Monday, July 15, 2019

Nyanyian Laut - Komplotan/ Jubing Kristianto/ Reda Gaudiamo dkk. (Demajors 2010)

Nyanyian Laut - Komplotan/ Jubing Kristianto/ Reda Gaudiamo dkk. (Demajors 2010)

Album: Nyanyian Laut
Artist: Komplotan
Kode: -
Label: Demajors
Tahun: 2010
Harga (saat rilis): -

Ini merupakan album musik yang kesemua personilnya adalah alumni Universitas Indonesia dan telah mapan dibidang masing masing kemudian berkumpul membentuk group untuk menyalurkan hobi mereka dibidang musik. Hasilnya adalah sebuah album yang berisi 12 komposisi lagu dengan corak balada, country, blues dan dibeberapa lagu terdapat nuansa folk rock. Lirik lagu didalamnya juga bercerita tentang banyak hal seperti ladang jagung yang lebat telah berubah menjadi pabrik baja yang angkuh, semangat nelayan dalam mengarungi lautan melawan ombak demi mencari penghidupan, tentang kegamangan perubahan masyarakat, tentang langit, tentang lingkungan, tentang mentari. Banyak hal bisa dipetik dialbum ini, selain musik yang pas mengena, lirik juga menawarkan banyak petuah bijak.

Dialbum ini Reda Gaudiamo kembali membawakan satu puisi karya Sapardi Djoko Damono berjudul Mengalirlah Sungai, hanya satu puisi saja yang dibawakannya untuk kali ini. Sebenarnya jika mengikuti rekam jejak Reda Gaudiamo, maka puisi karya Sapardi Djoko Damono ini merupakan hal yang tak asing lagi,  karena banyak puisi karya beliau yang dijadikan bahan musikalisasi puisi seperti saat membuat duo duet Dua Ibu bersama Nana Soebianto dialbum bertajuk Gadis Kecil, sebelas lagu didalamnya merupakan karya Sapardi Djoko Damono dan Jubing Kristianto juga ikut bermain gitar dialbum tersebut.

Album ini sendiri bagi admin pribadi adalah dalam rangka melengkapi diskografi Jubing Kristianto, selain telah merilis beberapa album solo, beliau juga telah merilis beberapa album bersama group. Salah satunya adalah band Komplotan ini. Dirilis tahun 2010 oleh label Demajors, kemasannya sendiri hanya berupa kertas digipack tipis bukan kemasan standard berbentuk mika. Label Demajors saat itu hanya merilis dalam bentuk CD, sementara untuk format kaset tidak diproduksi oleh label tersebut.















............
TERIMA KASIH kami kepada:
     Sukardi Rinakit dan Soegoeng Sarjadi untuk dukungan yang diberikan kepada Komplotan. Sapardi Djoko Damono untuk puisi yang boleh dijadikan lirik. Alwin Wisaksono untuk foto personil Komplotan, Eddie Jambul untuk saran artistik, Soorjo Sani untuk masa masa awal.
Hafil Kesuma, Tantyo Bangun dan Dandoeng Harsanto atas saran dan kritik. Leonard 'Nyo' Kristianto untuk pencerahan sejak pertemuan pertama hingga proses mastering selesai, Koer untuk kesabarannya sepanjang proses rekaman.
     David Karto untuk kesediaan bekerja sama dengan Komplotan serta percakapan yang membukakan mata.
     Tjandra Wibowo, Letitsia Gayatri dan Studio Samuan untuk urusan promosi.  Addy & Bonita yang mau berbagi aneka informasi. Aulia dan Ratih buat tepuk tangan dan sorak penyemangat.

