Yogyakarta (album kompilasi) - Ebiet G. Ade (ARS Record/ Musica Studio's 2008)

Yogyakarta (album kompilasi) - Ebiet G. Ade (ARS Record/ Musica Studio's 2008)

Yogyakarta (Jogjakarta dalam ejaan lama) merupakan kota yang penuh kenangan bagi banyak orang, termasuk juga bagi seorang legenda bernama Ebiet G. Ade. Ia memang berasal dari daerah kecil bernama Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, namun sejak ia belia telah akrab dengan kota Yogyakarta. Diawali dengan masa SMP dan SMA kemudian secara intensif memutuskan bergabung dengan komunitas seniman disana setelah setamat SMA hingga kemudian menjelma menjadi seorang superstar, ia tetap berada di Yogyakarta pada periode awal. Layaknya Gatot Kaca dengan Kawah Candradimuka, dikota inilah beliau ditempa, banyak cerita bermula dari sini seperti merintis karier sejak belia dengan tampil dijalanan kemudian tampil didepan publik lebih luas, bersenyawa dengan banyak teman teman komunitas seniman lainnya seperti Emha Ainun Najib. Eko Tunas dan Eha Kertanegara menjajal panggung demi panggung, beberapa diantaranya bahkan tidak mendapatkan honor ataupun ditinggal penonton, ada juga kisah teman satu kos yang sangat peduli dengan tanpa pamrih memaksa Ebiet G. Ade untuk rekaman dan kemudian menempuh jarak Jogja-Jakarta dengan kereta api demi menawarkan demo tersebut kepada setiap label rekaman. Berjuta rasa baik susah maupun senang, semua dijalani dan Jogja secara tidak langsung membentuk sosok kepribadian Ebiet G. Ade seperti saat ini.

Dan ketika Ebiet G. Ade telah mendapatkan semuanya, menjadi seorang penyanyi yang sukses dan tentunya berlimpahnya materi, pada saat moment suatu ketika ia harus kembali kekota Yogyakarta demi suatu kepentingan, ia merasakan hal seperti dejavu saat memasuki gerbang kota Yogyakarta sehingga mengilhami terciptanya lagu Yogyakarta ini dan kemudian masuk di album Sketsa Rembulan Emas tahun 1988/1989. Beruntung saja, mayoritas pada lagu lagu Ebiet G. Ade pada bagian bawah liriknya selalu tertulis tanggal dan lokasi tempat lirik tersebut diciptakan, pada album Sketsa Rembulan Emas tertulis: Yogyakarta 1986. Jika dirunut kebelakang itu adalah periode album Isyu yang digarap pada tahun 1986/1987 atau bahkan mungkin merupakan bagian dari album tersebut namun urung dimasukkan. Lagu Yogyakarta sendiri hanya dibawakan bersama iringan gitar yang dimainkan oleh Ebiet G. Ade sendiri dengan cara digenjreng, bukan dipetik sebagaimana lazimnya. Bisa jadi karena lagu ini merupakan pengalaman emosional personal, maka lebih cocok dengan iringan gitar akustik saja tanpa adanya tambahan instrumen lain.

Lagu Yogyakarta tersebut kemudian dijadikan sebagai lagu unggulan dan ditambahkan lagu lagu Ebiet G. Ade lainnya hingga terciptalah album kompilasi ini. Perancang grafis album ini yang sayangnya tidak tercantum pada covernya, berusaha menampilkan kesan Yogyakarta pada covernya dengan ikon 'Plengkung Kuning' yang merupakan pintu gerbang masuk menuju Keraton Yogyakarta, sementara Ebiet G. Ade berdiri didepannya seolah olah tengah berada didepan gerbang tersebut. Foto Ebiet G. Ade sendiri dialbum ini memakai foto dari album Bahasa Langit yang dirilis pada tahun 2001 silam.

