 2007
.............
Album: 22 Lagu Terpopuler
Artist: Iwan Fals
Kode: AAR 0238
Label: AA Record & Musica Studio's
Tahun: 2007
Harga (saat rilis): 18.000,-








......................
Tracklist:

Side A
01 Mata Indah Bola Pingpong
     cipt. Iwan Fals
02 Kemesraan
     cipt. Franky S./ Johnny S.
03 Barang Antik
     cipt. Diat
04 Ethiopia
     cipt. Iwan Fals
05 Sore Tugu Pancoran
     cipt. Iwan Fals
06 Obat Awet Muda
     cipt. Iwan Fals/ Astrajingga
07 Aku Sayang Kamu
     cipt. Iwan Fals
08 Lancar
     cipt. Dama G.
09 Entah
     cipt. Iwan Fals
10 Surat Buat Wakil Rakyat
     cipt. Iwan Fals/ Ma'mun
11 Gali Gongli
     cipt. Iwan Fals

Side B
01 Nenekku Okem
     cipt. Iwan Fals
02 Celoteh Camar Tolol & Cemar
     cipt. Iwan Fals
03 Lonteku
     cipt. Iwan Fals/ Anto Baret
04 Galang Rambu Anarki
     cipt. Iwan Fals
05 Sunatan Massal
     cipt. Chilung Ramali
06 Sumbang
     cipt. Iwan Fals
07 Guru Zirah
     cipt. Iwan Fals
08 Tikus Tikus Kantor
     cipt. Iwan Fals
09 Potret Panen + Mimpi (Wereng)
     cipt. Iwan Fals / Ma'mun
10 Kereta Tua
     cipt. Iwan Fals
11 Sugali
     cipt. Chilung Ramali


Salam....

Friday, December 29, 2017

Jangan Takut - Dik Doank (HP Record 1999)

Jangan Takut - Dik Doank (HP Record 1999)

Album: Jangan Takut
Artist: Dik Doank
Kode: HPM 0153
Label: HP Record & Musica Studio's
Tahun: 1999
Harga (saat rilis): 13.000,-

Dik Doank mempunyai nama asli yang sangat panjang yaitu Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denada Kusuma memiliki rekam jejak yang sangat komplit di dunia kesenian atau panggung hiburan, silahkan saja iseng googling di internet tentang beliau ini maka akan menemukan banyak hal. Diantaranya ia sangat piawai sebagai pembawa acara dan sempat identik sebagai pembawa acara 'bola', bintang iklan dan juga ikut berakting di beberapa film. Semua itu berkat jiwa seninya yang luar biasa, sejak kecil ia memang telah suka menggambar dan bermain musik kemudian meneruskan studinya di IKJ jurusan Desain Grafis dengan spesialisasi cover album dan poster. Berbekal jurusan inilah ia akhirnya banyak merancang cover album musik milik banyak artis/ musisi Indonesia termasuk Ebiet G. Ade album Puisi Puisi Cinta dan Kupu Kupu Kertas, Iwan Fals album Hijau, Mata Hati, Anak Wayang, In Collaboration dan In Love.

Mungkin karena seringnya merancang cover album musik, sehingga ia banyak dikenal oleh produser musik, beberapa produser menawarkan kepadanya untuk proyek rekaman album karena tahu bahwa Dik Doank juga mempunyai potensi dibidang musik. Tawaran baru diamini ketika produser Hadi Sunyoto dari HP Record menawarkan deal rekaman, album pertama ditahun 1997 berjudul 'Pulang' berhasil menghasilkan hits berjudul 'Pulang' sebuah lagu balada khas Dik Doank dengan gaya bertutur, bercerita tentang kerinduan menggebu selama perjalanan pulang ke rumah setelah sekian lama merantau.

Album 'Jangan Takut' ini adalah album kedua Dik Doank setelah 'Pulang' yang dirilis tahun 1999. Temanya hampir sama seperti album pertama, masih dengan style bernyanyi gaya bertutur khas Dik Doank, menyentil dengan lirik tak biasa, bercerita tentang apa saja yang ia rasakan seperti nasehat kepada anak dalam lagu Prakata, banyaknya masalah dan konflik dalam komplek perumahan di lagu Konflik Komplek, cerita digoda bencong, lagu untuk Ibu, kisah ia dan vespa kuning miliknya yang menjadi saksi di sepanjang jalan saat kerusuhan '98 pada lagu Vespa Yellow Tai, kemudian ada Lagu Terpendek di Dunia dan juga ditambah beberapa lagu lainnya dengan tema cinta. Seluruh lagu baik syair maupun melodi merupakan ciptaan Dik Doank, juga dalam hal pengerjaan rancangan cover albumnya.