     Dalam kenangan sahabat tercinta, Sapta (1961-2003)

.....
Komplotan:
Jubing Kristianto - Lead Guitar
Ivan Haris - Vocal & Guitar
Zainul Asikin - Vocal
Reda Gaudiamo - Vocal
Tunjung Rukmo - Bass
Jonbee - Drum & Perkusi
featuring Syah Omar - Biola

Juru Rekam -Koer
Mixing & Mastering - Leonard 'Nyo' Kristianto
@studioIxv recording Jakarta - Indonesia

Distribusi oleh - Demajors

Desain Grafis - La Tigresse
Foto Sampul - Timo Balk/ StockXchange
Foto Personil Komplotan - Alwin Wicaksono

Produser - Ivan Haris & Reda Gaudiamo
c.Komplotan Production 2010


Tracklist:
01 Saksikan Mentari
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (1989)
     arrangement - Komplotan
02 Sisa Bintang
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan
03 Nyanyian Laut
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan 
04 Mengalirlah Sungai
     words - Sapardi Djoko Damono
     music - Reda Gaudiamo (2009)
     arrangement - Jubing Kristianto
05 Sel Nomor 3
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan 
06 Buaian: Di Balik Mata
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan 
07 Lurus Ke Depan
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan
 08 Ladang Jagung
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan 
09 Pagi Dan Hutan Pinus
     words/music - Ivan Haris P./ Zainul Asikin/ Benny Mamoedi (1984)
     arrangement - Komplotan
10 Dansa Putri Malu
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Komplotan 
11 Segumpal Kata
     words/music - Ivan Haris Prikurnia (2008)
     arrangement - Jubing Kristianto/ Reda Gaudiamo 
12 Minggu Pagi Yang Malas
     words - Ivan Haris P./ Reda Gaudiamo
     music - Ivan Haris Prikurnia/ Jubing Kristianto (2010)


Salam....

Friday, July 12, 2019

Edisi Khusus Album Cinta - Iwan Fals/ Kantata/ Swami (HP/ AIRO/ Musica Studio's 2005)

Edisi Khusus Album Cinta - Iwan Fals/ Kantata/ Swami (HP/ AIRO/ Musica Studio's 2005)

Ini adalah seri ke empat dari sembilan seri rilisan album kerja sama antara tiga label yaitu Airo Record, HP Record dan Musica Studio's, dirilis pada awal tahun 2005. Jika pada album kompilasi lainnya memuat banyak lagu kritik didalamnya, maka kali ini sedikit berbeda dengan merilis edisi khusus memuat lagu lagu tentang cinta, masih disarikan dari album Iwan Fals bersama Kantata dan Swami, agar lebih berwarna label menambahkan beberapa lagu dari album solo Iwan Fals label Musica Studio's dan satu lagu Gerhana Cinta dari album solo Setiawan Djody bertajuk Misteri Cinta tahun 2002.

Sebagai lagu andalan dialbum ini mengetengahkan lagu Air Mata dari album Kantata Takwa, sebuah lagu cinta yang tak biasa dengan diawali iringan dentingan gitar mempesona yang dimainkan maestro Eet Sjahranie dan kemudian lagu Cinta yang disunting dari album pertama Swami, sebuah lagu tematik berat yang bercerita tentang keadaan seseorang berbicara cinta atas nama Tuhannya namun masih saling membunuh atas dasar keyakinan masing masing, ternyata bukan sebuah cerita cinta sepasang anak muda yang dilanda asmara. Meskipun beberapa lagu didalam album ini ada yang bertema berat, namun secara umum isi dari album ini lebih dingin tensinya dari pada dari kompilasi sejenis lainnya macam Partai Bonek ataupun Best Of Rock Ballad.

Album ini dirilis dalam format kaset dan CD, Format kaset memuat 18 lagu dengan sembilan lagu pada masing masing sisi sementara format CD memuat 15 lagu. Sound yang dihasilkan dari kedua format ini sangat bagus, baik format kaset maupun CD meskipun telah 15 tahun waktu berlalu.


