Album ini dirilis berjarak sekitar dua tahun dari album Kantata Samsara, formulanya kurang lebih masih sama dengan album terdahulu, hanya saja pada album ini materi tentang kritik sosial dan politik porsinya lebih banyak. Lirik lagu di dalam album ini beberapa di antaranya ada yang sedikit nyeleneh, unik dan terkesan seenaknya sendiri seperti dalam lagu Partai Bonek, Walah Walah dan Tumbal, asik saja rasanya menyimak album ini. Dalam beberapa lagu kita bisa melihat potret aktual masa itu, masa dimana keran kebebasan baru saja terbuka bebas setelah mengalami bertahun lamanya dalam kungkungan tirani.
Lirik lagu yang nyentrik unik dan terkesan seenaknya seperti ini memang cocok di balut dengan musik rock, pesan yang di sampaikan akan lebih mengena. Bisa di katakan nuansa musiknya sedikit berbeda dengan album Kantata Samsara atau Kantata Takwa yang lebih elegan, disini para personilnya lebih bebas berekspresi sembari mengeluarkan skill yang dimiliki, namun tetap pas dengan tema besar yang diusung yaitu semangat kebebasan era Reformasi. Admin sangat menikmati cabikan bass skill tinggi Donny Fattah dalam album ini, pada beberapa lagu di album ini juga masih menggunakan orkestrasi grande diantaranya pada track Kantata Revolvere dan Kantata Bella Vita.
Kekurangannya hanya satu saja, Iwan Fals sebagai salah satu ikon Kantata tidak ikut dalam rekaman album ini, tidak di ketahui apa alasan pastinya, admin banyak membaca dan mendengar berita yang beredar namun semuanya tidak bisa dijamin kebenarannya. Frontman atau vokalis di album ini berpindah kepada Sawung Jabo dan Setiawan Djody, di banyak lagu mereka bergantian bernyanyi/ berkolaborasi, sesekali di isi oleh Jockie S. atau Doddy Katamsi. Aning Katamsi dan Nicky Astria juga didapuk dalam album ini sebagai guest star, mereka bernyanyi masing masing satu nomor lagu secara kolaborasi bersama personil Kantata lainnya.
Album ini di rilis bersamaan ketika Setiawan Djody meresmikan Yayasan Kantata Bangsa, sebuah yayasan milik sendiri yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan concern dengan permasalahan yang terjadi ditengah bangsa saat itu. Bisa jadi Setiawan Djody melihat peluang untuk menjadikan nama Kantata sebagai nama yayasan yang dibentuknya karena kepopuleran nama Kantata selama ini, jika dipakai menjadi sebuah brand maka akan mendapatkan perhatian dari seluruh kalangan dan cepat dikenali oleh publik.
Rancangan desain album ini cukup gahar dan juga mewah, dikerjakan oleh Tjahjono Abdi, cover depan bergambar banteng yang tengah bersiap akan menyeruduk, dan ini merujuk kepada Bendera Yayasan Kantata Bangsa, ples 3 bintang disampingnya, belum termasuk banyak grafis di dalamnya. Inlaynya tidak tanggung tanggung dengan garapan full colour dan juga memakai kertas yang sangat panjang, untuk format CD sebanyak 7 lekukan, sementara format kaset 10 lekukan, hingga saat ini mungkin baru inilah admin melihat cover album sepanjang ini. Juru foto dalam album ini di pegang oleh Fendi Siregar yang juga pernah membantu di album Dialog tahun 1992 silam.
Album yang di rilis dalam format kaset dan CD ini ada sedikit perbedaan pada audionya. Pada format CD semua lagu sampai akhir lagu sementara dalam format kasetnya, beberapa lagu tidak sampai coda/ akhir lagu, bisa jadi alasannya adalah keterbatasan pita kaset, sementara kebanyakan lagu lagu Kantata dialbum ini lebih panjang dari durasi lagu yang biasa. Dalam cover juga terdapat puisi karya WS. Rendra tetapi tidak terdapat dalam lagu manapun disini, bisa jadi urung dimasukkan yang seharusnya terdapat dalam bagian lagu Kantata Revolvere. Untuk sound baik kaset maupun CD sama bagusnya dan tetap terjaga kualitasnya hingga sekarang. Album ini sendiri hanya mengalami satu kali penerbitan dan belum pernah dirilis ulang kembali hingga postingan ini diterbitkan.
Album yang di rilis dalam format kaset dan CD ini ada sedikit perbedaan pada audionya. Pada format CD semua lagu sampai akhir lagu sementara dalam format kasetnya, beberapa lagu tidak sampai coda/ akhir lagu, bisa jadi alasannya adalah keterbatasan pita kaset, sementara kebanyakan lagu lagu Kantata dialbum ini lebih panjang dari durasi lagu yang biasa. Dalam cover juga terdapat puisi karya WS. Rendra tetapi tidak terdapat dalam lagu manapun disini, bisa jadi urung dimasukkan yang seharusnya terdapat dalam bagian lagu Kantata Revolvere. Untuk sound baik kaset maupun CD sama bagusnya dan tetap terjaga kualitasnya hingga sekarang. Album ini sendiri hanya mengalami satu kali penerbitan dan belum pernah dirilis ulang kembali hingga postingan ini diterbitkan.