Album ini dirilis dalam format kaset dan CD, untuk format kaset memuat 20 lagu dengan pembagian masing masing berisi 10 lagu pada setiap sisinya, sementara format CD hanya memuat 14 lagu saja. Baik format kaset maupun CD menurut pengamatan admin sama sama menghasilkan sound yang jernih, meskipun pada beberapa lagu pada format kasetnya tidak memuat lagu hingga coda/ penghabisan, beruntung saja pada format CD semua lagu dimasukkan secara utuh. Pemangkasan seperti itu adalah hal biasa karena keterbatasan daya tampung pada pitanya.


Format CD
..................
Album: Yogyakarta
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: ARD 0116
Label: ARS Record/ Musica Studio's
Tahun: 2008
Harga (saat rilis): 35.000,-









Tracklist CD:
01 Yogyakarta
02 KepadaMu Aku Pasrah
03 Untuk Kita Renungkan
04 Berita Kepada Kawan
05 Dimanakah Matahariku
06 Titip Rindu Buat Ayah
07 Lolong
08 Jakarta I
09 Langit Terluka
10 Ayah Aku Mohon Maaf
11 Khilaf
12 2 Menit Ini Mistery
13 Seruling Malam (Tokoh VI)
14 Orang Orang Terkucil
 

Format KASET
..................
Album: Yogyakarta
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: ARS 0724
Label: ARS Record/ Musica Studio's
Tahun: 2008
Harga (saat rilis): 18.000,-









Tracklist KASET:

Side A
01 Yogyakarta
02 KepadaMu Aku Pasrah
03 Untuk Kita Renungkan
04 Berita Kepada Kawan
05 Dimanakah Matajariku
06 Titip Rindu Buat Ayah
07 Lolong
08 Jakarta I
09 Langit Terluka
10 Nasehat Pengemis Untuk Istri Dan Doa Untuk Hari Esok Mereka

Side B
01 Ayah Aku Mohon Maaf
02 Jakarta II
03 Khilaf
04 Pengemis Dan Tukang Copet
05 2 Menit Ini Mistery
06 Hidup IV
07 Berjalan Di Hutan Cemara
08 Cita Cita Kecil Si Anak Desa
09 Seruling Malam (Tokoh VI)
10 Orang Orang Terkucil
     *semua lagu ciptaan Ebiet G. Ade


Salam...

CD 'Bossanova Jawa' vol. 4 - Dian F. Kusuma dkk (IMC Record 2016)

CD 'Bossanova Jawa' vol. 4 - Dian F. Kusuma dkk (IMC Record 2016)

Album: Bossanova Jawa vol. 4
Artist: Dian F. Kusuma dkk
Kode: IMCCD 20055
Label: PT. IMC Duta Record
Tahun: 2016
Harga (saat rilis): 50.000,-

Berjarak sembilan tahun dari album volume ke tiga, album ini akhirnya dirilis pada tahun 2016 silam. Masih berformula sama dengan album terdahulu, mengangkat lagu lagu klasik daerah jawa terutama musik dengan genre campursari untuk diolah kembali menjadi sebuah kreativitas baru bercorak pop bossas yang kuat aroma jazz bernuansa samba. Perilisan album ini juga mendapat sambutan yang positif, baik didalam maupun luar negeri sehingga dirilis berseri hingga volume kelima ditambah satu kompilasi the best, sehingga total serial album ini menjadi enam album.

Album ini masih berisi lagu lagu klasik jawa maupun lagu populer campursari yang mendapat tempat dihati masyarakat, seperti Alun Alun Nganjuk, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Ilat Tanpo Balung Angin Wengi dan Taman Jurug. Karya dari maestro alm. Didi Kempot juga kembali disertakan disini, yaitu Nunut Ngiyup, Ojo Sujono dan Cucak Rowo yang merupakan lagu dengan nuansa humor untuk dewasa dan cukup meledak saat pertama kali dirilis.