Format CD
.....................
Album: Edisi Khusus Album Cinta
Artist: Iwan Fals/ Swami/ Kantata
Kode: HPCD 0157
Label: AIRO/ HP Record/ Musica Studio's
Tahun: 2005 
Harga (saat rilis): 35.000,-










Tracklist CD:
01 Air Mata
02 Kumenanti Seorang Kekasih
03 Yang Terlupakan
04 Cinta
05 Buku Ini Aku Pinjam
06 Mata Hati
07 Aku Sayang Kamu
08 Gelisah
09 Perempuan Malam
10 Mata Dewa
11 Mata Indah Bola Pingpong
12 Revolvere Cinta
13 Bunga Matahari
14 Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
15 Nona


Format KASET
.....................
Album: Edisi Khusus Album Cinta
Artist: Iwan Fals/ Swami/ Kantata
Kode: HPM 0366
Label: AIRO/ HP Record/ Musica Studio's
Tahun: 2005 
Harga (saat rilis): 18.000,-










Tracklist KASET:

Side A
01 Air Mata
     cipt. Iwan Fals/ Jockie S.
02 Kumenanti Seorang Kekasih
     cipt. Iwan Fals
03 Yang Terlupakan
     cipt. Iwan Fals
04 Cinta
     cipt. Iwan Fals/ Naniel/ S. Jabo
05 Buku Ini Aku Pinjam
     cipt. Iwan Fals
06 Mata Hati
     cipt. Iwan Fals/ Bobby Eress
07 Aku Sayang Kamu
     cipt. Iwan Fals
08 Gelisah
     cipt. WS. Rendra/ Iwan Fals/ Jockie S.
09 Perempuan Malam
     cipt. Iwan Fals

Side B
01 Mata Dewa
     cipt. Iwan Fals/ S. Djody
02 Mata Indah Bola Pingpong
     cipt. Iwan Fals
03 Revolvere Cinta
     cipt. S. Djody
04 Bunga Matahari
     cipt. S. Djody/ Jockie S./ Donny Fattah
05 Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
     cipt. Iwan Fals
06 Nona
     cipt. Iwan Fals
07 Kantata Bella Vita
     cipt. WS. Rendra/ Jockie S.
08 Asmaragama
     cipt. WS. Rendra/ S. Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
09 Gerhana Cinta
     cipt. S. Djody/ Jockie S.


Salam...

Sunday, June 9, 2019

Menjadi Matahari - Sirkus Barock (Sirkus Barock/ DF Music 2018)

Menjadi Matahari - Sirkus Barock (Sirkus Barock/ DF Music 2018)

Album: Menjadi Matahari
Artist: Sirkus Barock
Kode: -
Label: Sirkus Barock & DF Music
Tahun: 2018
Harga (saat rilis): 50.000,-

Album yang dirilis pada tanggal 12 April 2018 bertempat di Taman Budaya Yogyakarta ini berisi lagu lama dari Sirkus Barock yang mayoritas belum pernah direkam pada album sebelumnya, jadi ini adalah materi lama yang mengendap dan kemudian coba dibangkitkan kembali, direkam ulang dengan sound baru. Dari catatan kecil dibawah teks lagu, rentang proses pembuatan lagu yang paling lama pada tahun 1976 hingga terbaru tahun 2017.

Ada beberapa lagu di album ini yang judulnya tidak asing dimata admin, seperti Penari Jalanan, Berlari dan Lagu Pemabuk. Tiga lagu tersebut telah ada direkam sebelumnya namun dengan format yang berbeda. Lagu Penari Jalanan awalnya ada dan dinyanyikan di album KPJ pada tahun 1985 kemudian dibawakan sendiri oleh Sawung Jabo bersama Sirkus Barock di album perdana mereka bertitel Anak Setan pada tahun 1986. Untuk lagu Berlari, ini juga merupakan stok lagu lama yang mungkin terpendam sekian lama dan baru kali ini diangkat kembali. Jika anda merupakan penggemar kelompok Swami, pasti tidak akan lupa jika pada era 1990an lagu ini pernah dibawakan oleh kelompok tersebut dalam format live, namun tidak pernah masuk dialbum manapun. Penampilan kelompok Swami membawakan lagu ini terekam apik dalam album VCD Live Kantata Swami rilisan Malaysia saat konser di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Ulasan liriknya juga pernah dibahas di blog ini pada postingan Awan Putih live Std. Gelora Surabaya, saat itu sesuai yang tercantum pada cover albumnya, judul lagu ini adalah Awan Putih, kemudian dialbum ini dikoreksi menjadi Berlari.