Format CD
..............
Album: Kantata Revolvere
Artist: Kantata
Kode CD: HPCD 0095
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's
Tahun: 1999
Harga (saat rilis) CD: -
Format KASET
.............
Album: Kantata Revolvere
Artist: Kantata
Kode kaset: HPM 0192
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's
Tahun: 1999
Harga (saat rilis) kaset: 15.000,-
.............
Album: Kantata Revolvere
Artist: Kantata
Kode kaset: HPM 0192
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's
Tahun: 1999
Harga (saat rilis) kaset: 15.000,-
...............................
Kantata Revolvere suara bersama berputarnya energi peradapan manusia yang memahami harmoni semesta dengan toleransi kehidupan antara Manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Revolvere manusia dengan manusia dan masyarakatnya, yang melahirkan energi keadilan distribusi kehidupan.
Revolvere manusia dengan alam semestanya memahami kalbu berkesinambungan kesadaran kelestarian semesta.
Revolvere berputarnya dialektika energi perubahan peradapan masa depan dengan revolrate meninggalkan masa lampau yang tidak sesuai dengan tantangan zaman.
Revolvere dengan Kantata suara bersama rakyat semula bagai burung kondor yang hanya mendapatkan sisa sisa energi kehidupan, maka dengan revolvere ia akan menyatu! menjadi Rajawali merdeka !
MERDEKA! adalah dasar kebebasan yang bertanggung jawab!
MERDEKA! adalah dasar kebahagiaan dengan solidaritas!
MERDEKA! adalah dasar masa depan Bangsa Manusia Indonesia modern yang berbudaya!
MEREKA! hari baru telah datang! bunga bunga dan bintang bintang masa depan Bangsa.
MERDEKA! Revolvere! Merdeka! Saudara-saudaraku!
Dari Sabang sampai Merauke, Revolvere adalah revitalisasi semangat kemerdekaan.
MERDEKA! dengan KANTATA REVOLVERE kita gemakan bersama revitalisasi Bhinneka Tunggal Ika!
17 Agustus 1999
menyambut Kemerdekaan Bangsa ke-54
YAYASAN KANTATA BANGSA
Setiawan Djody
-Ketua Umum-
.......
SETIAWAN DJODY - LEAD GUITAR, VOCAL, HARMONIKA
WS. RENDRA - PUISI/ LIRIK
JOCKIE S. - KEYBOARD, VOCAL
SAWUNG JABO - VOCAL
DONNY FATAH - BASS GUITAR
TOTO TEWEL - ELECTRIC/ ACCOUSTIC GUITAR
INNISISRI - DRUMMER/ PERCUSSION
DODDY K - VOCAL
FAJAR EDANE - ADDITIONAL MUSICIAN (DRUM)
DONI - ADDITIONAL MUSICIAN (ALTO SAXOPHONE)
NICKY ASTRIA - VOCAL GUEST STAR (REVOLVERE CINTA)
ANING KATAMSI - VOCAL GUEST STAR (KANTATA BELLA VITA)
JAZEED YAMIN - CONDUCTOR/ ARRANGER INDONESIAN PHILHARMONIC
UCE HARYONO - ADDITIONAL MUSICIAN (DRUM - GELOMBANG PEMBEBASAN)
KANTATA CHOIR - CHOIR
Executive Producer - Setiawan Djody
Publishing Production - Yayasan Kantata Bangsa
Marketing & Distributio - PT. Airo Swadaya Stupa
Music Director - Jockie Suryo Prayogo
Recording Studio - House Of Kantata
Operator - Sonny Soebowo
Mastering - STUDIO 301 SIDNEY. AUSTRALIA
Mastering Engineering - DON BARTLEY, DAVID MACQUARIE
Photography - Fendi Siregar
Graphic - Tjahjono Abdi
Tracklist:
01 Banteng Kantata
Lagu/ lirik - Setiawan Djody
Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Doddy
02 Pangeran Diponegoro (puisi Chairil Anwar)
Lagu/ lirik - S. Djody/ Jockie - Chairil Anwar
Vocal - S. Jabo/ Doddy
03 Revolvere Cinta
Lagu/ lirik - S. Djody
Vocal - S. Djody/ Nicky Astria
04 Partai Bonek
Lagu/ lirik - S. Djody/ Jockie/ WS. Rendra/ S. Jabo
Vocal - Group
05 Lagu Angin
Lagu/ lirik - S. Jabo/ Jockie - WS. Rendra
Vocal - S. Jabo/ Doddy/ S. Djody/ Group
06 Walah Walah
Lagu/ lirik - Jockie - S. Jabo
Vocal - S. Jabo/ Doddy/ Group
07 Kantata Revolvere
Lagu/ lirik - S. Djody
Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Group
08 Tumbal
Lagu/ lirik - S. Jabo
Vocal - S. Jabo
09 Berburu Diburu
Lagu/ lirik - S. Djody
Vocal - S. Djody/ S. Jabo
10 Gelombang Pembebasan
Lagu/ lirik - Jockie - S.Jabo
Vocal - Jockie
11 Astina
Lagu/ lirik - Jockie - WS. Rendra
Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Doddy/ Group
12 Kantata Bella Vita
Lagu/ lirik - Jockie - WS. Rendra
Vocal - Aning Katamsi/ S. Jabo
Salam...
