Saturday, September 24, 2016

Sore Tugu Pancoran - Iwan Fals (1985)

Sore Tugu Pancoran - Iwan Fals (1985)

Album: Sore Tugu Pancoran
Artist: Iwan Fals
Kode: MSC 7461
Label: Musica Studio's
Tahun: 1985
Harga (saat rilis): - 

Sore Tugu Pancoran, begitulah judul album yang dirilis pada tahun 1985 ini. Lagu yang juga dijadikan judul album ini bercerita tentang seorang anak kecil (sebut saja Budi) yang berjualan harian koran sore dari senja hari hingga malam menjelang dengan segala suka dukanya, mencari beberapa receh uang sekedar melanjutkan hidup membantu orang tua dan biaya sekolahnya. Sedikit potret kusut sudut kota besar dengan segala problemanya. Musik orkestrasi yang digarap oleh Willy Soemantri di lagu ini sangat pas dengan lirik lagunya, perpaduan yang cukup membawa kita ikut menundukkan kepala bersimpati kepada mereka yang tidak seberuntung ''KITA..''

Ujung Aspal Pondok Gede salah satu lagu anthem Iwan Fals yang kuat juga, sama dengan lagu Sore Tugu Pancoran, masih berhias orkestrasi yang menghanyutkan, bercerita tentang penggusuran warga Pondok Gede era 1984-1985an, ''....tersentuh sebuah rencana tentang serakahnya Kota'' begitu potongan liriknya. Desa yang damai dan asri tersebut harus digusur oleh pemerintah demi pengembangan kota yang entah untuk siapa, dengan ganti rugi yang mungkin tidak sebanding, mereka harus pergi mencari tempat dan kehidupan lainnya.

Damai kami Sepanjang Hari lagu berkisah tentang keluarga kecil yang bahagia, doa dan harapan semoga selamanya selalu begitu hendaknya. Lagu ini juga dijadikan sebagai judul film dengan Iwan Fals sebagai tokoh utamanya, bercerita tentang kehidupan keluarga kecil yang didera berbagai persoalan, Iwan Fals sebagai anak tertua di dalam film tersebut mencoba mengatasi hal tersebut, namun tak mudah banyak tantangan yang harus dihadapi. Di album ini potongan lirik ''...gurauan Istri dan Anakku'' demi keperluan film diganti menjadi ''...dengar canda Adik-adikku'' kemudian ''..antarkan segelas kopi susu'' dirubah menjadi ''..antarkan segelas kopi'' saja.

Untuk lagu lain sebenarnya sama bagusnya, hanya saja tiga lagu diatas adalah top hits dari album ini sehingga rasanya perlu diulas agak sedikit. Hal yang menarik lainnya tentang album ini adalah rancangan desain covernya yang digarap oleh Boedi Soesatio dan Photographer oleh Judo Salmun, cover depan gambar Iwan Fals berpose bersama ''si Budi'' penjual koran kemudian cover dalam gambar suasana Tugu pancoran atau nama lainnya Tugu Dirgantara dicapture pada masa yang sama, tempat dimana Iwan Fals mendapatkan inspirasi untuk menulis lagu tersebut. Pada rilisan kaset periode setelahnya yaitu era 90an kemudian 2000an desain cover dalam yang seperti ini sudah tidak bisa ditemukan lagi hanya teks lagu saja yang tertinggal, telah dipangkas dengan berbagai pertimbangan. Padahal dari cover tersebutlah kita bisa melihat siapa saja yang ikut membantu pengerjaan albumnya.










.....................
Sore Tugu Pancoran

Musisi:
Willy Soemantri - Penata musik, accoustic & electric guitar
Anto - Penata suara, perkusi
Sofyan Aldin - Bass
Norman - Drums
Arman Marah - Keyboards
Wachid Adjie - Solo Biola
Didiet - Banjo, Mandolin
Suriati Supilin, Suyin, Edo Braseros, Kwang Chu - Violins
Iwan Fals - Vocal, harmonica

Grafis - Boedi Soesatio
Photographer - Judo Salmun

.....
Tracklist:

Side A
01 Sore Tugu Pancoran
     cipt. Iwan Fals
02 Aku Antarkan
     cipt. Iwan Fals
03 Ujung Aspal Pondok Gede
     cipt. Iwan Fals
04 Tince Sukarti Binti Machmud
     cipt. Iwan Fals
05 Yang Tersendiri
     cipt. Tommy Marie

Side B
01 Angan & Ingin
     cipt. Oddie Agam
02 Berapa
     cipt. Iwan Fals
03 Aku Antarkan
     cipt. Iwan Fals
04 Damai Kami Sepanjang Hari
     cipt. Iwan Fals
05 Intermezo
     cipt. Iwan Fals
06 CIK
     cipt. Iwan Fals


Salam...

No comments:

Post a Comment