Selanjutnya Lagu Pemabuk juga pernah masuk dialbum sebelumnya yaitu dalam album Perjalanan Waktu Sirkus Barock dalam format live recording sebagai penanda 40 tahun proses berkarya dan berkesenian yang dirilis pada tahun 2016 silam dengan format double disc. Kali ini lagu tersebut kembali masuk di album ini dengan beberapa perubahan aransemen namun secara umum masih memiliki banyak kesamaan.

Meski nasib rilisan album fisik tidak menentu pada saat ini, niat baik label dalam hal ini manajemen Sawung Jabo dan DF Music untuk merilis album ini dalam bentuk fisik yaitu CD patut di acungi jempol, Sawung Jabo pun tak memusingkan angka angka target penjualan seperti lazimnya, ia percaya sepenuhnya jika setiap lagu mempunyai nasib dan rejekinya masing masing, sebuah prinsip yang sangat menginspirasi ditengah kegamangan hidup. Untuk lagu lagu dan kualitas musikalitas dalam album ini tidak perlu kita ragukan lagi, singkatnya ini adalah album yang penuh gizi bagi perkembangan permusikan tanah air dan bagi pendengarnya secara personal. Sambil bermusik sambil memaknai hidup...

Mantap bukan???










...................

Salam Bathin

Lagu lagu dalam album ini sebagian besar belum pernah direkam. Lagu lagu tersebut adalah merupakan cikal bakal lagu lagu Sirkus Barock yang sekarang. Baik dari segi bentuk dan gayanya, instrumentasi serta gaya backing vokalnya yang bebas dan terkesan seenaknya sendiri. Bermula dari sinilah Sirkus Barock berkembang dan mengembangkan dirinya jauh lebih bebas lagi.
Selamat memaknai dan selamat menghayati

Aku Cinta Padamu

Sawung Jabo

.....
Spesial Ucapan Terima Kasih:
Tuhan Yang Maha Esa, Keluarga besar Sirkus Barock, Keluarga di Sydney, Australia, Sue Piper, Paklik Gono & Bulik Tutik Joglo Jago, Felix & Tutik Blass Group Studio, Teuku DalinVery Adrian, Mus, Hani Santana, Todon Wahyu Anggono, Didik Bagastawa, Agam Sunandar, Otig Pakis & Dewi Pakis, Yun Arif, Imam Sakran & Tutik, Arif Tapir, Nano Tirta, Setiawan Djody, Toto Gilbol, Tompel Witono, Kurto, Yon Moeis, Henky Kurniadi, Joice Bagariang, Prastaka, Devid Salasughi, Toto Tewel, Mang Yani, Wahjudi Djaja, Ayu Weda.

Mohon maaf yang sebesar besarnya jika ada yang terlupa disebutkan disini.

Aku Cinta Padamu
.......

Penata Musik - Sawung Jabo
Asisten Penata Musik - Joel Tampeng

Musisi:
Sawung Jabo - Gitar Akustik/ Vokal Utama
Joel Tampeng - Gitar Akustik/ Gitar Elektrik/ Vokal Latar
Sinung Garjito - Bass Akustik/ Bass Elektrik/ Vokal Latar
Ucok Hutabarat - Biola/ Vokal Latar
Bagus Mazasupa - Piano/ Keyboard/ Kazoo/ Vokal Latar
Denny Dumbo - Perkusi/ Suling/ Vokal Latar
Endy Baroque - Drum/ Kusi/ Vokal Latar
Yohana Joice Bagariang - Vokal Tamu di lagu ''Berlari''

