Friday, December 29, 2017

Jangan Takut - Dik Doank (HP Record 1999)

Jangan Takut - Dik Doank (HP Record 1999)

Album: Jangan Takut
Artist: Dik Doank
Kode: HPM 0153
Label: HP Record & Musica Studio's
Tahun: 1999
Harga (saat rilis): 13.000,-

Dik Doank mempunyai nama asli yang sangat panjang yaitu Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denada Kusuma memiliki rekam jejak yang sangat komplit di dunia kesenian atau panggung hiburan, silahkan saja iseng googling di internet tentang beliau ini maka akan menemukan banyak hal. Diantaranya ia sangat piawai sebagai pembawa acara dan sempat identik sebagai pembawa acara 'bola', bintang iklan dan juga ikut berakting di beberapa film. Semua itu berkat jiwa seninya yang luar biasa, sejak kecil ia memang telah suka menggambar dan bermain musik kemudian meneruskan studinya di IKJ jurusan Desain Grafis dengan spesialisasi cover album dan poster. Berbekal jurusan inilah ia akhirnya banyak merancang cover album musik milik banyak artis/ musisi Indonesia termasuk Ebiet G. Ade album Puisi Puisi Cinta dan Kupu Kupu Kertas, Iwan Fals album Hijau, Mata Hati, Anak Wayang, In Collaboration dan In Love.

Mungkin karena seringnya merancang cover album musik, sehingga ia banyak dikenal oleh produser musik, beberapa produser menawarkan kepadanya untuk proyek rekaman album karena tahu bahwa Dik Doank juga mempunyai potensi dibidang musik. Tawaran baru diamini ketika produser Hadi Sunyoto dari HP Record menawarkan deal rekaman, album pertama ditahun 1997 berjudul 'Pulang' berhasil menghasilkan hits berjudul 'Pulang' sebuah lagu balada khas Dik Doank dengan gaya bertutur, bercerita tentang kerinduan menggebu selama perjalanan pulang ke rumah setelah sekian lama merantau.

Album 'Jangan Takut' ini adalah album kedua Dik Doank setelah 'Pulang' yang dirilis tahun 1999. Temanya hampir sama seperti album pertama, masih dengan style bernyanyi gaya bertutur khas Dik Doank, menyentil dengan lirik tak biasa, bercerita tentang apa saja yang ia rasakan seperti nasehat kepada anak dalam lagu Prakata, banyaknya masalah dan konflik dalam komplek perumahan di lagu Konflik Komplek, cerita digoda bencong, lagu untuk Ibu, kisah ia dan vespa kuning miliknya yang menjadi saksi di sepanjang jalan saat kerusuhan '98 pada lagu Vespa Yellow Tai, kemudian ada Lagu Terpendek di Dunia dan juga ditambah beberapa lagu lainnya dengan tema cinta. Seluruh lagu baik syair maupun melodi merupakan ciptaan Dik Doank, juga dalam hal pengerjaan rancangan cover albumnya.

Fokus utama dan sebagai judul album dalam album ini adalah lagu 'Jangan Takut', lagu yang sangat dekat dengan keseharian kita apalagi jika kebetulan seorang bikers yang kemana mana menggunakan kendaraan roda dua. Cerita dalam lagu ini menarik bermula dari kejadian motor Dik Doank terkena serempet mobil, bukannya minta maaf malah tukang serempet tersebut marah marah dan membentak padahal jelas sekali posisi mereka salah, dengan pongahnya mencoba menakut nakuti lewat sticker yang ditempel pada kaca mobil, atau dengan seragam yang ia gunakan. Sebuah lagu bagus dengan alur mengalir, hanya dari serempetan di jalanan sampai akhirnya 'menyerempet' kepada hal hal yang besar seperti seragam, uang, teror meneror dan juga isu sara. Sampai sekarang lagu ini masih sangat aktual, banyak rasanya orang lain yang mengalami hal ini namun tidak bisa mengungkapkannya, nah Dik Doank telah mampu mengcover keadaan ini dengan sangat baik sekali. Anda pembaca mungkin pernah mengalami seperti ini?

Setelah album ini baru ditahun 2004 Dik Doank kembali melepas album 180 Derajat, hingga ditahun 2017 ini ia belum pernah merilis album lagi. Ia sekarang lebih banyak mengurus ''Kandang Jurang Doank'' yaitu sekolah bertema alam untuk anak anak yang tidak mampu, ia memang memiliki perhatian yang lebih terhadap permasalahan sosial seperti ini.