Jika diperhatikan, pada garapan cover untuk album vol. 3 dan vol.4 ini telah berganti menjadi potret wanita jawa yang tentu saja cantik, berpakaian tradisional berpose bersama alat musik. Untuk album ini sedikit spesial karena pengisi vokal didalam album ini juga didaulat sebagai model untuk kepentingan cover album. Hasilnya seperti yang kita lihat, penyanyi Dian FK ini akhirnya tampil manis bersama alat musik bernama contra bass atau bass betot menghiasi cover album pada bagian luar dan dalam, juga pada bagian kepingan cakram CD. Bisa jadi konsep seperti ini melanjutkan dari volume 3 yang pertama kali memakai model wanita berpakaian tradisi memegang alat musik gitar akustik nylon. Sementara jika diperhatikan pada volume pertama dan kedua lebih terasa nuansa klasik jadulnya dengan menampilkan foto beberapa orang bercorak hitam putih sedang memegang atau bermain alat musik. Perubahan konsep seperti itu adalah hal yang wajar saja, bisa jadi untuk menjaring pendengar yang lebih luas karena desain juga sangat mempengaruhi ketertarikan khalayak untuk membeli dan secara otomatis menaikkan omzet penjualan album.

Awalnya admin mengumpulkan series album Bossanova Jawa ini karena mendapatkan informasi bahwa gitaris favorit admin bernama Jubing Kristianto ikut dalam project pengerjaan Bossanova Jawa ini, namun beliau lupa ketika ditanya album yang mana. Sehingga admin putuskan saja untuk membeli 4 seri sekaligus, dan ternyata beliau hanya ada ikut bermain di album Bossanova Jawa vol.3 saja, cukup menggembirakan juga karena beliau bermain penuh dialbum tersebut. Ulasannya ada disini: Bossanova Jawa vol.3 feat. Jubing Kristianto 2007. Tiga album lainnya karena sudah terbeli, admin coba dengarkan juga, ternyata tak jauh berbeda nuansanya dengan album volume 3, admin yang terbiasa dengan versi campur sari atau remake versi keroncongnya merasa mendapat suasana baru dengan mendengarkan series album bossas ini.

Dari empat seri yang admin miliki, hanya album volume 3 saja yang memiliki prakata pengantar album yang ditulis oleh Wandy Gaotama sebagai produser album, selebihnya hanya memuat secara sederhana para musisi pendukung, penyanyi, penata musik, studio mixing dan mastering album.










..............................
Producer - Wandy Gaotama
Executive Producer - IMC Records
Coordinator - Hadi P.
Vocal - Dian F. Kusuma
Musik - Joko Maryono
Guitar - Alit
Saxophone - Rifai
Studio 1 - Hartech Studio
Studio 2 - IMC Studio
Sound Engineer 1 - Totok JBL
Sound Engineer 2 - Hendro Sulistyo
Mixing - Studio IMC
Front Cover Photographer - Allen Almeric Trijanto
Make Up - Ferry Setiawan
Fashion - Ferry Setiawan
Bajokoe by Ferry Setiawan
Cover Design - Wandy Gaotama

............
Tracklist CD
01 Alun Alun Nganjuk
     cipt. Daru Antariksa
02 Yen Ing Tawang
     cipt. Anjar Any
03 Ilat Tanpo Balung
     cipt. Yanni RB
04 Jaket Iki
     cipt. Daru Antariksa
05 Nunut Ngiyup
     cipt. Didi Kempot
06 Gemes
     cipt. Anjar Any
07 Ojo Sujono
     cipt. Didi Kempot
08 Taman Jurug
     cipt. Anjar Any
09 Angin Wengi
     cipt. Handiman
10 Cucak Rowo
     cipt. Didi Kempot


Salam...