Produser - Sirkus Barock & DF Music
Eksekutif Produser - Jel Tampeng/ Wahyu Anggono/ Very Adrian
Fotografer - Masmus & Mang Yani
Desain Cover diambil dari karya pelukis - Gono Sudargono
Desainer Grafis - Agam Sunandar
Direkam oleh - Joel Tampeng di Blass Studio
Mixing & Mastering oleh Joel Tampeng & Felix di Blass Studio

Semua lagu di album ini merupakan kekayaan intelektual dari Sawung Jabo & Sirkus Barock

Penggandaan album - Room Disc
Lagu & Lirik - Sawung Jabo


.......
Tracklist:

01 Pendar Pendar Cahaya
     Sydney, 29 September 2017
02 Senandung Anak Wayang
     Yogyakarta, 1994
03 Belalang Dan Semut
     Yogyakarta, 1977
04 Untuk Temanku
     Sydney, 1979
05 Penari Jalanan
     Yogyakarta, 7 Maret 1981
06 Menjadi Matahari
     Surabaya, 2001
07 Berlari
     Yogyakarta, Juli 1976
08 Mimpi Buruk
     Brisbane, 1 Juni 1980
09 Camar
     Brisbane, 24 April 1980
10 Lagu Pemabuk
     Yogyakarta, 1976-1977


Salam...

Sunday, May 26, 2019

Best Of Rock Ballad BERKACALAH JAKARTA - Iwan Fals/ Swami/ Kantata (HP/ AIRO/ Musica Studio's 2005)

Best Of Rock Ballad BERKACALAH JAKARTA - Iwan Fals/ Swami/ Kantata (HP/ AIRO/ Musica Studio's 2005)

Ini adalah album kompilasi Iwan Fals seri ketujuh yang dirilis atas kerjasama antara label HP Record dan AIRO dengan edaran dan distribusi oleh Musica Studio's pada pertengahan tahun 2005. Mengetengahkan judul Best Of Rock Ballad yang bermakna lagu lagu didalamnya merupakan rangkuman lagu rock balada terbaik milik Iwan Fals dan kelompok Swami Kantata yang berada dibawah naungan label Airo Record. Bukan hanya merilis ulang saja, album ini juga dimastering ulang dengan serius sehingga sound yang dihasilkan sangat dahsyat, jernih dan layak untuk didengarkan. Tak berlebihan jika album ini disebut rilisan album kompilasi dengan sound terbaik.

Bukan hanya dari segi sound yang dihasilkan, kesembilan seri rilisan kerjasama tiga label ini rancangan grafisnya juga sangat menawan, digarap dengan sangat baik sehingga menimbulkan kesan elegan ketika memandangnya, menggoda hati untuk memiliki. Seri kali ini rancangan grafisnya menggunakan warna dasar merah hati dan garis garis coklat kehitaman seperti serat kayu sebagai pemanisnya, bergambar tugu monas, gedung pencakar langit dan antrian kemacetan panjang didalam sebuah bingkai frame mozaik yang terpotong kecil kecil. Pada bagian dalam cover juga memuat foto para personil Kantata Swami, meskipun berukuran kecil, tetapi cukup sebagai pemanis cover. Satu hal lagi yang menurut admin album ini sangat keren adalah, biasanya rilisan album hanya memiliki satu hologram, namun kali ini ada dua hologram tanda original dari masing masing label yaitu Musica Studio's dan Airo Record.

Kerja sama ini tak lepas dari keberhasilan HP Record membawa album album Iwan Fals yang berada di label Airo Record untuk dimastering dan dirilis ulang dalam bentuk CD dengan teknologi yang dimiliki Musica Studio's, album album tersebut adalah Mata Dewa, Swami 1, Swami 2 dan Kantata Takwa pada tahun 2004. Setelah project perilisan album tersebut berhasil, HP Record kemudian berniat melanjutkan merilis beberapa format kompilasi, yang sebenarnya telah dimulai sejak era awal 2000 dengan judul 20 Best Iwan Fals Swami Kantata kemudian pada tahun 2003 dengan judul sama tetapi dengan penyempurnaan cover yang lebih berwarna DISINI.