Semangat terus om Dik Doank....









...................

Ucapan Terima Kasih:

   Syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kebahagiaan tiada tertakar atas karuniaNya memberikan kebisaan & kesabaran sehingga akhirnya tercipta album kedua.
   Terima kasih kepada Hasan Arifin & Kurnaeni, Ayah Ibu tercinta, Kakakku Beben & Uci (Putra: Jagad & Ryan), Adikku ''Don'' Didito & Endah (Putri: Bianca Castafiore Lamborzini Lambardo Del Piero), serta saudara saudaraku kel. besar Denda Dikusuma, kel. besar Kasno & kel. besar Uung, kel. Pak Hadi Sunyoto terima kasih untuk senantiasa memberikan ruang & kesempatan dalam mewujudkan mimpi mimpi.
   Warga komplek Alvita, Blok Miring, Kp. Sawah, Jurangmangu (terima kasih jalan swadayanya hingga dapat tembus Bintaro), teman temanku di SLTP 79, SMU 5, IKJ, RAPICO (Warto, Agus, Nur, Bulle, Tikno), orang orang yang selalu memberikan kehangatan dengan canda & tawa.
   Teddy Riadi, Yoga, Jati, Ridwan, Rohman, Mr. Broer, Darsya, Denny, Ian, Sonata, Oscar, Belor & Eka (selamat atas kehadiran si buah hati), Andri & Ade, Nyonyo, Rommy Romadhan, Koko (terima kasih atas segala bantuan & idenya untuk lagu bass 'Digoda Bencong'), Ulfie, Yannie Libels, Sang Alang & Agus AO (semoga lagu terpendek di dunia bukan sekedar menjadi kenangan persahabatan di masa lalu).
   Seluruh karyawan Musica Studio's & HP Record, Aida Setting (Ati & Udin), Terminal Setting (Sholeh B'ayu & Ade), sobatku kala ngeband (Ricky, Aldo, Nino, Binyo, Kucay, Lulu), Suster Tince.
   Terima kasih surat surat, kritik, puji & saran dari teman teman (yang belum dibalas harap sabar & berdoa semoga surat kita tidak salah alamat. Bulanku 'Myrna Yuanita', Matahariku 'Ratta Billa Baggi', Samuderaku 'Geddi Jaddi Membummi'. Terimakasih atas kesabarannya menemani 'sang petualang' dalam menjalani belantara hidup.

Dik Doank

Producer - Dik Doank
Executive Producer - Hadi Sunyoto
Penata Musik - Teddy Riadi & Dik Doank
Operator - Yoga & Jati
Program / Keyboard/ Demo - Belor
Kepala Studio - Ridwan
Asisten Studio - Rohman
Studio - Jackson Studio
Art Director Cover Casette - Dik Doank
Setting Teks - Sholeh B'ayu
Lagu & Lirik - Dik Doank

..........
Tracklist:

Side A

01 Lagu Terpendek Di Dunia
Lagu kenangan bersama Sang Alang, Agus Ao, Djebat Echman, Eeng, Yuli
Kibor - Teddy Riadi
Simbal - Darsya Dayak

02 Digoda Bencong
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Kibor - Teddy Riadi
Drum - Darsya Dayak

03 Pak POSku
Gitar/ Harmonika - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Suara Latar - Rani Noor

04 Lagu Untuk Ibu
Gitar - Eddy Kemput
Bass - Koko
Kibor - Teddy Riadi
Drum - Darsya Dayak
Koor - Rani Noor

05 Jangan Takut
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Drum - Darsya Dayak
Gitar - Dongky
Suara Latar - Jati, Pick, Hartono, Sonata

06 Ada Gambar Bunga
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Suara Latar - Rani Noor

Side B

01 Sayang Dia Hanya Satu
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Suara Latar - Rani Noor
02 Vespa Yellow Tai
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar -Ade Satria
Drum - Darsya Dayak

03 Diam
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar -Nino
Suara Latar - Rani Noor

04 Konflik Komplek
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar - Dongky
Drum - Darsya Dayak
Suara Latar - Yoga, Diky, Dian, Rochman, Teddy Riadi, Darsya Dayak, Jati
05 Prakata
Kibor - Teddy Riadi
Bass - Koko
Gitar -Eddy Kemput & Nino
Drum - Darsya Dayak
Suara Bocah - Ratta Billa Baggi

Salam...

No comments:

Post a Comment