CD Collector Series vol.3 'MUSIK' dan '135 JUTA' - Om. Soneta & Rhoma Irama (Bravo Musik/ SKI Records/ Yukawi Indo Music 2013)

CD Collector Series vol.3 'MUSIK' dan '135 JUTA' - Om. Soneta  & Rhoma Irama (Bravo Musik/ SKI Records/ Yukawi Indo Music 2013)

Album: CD Collector Series vol.3
Artist: Rhoma Irama & Om. Soneta
Kode: BMCD 0954
Label: Bravo Musik/ SKI Records/ Yukawi Indo Music
Tahun: 2013
Harga (saat rilis): 50.000,-

Ini merupakan postingan ke tiga dari enam versi rilisan CD berseri dari album album legendaris milik Rhoma Irama bersama kelompok Om. Soneta, secara bertahap nantinya akan diposting seri selanjutnya dengan beberapa review pada masing masingnya. Untuk album ini masih sama formulanya dengan album sebelumnya yang memuat banyak lagu dalam satu keping cakram CD, ulasan album volume 1 disini: CD Collector Series vol.1 dan album volume 2 disini: CD Collector Series vol.2. Pada volume 3 ini total memuat 21 lagu dari album vol.5 Musik tahun 1976 dan album vol.6 135 Juta tahun 1977 ditambah tiga lagu dari soundtrack film Pengorbanan tahun 1982. Sepertinya master album album ini telah dibeli SKI Records dari label pertama Yukawi Indo Music, kemudian label SKI Records bersama Bravo Musik bekerja sama merilis kembali album album Soneta ini untuk pertama kalinya dalam format CD. Album format CD ini sendiri telah dirilis dua kali, rilisan pertama dalam bentuk digipak memakai material kertas sebagai pembungkusnya dan pada rilisan kedua telah disempurnakan dengan memakai jewel case seperti yang admin unggah ini.

Plus minus album ini masih sama dengan review admin pada album sebelumnya, minus masih diseputaran sound yang kurang maksimal jika dibandingkan dengan CD dari album lain semisal kompilasi Syahdu yang dirilis oleh label SKI Records secara solo. Bisa jadi karena mastering yang kurang maksimal ataupun karena isi lagu didalamnya terlalu padat, sehingga untuk memenuhkan semua lagu dalam satu keping CD terpaksa mengorbankan besaran ukuran masing masing lagu. Sementara nilai plus album ini sendiri adalah, hingga saat ini belum ada album Soneta yang dirilis secara penuh per album dalam format CD, jikapun ada, itu dapat dipastikan hanya berupa album kompilasi saja. Sehingga bagi yang tidak memiliki album Soneta dan ingin melengkapinya, cukup dengan membeli series CD ini, semua lagu telah dapat dimiliki dan nikmati secara utuh, apalagi label memiliki strategi yang sangat jitu dengan menyatukan 2 in 1, dua album dalam satu cakram CD belum lagi kebaikan hati dari label dengan penambahan lagu bonus track. Label juga tidak membebankan harga yang tinggi untuk album ini, semua itu bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. 

Semoga saja ini hanyalah awal, kita juga patut mengapresiasi keberanian label Bravo Musik untuk merilis keseluruhan album ini dengan pertaruhan besar untung rugi ditengah kelesuan nasib penjualan album fisik dari masa kemasa dan semoga dimasa kedepannya, ada rilisan musik dari album legendaris Om. Soneta ini maupun album solo Rhoma Irama lainnya yang dirilis dengan lebih profesional, setiap album dimastering dengan semestinya sehingga menghasilkan sound yang lebih mantap, minimal stabil pada output soundnya. Alangkah lebih bagusnya jika admin bisa memberi saran, percakram CD diisi oleh satu album saja, sehingga penggarapan desain cover dan peningkatan kualitas sound akan lebih maksimal, karena sejatinya kehadiran CD adalah menawarkan kualitas sound yang lebih baik daripada format lainnya.