Fokus utama dan sebagai judul album dalam album ini adalah lagu 'Jangan Takut', lagu yang sangat dekat dengan keseharian kita apalagi jika kebetulan seorang bikers yang kemana mana menggunakan kendaraan roda dua. Cerita dalam lagu ini menarik bermula dari kejadian motor Dik Doank terkena serempet mobil, bukannya minta maaf malah tukang serempet tersebut marah marah dan membentak padahal jelas sekali posisi mereka salah, dengan pongahnya mencoba menakut nakuti lewat sticker yang ditempel pada kaca mobil, atau dengan seragam yang ia gunakan. Sebuah lagu bagus dengan alur mengalir, hanya dari serempetan di jalanan sampai akhirnya 'menyerempet' kepada hal hal yang besar seperti seragam, uang, teror meneror dan juga isu sara. Sampai sekarang lagu ini masih sangat aktual, banyak rasanya orang lain yang mengalami hal ini namun tidak bisa mengungkapkannya, nah Dik Doank telah mampu mengcover keadaan ini dengan sangat baik sekali. Anda pembaca mungkin pernah mengalami seperti ini?

Setelah album ini baru ditahun 2004 Dik Doank kembali melepas album 180 Derajat, hingga ditahun 2017 ini ia belum pernah merilis album lagi. Ia sekarang lebih banyak mengurus ''Kandang Jurang Doank'' yaitu sekolah bertema alam untuk anak anak yang tidak mampu, ia memang memiliki perhatian yang lebih terhadap permasalahan sosial seperti ini.

Semangat terus om Dik Doank....









...................

Ucapan Terima Kasih:

   Syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kebahagiaan tiada tertakar atas karuniaNya memberikan kebisaan & kesabaran sehingga akhirnya tercipta album kedua.
   Terima kasih kepada Hasan Arifin & Kurnaeni, Ayah Ibu tercinta, Kakakku Beben & Uci (Putra: Jagad & Ryan), Adikku ''Don'' Didito & Endah (Putri: Bianca Castafiore Lamborzini Lambardo Del Piero), serta saudara saudaraku kel. besar Denda Dikusuma, kel. besar Kasno & kel. besar Uung, kel. Pak Hadi Sunyoto terima kasih untuk senantiasa memberikan ruang & kesempatan dalam mewujudkan mimpi mimpi.
   Warga komplek Alvita, Blok Miring, Kp. Sawah, Jurangmangu (terima kasih jalan swadayanya hingga dapat tembus Bintaro), teman temanku di SLTP 79, SMU 5, IKJ, RAPICO (Warto, Agus, Nur, Bulle, Tikno), orang orang yang selalu memberikan kehangatan dengan canda & tawa.
   Teddy Riadi, Yoga, Jati, Ridwan, Rohman, Mr. Broer, Darsya, Denny, Ian, Sonata, Oscar, Belor & Eka (selamat atas kehadiran si buah hati), Andri & Ade, Nyonyo, Rommy Romadhan, Koko (terima kasih atas segala bantuan & idenya untuk lagu bass 'Digoda Bencong'), Ulfie, Yannie Libels, Sang Alang & Agus AO (semoga lagu terpendek di dunia bukan sekedar menjadi kenangan persahabatan di masa lalu).
   Seluruh karyawan Musica Studio's & HP Record, Aida Setting (Ati & Udin), Terminal Setting (Sholeh B'ayu & Ade), sobatku kala ngeband (Ricky, Aldo, Nino, Binyo, Kucay, Lulu), Suster Tince.
   Terima kasih surat surat, kritik, puji & saran dari teman teman (yang belum dibalas harap sabar & berdoa semoga surat kita tidak salah alamat. Bulanku 'Myrna Yuanita', Matahariku 'Ratta Billa Baggi', Samuderaku 'Geddi Jaddi Membummi'. Terimakasih atas kesabarannya menemani 'sang petualang' dalam menjalani belantara hidup.

