Thursday, November 23, 2017

CD Serenade versi Digipack - Ebiet G. Ade (EGA Productions 2017)

CD Serenade versi Digipack - Ebiet G. Ade (EGA Productions 2017)

Album: Serenade (versi Digipack)
Artist: Ebiet G. Ade 
Kode album: -
Label: EGA Productions
Tahun: 2017
Harga (saat rilis): 50.000,-

Album ini mulai dikerjakan tahun 2013 dan dirilis saat malam tahun baru 2014 bertempat di Saung Angklung Udjo, sementara lirik dan melodi dasarnya telah dikerjakan jauh sebelum itu, beberapa diantaranya adalah materi lawas bahkan ada yang di buat tahun 1979. Pertama dirilis album ini memiliki kemasan eksklusif, berbentuk seperti buku tebal didalamnya terdapat foto foto sang legenda, cerita dibalik penggarapan album dan tanda tangan asli beliau, kemasan eksklusif seperti ini tentu saja dibandrol dengan harga yang tidak biasa karena cost produksinya menjadi berlipat lipat, dan lagi kemasan seperti ini dibuat khusus khusus untuk para penggemar/ apresiator karya beliau, sebagai koleksi limited edition (ulasannya disini: Serenade versi Limited Edition).

Baru ditahun 2017 album ini kembali dirilis dalam format digipack dan dibandrol lebih murah seharga Rp. 50.000,- sebuah harga yang normal untuk CD rilisan baru saat ini. Moment perilisan album ini adalah saat konser Pagelaran Musik Puisi: Renungan Cinta Untuk Indonesia Damai bertempat di TIM pada 6 September 2017. Kemasannya sangat mirip dengan Serenade versi Promo Album baik cover luar maupun dalam, perbedaannya hanya pada ukuran panjang kemasan album ini lebih pendek dan pada versi promo terdapat tulisan Not For Sale - Promotion Use Only. Tracklist lagu didalamnya pun sama persis berisi delapan lagu, sementara lagu 'Menjadi Bara Kebersamaan' tidak disertakan disini karena memang dikhususkan sebagai bonus track di album Serenade versi Deluxe Edition, ditujukan untuk apresiator karya beliau, menjadi theme song untuk kelompok MemBers EGA yang bermakna Membumi Bersama Ebiet G. Ade.

Jika harus dibandingkan maka keduanya memiliki keunggulan tersendiri, bagi yang ingin cerita secara full dan melihat foto foto ekslusif Ebiet G. Ade dan 'tanda tangan asli' beliau dan theme song Members EGA maka Serenade versi Deluxe Edition jawabannya. Namun jika hanya ingin menikmati karya beliau dan kebetulan kantong lagi ga kompromi maka versi digipack inilah jawabannya. Kualitas sound sama persis tak ada beda diantara keduanya.












Tiga versi album Serenade:


.....................

''Serenade'' 

   Terima kasih untuk Istri tercinta, atas ide dan dengan kekuatan cinta, selalu berdoa, mendampingi dengan kesetiaan tak terbatas, kritik yang konstruktif dan terus menerus mendorong terwujudnya album ini.
   Terima kasih untuk anak anak yang sangat membanggakan, Abie selaku produser, Yayas yang bermain piano di beberapa lagu. Adera dan Dega yang selalu bertukar fikiran, memberi masukan berharga sesuai dengan kapasitas masing masing.
   Terima kasih untuk seluruh musisi yang terlibat dalam pengerjaan album ini.
   Terima kasih untuk para sahabat yang tergabung dalam komunitas apresiator karya karya saya, keberadaan komunitas apresiator telah mendorong saya untuk terus berkarya.
Semoga album ini layak dimiliki dan menjadi koleksi yang bernilai untuk para apresiator atau siapapun juga yang memiliki keyakinan bahwa cinta sejati tak akan pudar meskipun digilas waktu.

