Orang Gila, sebuah tematik unpopular, tidak banyak yang membahas, terlupakan dan tidak dianggap. Hanya sedikit saja yang peduli dan secuil diantaranya berhasil mendapatkan inspirasi dari sini, kemudian mengangkatnya menjadi sebuah lagu, inilah yang terjadi pada Iwan Fals yang secara tak sengaja mendapatkan ide lagu ini kala pulang larut malam dari studio rekaman. Saat berhenti di lampu merah secara tak sengaja ia melihat orang gila di lampu penyebrangan, melambaikan tangan dan tersenyum kepada siapa saja yang lewat, ia tak mengganggu dan Iwan Fals merasa tersentuh dan kemudian terciptalah lagu ini. Tentu saja tema ini unik, menyadarkan dan mengajak kita untuk peduli terhadap sesama, termasuk juga kepada orang gila, yang mungkin saja kita lupa keberadaannya, padahal mereka juga ada disekitar kita. Lagunya cukup nyentrik, musiknya seperti disco 60an, saat dirilis video klip album ini pernah muncul beberapa kali di stasiun tv nasional, namun kemudian tidak berlanjut, tidak ada alasan yang jelas, bisa jadi karena multi tafsir sehingga ada yang merasa tersindir, padahal dalam video klip tersebut tidak menampilkan apapun, hanya berupa rekaman Iwan Fals tengah bergaya seakan seperti orang gila tanpa baju, lebih kepada pose lucu sebenarnya. Uniknya lagi, Ibundanya Iwan Fals sempat menangis saat melihat video klip lagu ini, menyangka anaknya benar benar tengah sakit.
Bersama lagu unggulan berjudul Orang Gila ini, total ada 8 track yang ditawarkan dengan beragam tema ciptaan Iwan Fals dan Sawung Jabo. Arranger jenius Billy J. Budiardjo disini selain sebagai penata musik, ia juga ikut membuat lagu untuk enam lirik. Paling terunik disini adalah lirik karya Sawung Jabo berjudul Puisi Gelap yang di bawakan Iwan Fals dengan cara berdeklamasi, ia cukup berhasil membangun suasana panik, mencekam, kecemasan disepanjang track. Satu track unik selanjutnya berada di urutan terakhir berjudul Menunggu Ditimbang Malah Muntah yang ternyata proses kelahirannya juga unik, yaitu pada saat Iwan Fals berada dikamar mandi, menjadi salah satu lagu yang paling mencolok diantara lagu lainnya, terkesan seenaknya saja baik lirik juga cara membawakannya. Pada beberapa lagu, Billy JB menggunakan sentuhan orkestra, dan yang paling menghanyutkan adalah track Satu Satu yang mengajak kita untuk merenungi proses kehidupan. Gideon Tengker seorang gitaris kenamaan juga ikut serta dalam album ini plus dukungan penuh dari Yudhi, Eddy Kemput dan Rere Mochammed dari kelompok Grassrock. Albumnya sendiri ada kisah menarik, meskipun tahun rilis tercatat 1994, tetapi album ini akhir 1993 sudah dirilis di pasaran, karena label atau produser sudah tidak tahan alias kebelet untuk melepas album ini sesegera mungkin di pasaran.
Album ini termasuk salah satu kerja sama dengan arranger lain yang memiliki ciri khas dan unik, pada periode sebelumnya di banyak album, kita juga menyaksikan betapa Iwan Fals sangat menikmati masa bekerja sama dengan berbagai musisi ataupun penata musik berbagai lintas genre dan tentu saja semua itu semakin menambah kaya pengalaman musikalnya. Terutama setelah lepas dari Musica Studio's, ia lebih bebas dalam menentukan tema lagu dan album, bahkan untuk yang paling ekstrim sekalipun seperti album Cikal ataupun Hijau, project yang tidak akan terlaksana jika masih bernaung dilabel tersebut. Termasuk juga dalam project album ini yang menurut kesaksian Rere sang drummer di album ini, saat itu ia hanya geleng geleng kepala, bingung tentunya, karena ketika berada di studio, Iwan Fals dan Billy JB hanya ngobrol ngalor ngidul saja melewatkan malam, sementara billing studio tentunya tidak murah dan terus berjalan. Proses bertukar fikiran ini bisa jadi lebih berharga daripada harga sewa studio yang lazimnya langsung bekerja menyelesaikan target project lagu.