...........................
Tracklist CD

Volume 5 1976 'MUSIK'
01 Musik
     vocal - Rhoma Irama
02 Hitam
     vocal - Rita Sugiarto
03 Lapar
     vocal - Rhoma Irama
04 Joget
     vocal - Rhoma Irama/ Rita Sugiarto
05 Masya Allah
     vocal - Rhoma Irama
06 Pasangan
     vocal - Rita Sugiarto
07 Kandungan
     vocal - Rhoma Irama/ Rita Sugiarto
08 Nyanyian Setan
     vocal - Rhoma Irama
09 Kunang Kunang
     vocal - Rita Sugiarto

Volume 6 1977 '135 JUTA'
01 135 Juta
     vocal - Rhoma Irama
02 Ajojing
     vocal - Rhoma Irama/ Rita Sugiarto
03 Cup Cup
     vocal - Rita Sugiarto
04 Any
     vocal - Rhoma Irama
05 Pemarah
     vocal - Rhoma Irama
06 Cinta Segitiga
     vocal - Rita Sugiarto
07 Lidah
     vocal - Rhoma Irama
08 Bunga Surga
     vocal - Rhoma Irama/ Rita Sugiarto
08 Lukaku
     vocal - Rita Sugiarto

Bonus Track:
Soundtrack Film Pengorbanan 1982
01 Pengorbanan
     vocal - Rhoma Irama
02 Lari Pagi
     vocal - Rhoma Irama
03 Antara Teman Dan Kekasih
     vocal - Riza Umami
*semua lagu ciptaan Rhoma Irama


Salam...

20 Golden Hits - Swami (Metrotama Musik Nusantara/ Harpa Record/ Airo Record 1993)

20 Golden Hits - Swami (Metrotama Musik Nusantara/ Harpa Record/ Airo Record 1993)

Album: 20 Golden Hits
Artist: Swami
Kode: 4 329
Label: Metrotama Musik Nusantara/ Harpa Record/ Airo Record
Tahun: 1993
Harga (saat rilis): 5.000,-

Album ini merupakan rilisan dari label Harpa Record bersama label Metrotama Musik Nusantara sebagai distributor, cukup banyak serial album milik berbagai artis dan penyanyi yang dirilis dengan judul 20 Golden Hits ini diantaranya ada Gombloh, Fariz RM, Anggun C. Sasmi, Nicky Astria, Vina Panduwinata, Ikang Fauzi dan berbagai macam artis lainnya, termasuk Iwan Fals yang berisi lagu lagu dari album Belum Ada Judul, Frustrasi, Orang Gila dan beberapa lagu single dibawah label Harpa Record. Album 20 Golden Hits Iwan Fals ternyata juga diminati oleh label Malaysia dan dicetak untuk area penjualan Malaysia dan sekitarnya, admin telah menggunggahnya pada 2018 silam. Ulasannya ada disini: 20 Golden Hits Iwan Fals versi Malaysia. Untuk versi rilisan dalam negeri, admin malah belum memilikinya.

Label Metrotama dan Harpa Record tidak berhenti merilis album yang berasal dari master asli milik dua label ini, tetapi juga merambah kepada master lagu milik label lain termasuk Airo Record yang mentereng berkat album Mata Dewa, Swami dan Kantata Takwa di era awal dekade 90an. Setelah merilis 20 Golden Hits Iwan Fals yang berisi banyak lagu lagu solo, duo label ini berhasil merilis kompilasi album Swami ini atas izin master dari label Airo Record. Meski berjudul 20 Golden Hits, isi dari album ini hanya berjumlah 19 lagu saja, karena album Swami itu sendiri hanya berjumlah dua seri saja yaitu Swami I Bento yang berjumlah 10 lagu dan Swami II Hio yang berjumlah 9 lagu.

Lagu lagu didalam kepingan kaset ini kebanyakan mengalami pemotongan atau tidak mencapai coda lagu, penyebabnya karena keterbasan daya tampung pita terhadap kapasitas lagu lagu milik Swami ini yang terkadang berdurasi lebih dari tujuh atau delapan menit dari durasi standar lagu yang hanya berkisar 3 sampai 4 menit. Dari keseluruhan lagu milik Swami tersebut, hanya lagu Oh Ya dan Condet saja yang memiliki durasi sekitar 4 menitan. Meskipun begitu, memiliki kaset ini merupakan cara yang hemat jika dibandingkan harus membeli dua album, apalagi pita kaset album ini menggunakan produk HDX2 yang masih bertahan dari serbuan korosi pada pitanya dan hingga saat ini masih mampu menghasilkan suara yang jernih saat memutarnya. Untuk saat ini pita album Swami I dan Swami II rilisan awal sudah sangat buruk kualitasnya karena termakan zaman, tidak bertahan melawan korosi karena kandungan ferro pada pitanya.