Produced & published by - EGA Productions
Executive producer/ producer - Abietyasakti K. K

Music arrangement, electric guitars, accoustic guitars, piano, keyboard and synth on '' ENGKAULAH YANG MEREBUT HATIKU, GEMURUH DEBURAN OMBAK - CINTAKU HANYA UNTUKMU and TUHAN TAK PERNAH HENTI'' Credited to - ANDRE DINUTH
String arranged by - ANDRE DINUTH & EBIET G. ADE
Bass - ADITHYA PRATAMA
Drums - AGUNG YUDHA ASMARA
Violin - ALVIN WITARSA, YOHANES HANDOKO PURNOMO
Viola - YACOBUS WIDODO SAKTI HANDOYO
Cello - DIMAWAN
All instrument recorded at - BLACKBEAT STUDIO (engineered by - ANGGI ANGGORO & YUSUF ALBANTANI)
All instrument recorded at - KAKA THE CAT STUDIO (engineered by - ANDRE DINUTH)

Music arrangement, strings arrangement, piano, keyboard and synth on ''SERENADE, BILA KITA IKHLAS, DISUDUT RUMAHMU'' Credited to - IR. PURWACARAKA
Drums - HENTRIESA YULMEDIA
Accoustic & electric guitars - YOES
Violins - YOHANES HANDOKO PURNOMO, DESSY SAPTANI PURI
Cello - DWIPA HANGGANA PRATALA
All instruments recorded at - PURWACARAKA STUDIO (engineered by - VANO)

Piano arrangement & performance on ''MAKA REKATLAH CINTA KITA, TANAH AIR MATA'' Credited to - BYATRIASA PAKARTI LINUWIH
Recorded at SGN Studio (engineered by - ABIETYASAKTI K. KINASIH)
All solo violin in this album arranged & performed by - HENDRI LAMIRI
Redecorate- BROTHERLAND STUDIO (engineered by - ANTHONY SUGIANTO PRAJOGO)
Vocal & accoustic guitar performed by - EBIET G. ADE
Recorded at - BROTHERLAND STUDIO (engineered by - ANTHONY SUGIANTO PRAJOGO)
All song mixed by - EKO SULISTYO at EG SUDIO
Album mastered by - KHO HOK LAIJ at BROTHERLAND STUDIO
Photos taken and enhanced by - ARTHA DAYU
Album cover design by - PRAMBUDI YOGA PERDANA (PERANCANG AKSARA.COM)

EGA PRODUCTIONS
Jln. Ciganjur Raya no. 1
Jakarta Selatan 12630
Telp. 021 7271086
Fax. 021 7863074
management@ebietgade.com

www.ebietgade.com

Tracklist:

01 Serenade (4.56)
Jakarta, November 1979
Lagu ini lahir, beberapa waktu setelah saya merasakan sesuatu yang tidak biasa, ketika pertama kali bertemu di rumahnya. Saya yakin itulah pertama kalinya dalam hidup, saya jatuh cinta yang sesungguhnya.

02 Di Sudut RumahMu (4.53)
Disempurnakan: November 2011

03 Engkaulah Yang Merebut Hatiku (4.25)
Jakarta, Februari 1981
Lagu ini lahir, pada saat saya telah benar benar yakin, bahwa dialah satu satunya wanita yang telah merebut hati saya.

04 Bila Kita Ikhlas (4.53)
Jakarta, 1984

05 Gemuruh Deburan Ombak... Cintaku Untukmu (5.00)
Jakarta, Mei 1980
Lagu ini lahir, ketika saya mendadak berkunjung ke rumahnya, ia tengah bermain piano, sekilas ia tengadah menatap saya, maka seketika jiwa terasa terbang melayang.

06 Maka Rekatlah Cinta Kita (4.19)
4 Februari 2007
Lagu ini lahir, pada saat ulang tahun pernikahan kami yang ke 25. Ritual pagi saya adalah mencium keningnya untuk memperbaharui sel sel cinta kasih kami.

07 Tuhan Tak Pernah Henti (6.11)
Jakarta, 1998

08 Tanah Air Mata (5.52)
Jakarta, 1998


Salam...

No comments:

Post a Comment