NOTE: Edaran rilisan format CD untuk album Orang Gila ini garapan covernya jauh berbeda dari format kaset, cover sampul depan diambil dari foto Iwan Fals yang terdapat pada cover dalam versi kaset, menampilkan wajah close up dengan rambut acak acakan seperti seakan akan tengah melakonkan peran orang gila tersebut, sangat artistik menurut admin pribadi. Meskipun begitu, format CD ini memiliki beberapa kekurangan yang cukup mengganggu, seperti tanpa memuat credit title siapa saja musisi yang ikut membantu project ini dan tanpa memuat teks
lagu, cover depan sejumlah dua tekukan dibiarkan kosong tanpa isi, kualitas kertas juga sedikit tipis, rawan robek saat terjepit tray mika. Versi CD album ini memang berkesan menjadi sangat sederhana sehingga mudah untuk ''dibajak'' baik cover
maupun piringan platnya, apalagi harga album ini dalam bentuk CD sangat luar biasa, jadi sayang saja jika kebetulan apes terbeli yang palsu.
Sebagai pelengkap tracklist, format CD ditambahkan dua lagu dari album BAJ yaitu IA ATAU TIDAK dan PANGGILAN DARI GUNUNG. Kualitas audio yang dihasilkan boleh dibilang lumayan, namun tentu saja kalah telak jika dibandingkan dengan sound CD rilisan terbaru. Lebih kepada faktor nuansa klasik saja yang berperan disini karena statusnya sudah collector item. Untuk format CD, admin hanya memiliki satu saja dengan stiker PPN tertulis tahun 2000, ini berarti album ini bisa jadi rilisan kesekian kalinya sejak dirilis pertama kali pada tahun 1995 silam oleh label Nirwana Record. Bisa jadi terdapat beberapa perbedaan detail jika disandingkan dengan rilisan awalnya, namun admin tidak memilikinya saat ini untuk melakukan compare tersebut. Untuk album Orang Gila versi kaset rilisan label Musica Studio's, sebenarnya telah dibahas pada postingan sebelumnya, tetapi agar lebih komplit maka admin memutuskan untuk memposting ulang secara lengkap kali ini. Ulasannya ada disini: Album Orang Gila Musica Version 1998.
Format CD ORANG GILA rilisan awal
.....................
Album: ORANG GILA
Artist: Iwan Fals
Kode: NCD 940605
Kode pada piringan cakram: DYNTARA 20430
Label: NIRWANA Record (lisensi HARPA Record)
Tahun: 1995 (Stiker PPN tahun 2000)
Harga (saat rilis): tak tercantum
Format Kaset ORANG GILA rilisan awal 1994
.....................
Album: ORANG GILA
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: Harpa Record & Metrotama Musik Nusantara
Tahun: 1994
Harga (saat rilis): 6.000,-
Format Kaset ORANG GILA rilisan kedua 1998
.....................
Album: ORANG GILA
Artist: Iwan Fals
Kode: HR 0013
Label: Harpa Record & Musica Studio's
Tahun: 1998
Harga (saat rilis): 13.000,-
......................
Penata musik - Billy J. Budiarjo
Lyric - Sawung Jabo & Iwan Fals
Piano akustik, synthesizer, synth bass, gitar akustik - Billy JB
Drum, perkusi - Rere
Gitar elektrik - Gideon Tengker
Keyboard pendukung - Budhi Bidhun
Gitar pendukung - Eddy Kemput
Bass elektrik - Yudhi
Backing Vocals - Dian PP, Ancha Haiz, Rere, Sam Bobo
Koordinator rekaman - Rummy Aziez
Recording engineer - Tony Rioz
Mixing engineer - Billy JB/ Tony Rioz
Studio - Gin's Studio
Terimakasih - SAWUNG JABO, DIAN PP, ANCHA, SAM BOBO, dan kawan kawan di GINS STUDIO terutama DENNY ARANTIKA untuk jadwalnya
Produced by - HARPA RECORDS, METROTAMA RECORDS
Distributed by - PT. METROTAMA MUSIK NUSANTARA
TRACK LIST:
1. Orang Gila Cipt: Billy JB/ Iwan Fals
2. Awang Awang Cipt. Billy JB/ Sawung Jabo
3. Satu Satu Cipt. Billy JB/ Iwan Fals
4. Lagu Cinta Cipt. Billy JB/ Iwan Fals
5. Lingkaran Hening Cipt. Billy JB/ Sawung Jabo
6. Doa Dalam Sunyi Cipt. Billy JB/ Sawung Jabo
7. Puisi Gelap Cipt. Sawung Jabo
8. Menunggu Ditimbang Malah Muntah Cipt. Iwan Fals
Salam....











No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..