Dik Doank

Producer - Dik Doank
Executive Producer - Hadi Sunyoto
Penata Musik - Teddy Riadi & Dik Doank
Operator - Yoga & Jati
Program / Keyboard/ Demo - Belor
Kepala Studio - Ridwan
Asisten Studio - Rohman
Studio - Jackson Studio
Art Director Cover Casette - Dik Doank
Setting Teks - Sholeh B'ayu
Lagu & Lirik - Dik Doank

..........
Tracklist:

Side A

01 Lagu Terpendek Di Dunia
Lagu kenangan bersama Sang Alang, Agus Ao, Djebat Echman, Eeng, Yuli
Kibor - Teddy Riadi
Simbal - Darsya Dayak

02 Digoda Bencong
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Kibor - Teddy Riadi
Drum - Darsya Dayak

03 Pak POSku
Gitar/ Harmonika - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Suara Latar - Rani Noor

04 Lagu Untuk Ibu
Gitar - Eddy Kemput
Bass - Koko
Kibor - Teddy Riadi
Drum - Darsya Dayak
Koor - Rani Noor

05 Jangan Takut
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Drum - Darsya Dayak
Gitar - Dongky
Suara Latar - Jati, Pick, Hartono, Sonata

06 Ada Gambar Bunga
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Suara Latar - Rani Noor

Side B

01 Sayang Dia Hanya Satu
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Suara Latar - Rani Noor
02 Vespa Yellow Tai
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar -Ade Satria
Drum - Darsya Dayak

03 Diam
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar -Nino
Suara Latar - Rani Noor

04 Konflik Komplek
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Suara Latar - Yoga, Diky, Dian, Rochman, Teddy Riadi, Darsya Dayak, Jati
05 Prakata
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar -Eddy Kemput & Nino
Drum - Darsya Dayak
Suara Bocah - Ratta Billa Baggi

Salam...

Wednesday, December 20, 2017

...untukmu, Galang - Bunga (Ken Project 1997)

...untukmu, Galang - Bunga (Ken Project 1997) 

Album: ...untukmu, Galang
Artist: Bunga Band
Kode: 1-579 IND
Label: Ken Project & Metrotama Records
Tahun: 1997
Harga (saat rilis): 8.000,-

Bagi penggemar karya Iwan Fals mengoleksi seluruh album musik maupun pernak pernik lainnya tentang beliau adalah sebuah keharusan tetapi belum lengkap rasanya jika tidak mendengarkan atau mengoleksi album ini. Bukan tanpa alasan, karena ini adalah band dimana Galang Rambu Anarki tergabung sebagai salah satu personilnya, sebagai pemain Rhythm Guitar dan juga ikut mencipta syair maupun melodi.

Sayangnya saat album ini dirilis, Galang telah tiada. Ia meninggal disaat proses penggarapan album ini sedang berlangsung. Sehingga ketika album ini dirilis judul albumnya pun dirubah menjadi '..untukmu, Galang', cover album didalamnya pun memuat beberapa foto Galang dengan gaya rebelnya. Album ini lumayan mendulang kesuksesan karena berbagai fenomena yang melingkupinya, salah satunya adalah tingginya rasa penasaran publik dengan karya alm. Galang ini bersama teman teman.

Corak musik yang ditawarkan disini sangat beraroma anak muda zaman tersebut, jangan berharap seperti corak musik milik Iwan Fals. Bisa jadi pemilihan warna musik yang berbeda karena ingin mencoba lepas dari bayang bayang besar ayahnya, atau karena semangat jiwa muda menggelegak sehingga lebih memilih corak musik alternatif seperti grunge ini, semuanya dilampiaskan lewat distorsi gitar dan gebukan drum berisik. Tidak ada salahnya dengan itu, karena mereka adalah anak muda berumur belasan saat itu yang sedang dalam masa berproses. Dari 10 lagu yang ditawarkan hanya tiga saja yang bernuansa slow diantaranya adalah Ceria, Bungaku dan yang paling slow tanpa distorsi gitar hanya dominasi dentingan keyboard adalah Kasih, Jangan Kau Pergi, satu satunya lagu 'jualan' yang berhasil mengangkat nama band ini, berisi ungkapan kegamangan perasaan seseorang jika kekasih hati pergi dari sisinya, lagu tersebut sebenarnya bisa juga bermakna lain yaitu menyiratkan kepedihan anggota band lainnya atas kepergian Galang.