Kantata Revolvere suara bersama berputarnya energi peradapan manusia yang memahami harmoni semesta dengan toleransi kehidupan antara Manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Revolvere manusia dengan manusia dan masyarakatnya, yang melahirkan energi keadilan distribusi kehidupan.
Revolvere manusia dengan alam semestanya memahami kalbu berkesinambungan kesadaran kelestarian semesta.
Revolvere berputarnya dialektika energi perubahan peradapan masa depan dengan revolrate meninggalkan masa lampau yang tidak sesuai dengan tantangan zaman.
Revolvere dengan Kantata suara bersama rakyat semula bagai burung kondor yang hanya mendapatkan sisa sisa energi kehidupan, maka dengan revolvere ia akan menyatu! menjadi Rajawali merdeka !
MERDEKA! adalah dasar kebebasan yang bertanggung jawab!
MERDEKA! adalah dasar kebahagiaan dengan solidaritas!
MERDEKA! adalah dasar masa depan Bangsa Manusia Indonesia modern yang berbudaya!
MEREKA! hari baru telah datang! bunga bunga dan bintang bintang masa depan Bangsa.
MERDEKA! Revolvere! Merdeka! Saudara-saudaraku!
Dari Sabang sampai Merauke, Revolvere adalah revitalisasi semangat kemerdekaan.
MERDEKA! dengan KANTATA REVOLVERE kita gemakan bersama revitalisasi Bhinneka Tunggal Ika!
17 Agustus 1999
menyambut Kemerdekaan Bangsa ke-54
YAYASAN KANTATA BANGSA
Setiawan Djody
-Ketua Umum-
.......
SETIAWAN DJODY - LEAD GUITAR, VOCAL, HARMONIKA
WS. RENDRA - PUISI/ LIRIK
JOCKIE S. - KEYBOARD, VOCAL
SAWUNG JABO - VOCAL
DONNY FATAH - BASS GUITAR
TOTO TEWEL - ELECTRIC/ ACCOUSTIC GUITAR
INNISISRI - DRUMMER/ PERCUSSION
DODDY K - VOCAL
FAJAR EDANE - ADDITIONAL MUSICIAN (DRUM)
DONI - ADDITIONAL MUSICIAN (ALTO SAXOPHONE)
NICKY ASTRIA - VOCAL GUEST STAR (REVOLVERE CINTA)
ANING KATAMSI - VOCAL GUEST STAR (KANTATA BELLA VITA)
JAZEED YAMIN - CONDUCTOR/ ARRANGER INDONESIAN PHILHARMONIC
UCE HARYONO - ADDITIONAL MUSICIAN (DRUM - GELOMBANG PEMBEBASAN)
KANTATA CHOIR - CHOIR
Executive Producer - Setiawan Djody
Publishing Production - Yayasan Kantata Bangsa
Marketing & Distributio - PT. Airo Swadaya Stupa
Music Director - Jockie Suryo Prayogo
Recording Studio - House Of Kantata
Operator - Sonny Soebowo
Mastering - STUDIO 301 SIDNEY. AUSTRALIA
Mastering Engineering - DON BARTLEY, DAVID MACQUARIE
Photography - Fendi Siregar
Graphic - Tjahjono Abdi
Tracklist:
01 Banteng Kantata
Lagu/ lirik - Setiawan Djody
Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Doddy
02 Pangeran Diponegoro (puisi Chairil Anwar)
Lagu/ lirik - S. Djody/ Jockie - Chairil Anwar
Vocal - S. Jabo/ Doddy
03 Revolvere Cinta
Lagu/ lirik - S. Djody
Vocal - S. Djody/ Nicky Astria
04 Partai Bonek
Lagu/ lirik - S. Djody/ Jockie/ WS. Rendra/ S. Jabo
Vocal - Group
05 Lagu Angin
Lagu/ lirik - S. Jabo/ Jockie - WS. Rendra
Vocal - S. Jabo/ Doddy/ S. Djody/ Group
06 Walah Walah
Lagu/ lirik - Jockie - S. Jabo
Vocal - S. Jabo/ Doddy/ Group
07 Kantata Revolvere
Lagu/ lirik - S. Djody
Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Group
08 Tumbal
Lagu/ lirik - S. Jabo
Vocal - S. Jabo
09 Berburu Diburu
Lagu/ lirik - S. Djody
Vocal - S. Djody/ S. Jabo
10 Gelombang Pembebasan
Lagu/ lirik - Jockie - S.Jabo
Vocal - Jockie
11 Astina
Lagu/ lirik - Jockie - WS. Rendra
Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Doddy/ Group
12 Kantata Bella Vita
Lagu/ lirik - Jockie - WS. Rendra
Vocal - Aning Katamsi/ S. Jabo
Salam...














No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..