Format CD
....................
Album: Best Of Rock Ballad Berkacalah Jakarta
Artist: Iwan Fals/ Swami/ Kantata
Kode: HPCD 0160
Label: AIRO/ HP Record/ Musica Studio's
Tahun: 2005 
Harga (saat rilis): 35.000,-










Tracklist CD:
01 Berkacalah Jakarta
02 PHK
03 Pinggiran Kota Besar
04 Songsonglah
05 Langgam Lawu
06 Bunga Matahari
07 Badut
08 Bunga Trotoar
09 Robot Bernyawa
10 Na Na Na
11 Koran Koranku
12 Balada Pengangguran


Format KASET
....................
Album: Best Of Rock Ballad Berkacalah Jakarta
Artist: Iwan Fals/ Swami/ Kantata
Kode: HPM 0371
Label: AIRO/ HP Record/ Musica Studio's
Tahun: 2005 
Harga (saat rilis): 18.000,-










Tracklist KASET:
Side A
01 Berkacalah Jakarta
     cipt. Iwan Fals
02 PHK
     cipt. Iwan Fals
03 Robot Bernyawa
     cipt. Nanoe/ Sawung Jabo
04 Songsonglah
     cipt. Iwan Fals
05 Langgam Lawu
     cipt. Iwan Fals/ S. Jabo/ Doddy/ Jockie S.
06 Bunga Matahari
     cipt. Jockie S./ Donny Fattah/ S. Djody
07 Badut
     cipt. Iwan Fals/ Naniel/ S. Jabo
08 Bunga Trotoar
     cipt. S. Djody/ Iwan Fals/ Naniel/ S. Jabo
09 Pinggiran Kota Besar
     cipt. Iwan Fals

Side B
01 Orang Gila
     cipt. Billy JB./ Iwan Fals
02 Balada Pengangguran
     cipt. WS. Rendra/ Iwan Fals/ Jockie S/ S. Jabo
03 Koran Koranku
     cipt. Jockie S.
04 Awang Awang
     cipt. Billy JB./ Iwan Fals
05 Na Na Na
     cipt. Innisisri/ Iwan Fals/ S. Jabo
06 Partai Bonek
     cipt. Jockie S./ S. Djody/ S. Jabo
07 Lagu Angin
     cipt. S. Jabo/ Jockie S./ WS. Rendra
08 Sang Petualang
     cipt. Robin/ Iwan Fals


Salam...

Wednesday, May 22, 2019

Prahara - Gong 2000 (Blackboard/ Metrotama Musik Nusantara 1997)

Prahara - Gong 2000 (Blackboard/ Metrotama Musik Nusantara 1997)

Album: Prahara
Artist: Gong 2000
Kode: 1-768 IND
Label: Blackboard/ Metrotama Musik Nusantara
Tahun: 1997
Harga (saat rilis): 15.000,-

Album ketiga sekaligus terakhir yang dirilis oleh supergroup legendaris Indonesia bernama Gong 2000 ini dilepas pada sekitaran akhir tahun 1997/ awal tahun 1998. Garapan musiknya masih seperti album sebelumnya, hanya saja kadar musik pentatonik tradisional Bali sedikit mengalami pengurangan porsi dari biasanya. Berbagai corak musik juga ditawarkan di album ini, seperti balada slow macam Cinta Yang Hilang, Basa Basi, Tanpa Kata, Mengejar Mimpi. Sementara untuk rock oktan tinggi bisa kita dengarkan pada lagu Lidah Petaka dan Prahara. Sebuah album yang lahir dari tangan tangan maestro musik, sehingga meskipun lagu didalamnya merupakan rock oktan tinggi tetapi masih nikmat ketika mendengarkan bait demi baitnya.