Album ini hanya tersedia dalam format kaset saja, untuk format CD saat itu belum marak produksi untuk album lokal, hanya untuk album musik asing saja. Baru ditahun 2004 label Airo Record bekerja sama dengan label HP Record dan Musica Studio's selaku distributor, melakukan project mastering dengan layak terhadap album legendaris ini dan merilisnya dalam bentuk CD dengan kualitas mumpuni. Album tersebut adalah Mata Dewa, Swami I, Swami II dan Kantata Takwa ditambah beberapa serial kompilasi yang berjumlah sembilan edisi, ulasannya ada disini: Sembilan Seri Album Kompilasi IWAN FALS/ SWAMI/ KANTATA.










.....................
Tracklist KASET:

Side A
01 Bento
     cipt. Iwan Fals/ Naniel
02 Bongkar
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo
03 Kuda Lumping
     cipt. Sawung Jabo
04 Hio
     cipt. Sawung Jabo
05 Badut
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel
06 Potret
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel
07 Bunga Trotoar
     ide lagu - Setiawan Djody
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel
08 Nyanyian Jiwa
     cipt. Sawung Jabo/ Iwan Fals
09 Koran
     cipt.Yockie S.
10 Oh Ya..!
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel

Side B
01 Rog Rog Asem
     cipt. Naniel
02 Condet
     cipt. Iwan Fals/ Naniel
03 Perjalanan Waktu
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel
04 Cinta
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel
05 Na Na Na Na
     cipt. Sawung Jabo/ Innisisri
06 Eseks Eseks Udug Udug/ Nyanyian Ujung Gang
     cipt. Iwan Fals/ Sawung Jabo/ Naniel
07 Sangkala
     cipt. Naniel/ Innisisri
08 Kebaya Merah
     cipt. Iwan Fals
09 Robot Bernyawa
     cipt. Sawung Jabo/ Nanoe


Salam..

CD The Best Of vol.2 - Chrisye (Musica Studio's 1999)

CD The Best Of vol.2 - Chrisye (Musica Studio's 1999)

Album: The Best Of vol.2
Artist: Chrisye
Kode: MSCD 0200
Label: Musica Studio's
Tahun: 1999
Harga (saat rilis): 25.000,-

Album ini merupakan kelanjutan dari serial pertamanya yang bertajuk sama yang admin unggah pada postingan sebelum ini DISINI. Bercover hitam dengan foto Chrisye bercorak hitam putih, album ini terasa memiliki desain yang elegan, garapan dari Yoga (V-nergi) dan pengambilan foto oleh Benno Harun. Berbeda dengan versi seri pertamanya, sound dari sekeping CD ini terasa maksimal dengan teknologi yang lebih modern dan jika harus dibandingkan, sound yang dihasilkan tidak kalah dengan rilisan CD terbaru saat ini. Album ini dirilis pertama kali sekitar tahun 1998/ 1999 dan terus dicetak ulang hingga saat ini, sehingga banyak versi cetakan yang beredar. Untuk menandai mana yang rilisan awal dapat dilihat dari bentuk hologram label Musica Studio's, versi awal lebih besar, mengkilat dan admin rasa lebih bagus dari hologram era setelahnya memasuki era tahun 2000. Cara kedua untuk mengetahui tahun rilisan album dapat dilihat dari tanda lunas PPN yang menyertai album ini, untuk CD yang admin aplod ini sendiri tertulis tahun 1999 berarti album ini dirilis sekitaran tahun 1998/ 1999. Baik rilisan awal maupun rilisan setelahnya sebenarnya sama saja, masih memiliki desain dan kualitas audio yang sama persis.