Album ini lahir atas tangan dingin Ali Akbar sebagai produser dan label Ken Project milik Franky Sahilatua sebagai label rekaman tempat bernaung. Dua nama tersebut bagi Iwan Fals adalah bukan nama asing, mereka sering berkolaborasi dalam menciptakan lagu maupun lirik dan juga project musik lainnya.

Setelah melepas album ini kelompok Bunga masih melepas beberapa album berikutnya, hanya saja karena berbagai permasalahan sehingga proses pembuatan album menjadi tersendat dan nama mereka pelan pelan tenggelam ditelan hingar bingar musik lainnya.







...................

...untukmu, Galang (1982-1997)

kita kenal
kita bermain
kita bercanda
kadang kita saling marah
tapi kita tetap  berkarya bersama

ini karya kita
sejak kenal
hingga kau tiada

karyamu, Galang

Bunga terdiri dari:
Galang Rambu Anarki - Guitar rhythm, backing vocal
Tony Vialy - Vocals
Danial - Bass, backing vocals
Oka - Drums
Erry - Lead guitar, backing vocals

Additional musicians:
Didi 'PanHead' - Lead guitars on 'Gila/ Fitness/ Ceria/ Melayang'
Hedod - Keyboard on 'Kasih'
Belor - Keyboard on 'Melayang/ Bungaku/ Ceria'
Rara - Backing vocals on 'Kasih'

Producer - Ali Akbar/ IMC (Indonesian Music Consultant)
For - Ken Project
Sound Design - Harry Widodo
Distributed by - Metrotama Records
Graphic Design - Dodgers
Photography - Ali Akbar & Erry

Bunga say thanks to:
Tuhan YME atas segalanya, Orang Tua kami: Kel. Bp. Iwan Fals, Kel. Bp. KH Syaiful Anwar, Kel. Bp. Purwaka, Kel Bp. Aulia Sofyan, Kel. Simorangkir, Bohal, Jerry, DJ Bo'Ank, Rita, Tika, Andro, Naya, Niko, Panca, Agung 'Jimbot', Ine Febriyanti, Cipi (mama Bunga), Mas Ali Akbar, Mas Hari & Edi Coffee 'Triple M', Om Franky Sahilatua, Visi Info Promo, Crew Exercise Studio, Mas Hedot, Didi 'PanHead', Rara, Belor, Doddy 'Dodgers', Bharata, Alda & Aldo, Alo, Fla, Komar, Jefry, Beben, T-Bob, Anak2 Jabir Family, Rempoa, PIM Boys, Anak2 Sinabung: Arinda, Ayi Dkk, Sambas Geng: Melky, Jimmy, Gabril dan yang lainnya, Teman2 di apotik Retna, Om Aryo, Mas Tony 'Mata Musik', Wisnu 'The Boss' & Poppy, Dede 'The Broer', Kuky, Romy & Roma Sophan, Eric Smile, Denny Abbot, Kemanggisan Boys: Yoppie, Yudhi, Ojie dan si rapinya, Lydia, Monic and all-girls, Tio Pakusadewo & KALBUKU Production, Bianca, Maya Plus crew MTV Indonesia (...atas MTV WOWnya), Dodo Abdullah & Wadyabala 102,3 FM Mania, Kabar-Kabari, Band Thanks: Temen2 Plastik, Getah, Toilet, Traxap, Oppie dan Bop, Suckerhead, Karpet, Orange Roll (Ozzy, Noel dan yang lain), Matahari, PanHead, Harry Bongkeng, Rudy, Dede BOP, Cipanas (atas inspirasinya), Sukro atas nasi gorengnya, Warteg Daha, Dan semua temen temen yang telah mendukung, yang tak mungkin disebutkan namanya satu persatu. Thanks berat buat Arthur (drum) & Deden (gitar) yang siap bermain tuk album bunga selanjutnya.


......
Tracklist:

Side A
01 Kasih, Jangan Kau Pergi
02 Gila
03 Hadapi
04 Palkon
05 Bobby Wants To Destroy

Side B
01 Fitness
02 Melayang
03 Paedophilia
04 Bungaku
05 Ceria


Salam...