Album ini untuk departemen lirik dibantu oleh Gendut Riyanto, Alex Palit, Ali Akbar, Theodore KS., Remy Soetansyah dan Fajar Budiman. Rancangan cover album ini boleh dibilang sangat menarik, menampilkan gambar sebatang korek api yang tengah terbakar dengan tulisan Prahara dibawahnya, sangat aktual sekali dengan keadaan saat itu, dikerjakan oleh Esti Purwono Adi dengan cover concept oleh Albert A. Razak dari Mega Pro. Album ini juga dirilis dalam bentuk CD namun dengan jumlah yang terbatas, hingga saat ini format CD album tersebut merupakan barang dengan status rare item dan menjadi buruan para kolektor dan pengagum karya beliau.

Album ini juga disertai sebuah stiker tempel bergambar personil Gong 2000, pada perkembangan selanjutnya album ini kembali dirilis ulang dengan menggunakan gambar dari stiker tempel tersebut dan mengalami perubahan judul menjadi Lidah Petaka pada pertengahan tahun 1998.










.......................

Prakata:

   Reformasi, sekarang inilah kata yang paling bertuah di Tanah Pertiwi ini. Setiap insan menjadi reformer. Tentunya dengan satu muara yaitu SEMANGAT BEBAS MERDEKA. Gaung reformasi merasuk kesemua sudut, tak terkecuali para seniman.
   Mungkin orbit inilah yang paling tersentuh, kini semua pasung terbuka bagi karya. Memang, Prahara tengah melanda negeri tercinta ini. Semua kejadian tragis dari satu ke yang satu dalam perubahan semangat inilah yang mempengaruhi bentuk maupun warna musik dari album ketiga kami yang bertajuk ''PRAHARA'' ini.
   Selamat menikmati

   Salam dari kami

GONG 2000

........ 
Special thanks to:
Albert Megapro & Staff, Garin Nugroho & Staff, Edi Beecomm & Staff, Rudi Rama Agung Musik & Staff, Kabar-Kabari & Staff, Hendra Mata Elang, Fairy Studio & Staff, Ikun Colour Studio & Staff.
Thanks to:
Rudi Suherman, Mimi Al Qamar, Raja Pane, Josef Erwiyantoro, Rosihan, Remy Soetansyah, Theodore KS, Ali Akbar, Fajar Budiman, Alex Palit, Gendut Riyanto, Karsito, Hendrix, Dayat dan semua fihak yang terlibat dalam penggarapan album ''PRAHARA'' ini. 

Produced by - GONG 2000
Executive producer - HADI SOENYOTO
Recorded at - Colour Studio
Engineered by - Irsan
Technical engineer by - Edwin
Mixed by - Irsan & Ian Antono
Mastered at - MSC Mastering (Jakarta)
Mastered by - Hocklay & Deni MSCGONG 2000
PO. BOX. 20 JKPGT 10570 

Musicians:
Lead vocal - ACHMAD ALBAR
Guitars - IAN ANTONO
Bass - DONNY FATTAH
Drums - YAYA MOEKTIO
Keyboards - HARRY ANGGOMAN

Cover concept: Albert - Mega Pro
Design & comp. graphic: Esti Purwono Adi - Mega Pro
Photos: Pinky Mirror/ Alex Palit

.......
Tracklist:

Side A
01 Lidah Petaka 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Gendut Riyanto & Ian Antono

02 Basa Basi 
     Lagu - Donny Fattah
     Lirik - Alex Palit

03 Cinta Yang Hilang 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Ali Akbar

04 Dongeng Tanah Seberang 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Alex Palit

05 Tanpa Kata 
     Lagu - Yaya Moektio
     Lirik - Theodore KS

Side B
01 Kita Harus Menang 
     Lagu - Harry Anggoman
     Lirik - Remy Soetansyah

02 Mengejar Mimpi 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Fajar Budiman

03 Prahara 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Ali Akbar

04 Gaduh 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Gendut Riyanto

05 Senyum Mentari 
     Lagu - Ian Antono
     Lirik - Rudi Suherman, Alex Palit, Ian Antono


Salam...