Untuk menarik minat pembeli dan sebagai bukti pencapaian Chrisye didunia musik, pada cover depan album dicantumkan beberapa prestasi bergengsi yang Chrisye dapatkan pada tahun tahun tersebut untuk lagu 'Kala Cinta Menggoda', seperti MTV Video Music Awards '98, kemudian memenangkan tingkat asia dalam 'Asia Viewer Choice Awards' dan untuk penghargaan didalam negeri juga tak kalah luar biasa dengan menyabet 'Pemenang 9 Kategori Anugrah Musik Indonesia '98'. Sebuah prestasi yang luar biasa, harga yang patut ia terima setelah berkarya, bekerja sangat keras secara penuh dalam menghasilkan lagu lagu yang indah selama ini.

Isi lagu didalam album ini, terutama format CD memuat 16 lagu yang kesemuanya merupakan hits yang pernah dipopulerkan oleh Chrisye pada tahun tahun sebelumnya. Meskipun begitu, ada beberapa lagu yang terdapat pada volume awalnya juga terdapat pada album ini seperti Kidung, Juwita dan Lilin Lilin Kecil. Tidak perlu risau dengan hal tersebut, karena lagu lagu tersebut hadir kembali dengan sound yang lebih baik dari versi rilisan volume pertamanya, sehingga kita bisa menikmatinya di album ini secara maksimal. Rangkaian lagu yang indah ini kemudian ditutup dengan single hits cantik garapan Chossy Pratama berjudul Kesan Di Matamu, sebuah lagu baru sebagai bonus dalam album kompilasi bertajuk 20 Lagu Terpilih Chrisye rilisan tahun 1994 dan lagu tersebut baru di album ini pertama kalinya dimasukkan dalam list kompilasi cakram CD, era sebelumnya lagu ini hanya tersedia dalam bentuk kaset saja.

Album ini dirilis dalam bentuk kaset dan CD, format kaset memuat 20 lagu dengan pembagian masing masing berisi 10 lagu. Sementara format CD memuat 16 lagu, empat lagu lebih sedikit daripada format kasetnya. Meskipun begitu format CD ini termasuk kompilasi yang memuat banyak lagu, yang biasanya hanya berjumlah 12 hingga 15 lagu saja dan masih memiliki kualitas sound yang terjaga. Untuk format kasetnya tidak dibahas disini, karena admin tidak memilikinya.










......................
The Best Of - Chrisye vol.2
Desain Cover - Yoga (V-nergi) 1998
Photography - Benno Harun

Tracklist CD:
01 Kala Cinta Menggoda
     cipt. Guruh Sukarno Putra
02 Kala Sang Surya Tenggelam
     cipt. Guruh Sukarno Putra
03 Kidung
     cipt. Christ Manusama
04 Lilin Lilin Kecil
     cipt. James F. Sundah
05 Selamat Jalan Kekasih
     cipt. Eros Djarot/ Chrisye/ Yockie S.
06 Resesi
     cipt. Chrisye/ Eros Djarot/ Yockie S.
07 Sentuhanmu
     cipt. Jerry/ Yockie S.
08 Puspa Indah
     cipt. Guruh Sukarno Putra
09 Juwita
     cipt. Yockie S./ Chrisye/ Junaidi Salat
10 Anak Jalanan
     cipt. Guruh Sukarno Putra
11 Marlina
     cipt. Guruh Sukarno Putra
12 Malam Pertama
    cipt. Yockie S./ Eros Djarot
13 Sayang
     cipt. Eros Djarot/ Yockie S./ Chrisye
14 Saat Yang Indah
     cipt. Dadang S. Manaf
15 Cinta
     cipt. Chrisye/ Adjie Soetama
16 Kesan Di Matamu
     cipt. Chossy Pratama


Salam..