Setelah kontrak Iwan Fals dengan label Musica Studio's berakhir dan hanya menyisakan sisa satu album lagi di label tersebut, yang kelak akan menjadi album Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu, label Airo Records berminat merekrut Iwan Fals dengan deal tawaran menggiurkan yang sulit untuk di tolak yaitu berupa kontrak album baru dan dilanjutkan dengan tour 100 kota di seluruh Indonesia, Iwan akhirnya setuju karena ini sesuatu yang baru dan belum pernah di tawarkan oleh label sebelumnya. Proses pembuatan album baru di label baru ini bukan tanpa beban, kesuksesan album sebelumnya berjudul 1910 ternyata membayangi dan sedikit banyaknya membawa tekanan bagi ia sendiri dalam membuat album berikutnya, apalagi materi lagu yang terkumpul saat itu masih sangat sedikit.
Terlepas berbagai masalah yang ada, album ini harus tetap rilis. Iwan Fals membuat formula lima lagu baru dan lima lagu lawas aransemen baru untuk mengatasi kekurangan materi tersebut. Di album ini ia kembali disandingkan bersama Ian Antono sebagai penata musik, saat itu ia baru saja keluar dari God Bless disebabkan karena berbagai permasalahan didalam intern band, penggarapannya sendiri terhitung sangat pendek, hanya memakan waktu tiga pekan saja. Tanpa diduga album baru yang akhirnya di beri judul Mata Dewa ini meledak dipasaran, bahkan lompatannya jauh melebihi album sebelumnya berjudul 1910. Sistem penjualan album ini saat itu boleh dibilang berbeda, mereka mencoba sistem direct selling atau penjualan langsung kepada penggemar tanpa melewati distributor yang terkadang dianggap terlalu semena mena atas monopoli penjualan kaset, namun hal tersebut hanya bertahan sementara dan pada akhirnya album ini tetap melalui distributor juga dalam mendistribusikan album, karena label Airo ternyata kewalahan menerima respons peminat dan terkendala jangkauan penjualan jika dibandingkan distributor yang mampu mencakup seluruh negeri.
Perilisan album Mata Dewa telah selesai, dengan mengantongi izin maka di mulailah tour 100 kota di awal tahun 1989, rombongan segera bergerak ke pulau Sumatera tempat awal rangkaian konser panjang 100 kota yang telah dijadwalkan tersebut, dengan kota Palembang tempat pelaksanaan pertama rangkaian konser 100 kota, namun harus kandas sebelum dimulai karena pihak berwajib/ Mabes Polri membatalkan izin konser tersebut dengan alasan keamanan yang di kirim via radiogram, pembatalan ini mungkin saja karena adanya kericuhan saat konser Iwan Fals sebelumnya di Parkir Timur Senayan 1988. Tim Promotor dan semua artis pendukung seperti Grass Rock dan Nicky Astria pun harus pulang kembali, Iwan Fals sebagai ujung tombak saat itu tentu saja sangat terpukul tetapi berusaha untuk tetap tegar dan melanjutkan kekota kota di Sumatera yang dijadwalkan akan disinggahi sebagai rangkaian konser 100 kota sekedar untuk meminta maaf kepada penggemar dan memberitakan bahwa konser tidak jadi dilaksanakan dan pembatalan tersebut bukan atas kehendak mereka sendiri.
Nah saat perjalanan meminta maaf ke kota kota yang dijadwalkan tersebut, Iwan Fals banyak berkomunikasi intensif dengan teman teman rombongan, salah satunya adalah Naniel, salah satu anggota rombongan konser sebagai wartawan koran sore Suara Pembaruan. Selama diperjalanan, Naniel mencatat lirik spontan yang di ucapkan Iwan Fals selama di perjalanan, terutama dari Medan hingga Aceh yang saat itu mereka bersama sama menaiki kendaraan Jeep. Nantinya setelah di Jakarta mereka tetap aktif berkomunikasi, Iwan Fals kemudian membawa Naniel berkumpul bersama Sawung Jabo sahabatnya, inilah embrio dari band Swami yang melahirkan hits fenomenal seperti Bento dan Bongkar. Ternyata pembatalan tour 100 kota tersebut tidak selamanya membawa keburukan, bahkan di album Swami lagu lagu Iwan Fals terasa lebih mantap dan mengena, musiknya pun lebih kaya dengan kehadiran Sawung Jabo dan dukungan penuh personil lainnya yang memiliki skill mumpuni.
.....
Tentang album Mata Dewa ini sendiri, jika disimak suara Iwan Fals memang lebih terdengar rock tulen, sangat berbeda jika dibandingkan dengan album sebelumnya yang juga bercorak rock. Menurut Ian Antono sendiri sebagai penata musiknya, garapan musiknya memang sedikit Heavy yang ditandai dengan dominasi distorsi gitar dan ketukan cepat. Liriknya yang bernuansa amarah memang pas dibalut dengan musik seperti ini, pesan yang diungkapkan lebih cepat tersampaikan. Selain Ian Antono di album ini juga di bantu barisan musisi berkemampuan super dibidangnya seperti Bagoes AA, Uce Haryono dan Heirrie Buchaery. Faktor utama lainnya sebagai pendukung yang tidak bisa di abaikan adalah moment perilisan album yang sangat tepat, saat suasana iklim musik rock sedang bagus bagusnya.
Sisi lain yang tidak bisa kita lupakan dari sebuah album musik adalah garapan cover album, karena ia bisa menaikkan nilai dari album itu sendiri. Di album ini rancangan grafisnya sangat menarik, menampilkan sepasang mata menyala yang di ibaratkan sebagai mata dewa, di kerjakan oleh Kubis Graphic Design Studio dan Wikky Martakusumah. Pada cover bagian dalam juga terdapat foto Iwan Fals dengan gagahnya, kemudian disertakan juga foto Ian Antono selaku penata musik dan Setiawan Djody selaku eksekutif produser. Rilisan awal album ini juga menyertakan bonus poster Iwan Fals dalam ukuran ekstra besar.
NOTE: Album ini telah beberapa kali dirilis ulang hingga saat ini, menurut sepengetahuan admin ada sekitar enam versi rilisan oleh berbagai label rekaman. Untuk versi rilisan awal album ini ditandai dengan lagu NONA pada urutan pertama side A dan ditambah adanya sisipan postcard ucapan terima kasih telah membeli album tersebut. Tak berapa lama berselang, album ini kembali dirilis dengan cover yang sama namun dengan pergantian susunan lagu, MATA DEWA menjadi urutan pertama sementara NONA pada urutan ke tiga, susunan seperti ini menjadi patokan baku untuk rilisan album Mata Dewa pada terbitan selanjutnya. Rilisan ketiga album ini bekerja sama dengan label Boulevard dan SSS, bukan hanya format kaset tetapi juga format CD untuk pertama kalinya pada tahun 1997. Selanjutnya pada tahun 2004 album ini kembali dicetak ulang oleh AIRO bekerja sama dengan label HP Record dan Musica Studio's dalam merilis format CD untuk kedua kalinya, termasuk mastering dan mixing ulang sehingga hasilnya memang luar biasa, sound yang dihasilkan dari CD ini sangat jernih dan disebut sebut sebagai rilisan album Mata Dewa yang terbaik. Di tahun ini Airo juga merilis format kasetnya, namun tak seberuntung format CD yang sangat ditunggu tunggu kehadirannya, format kaset ini seperti ketimun bungkuk, karena meskipun sound yang dihasilkan sangat jernih, tetapi daya tarik utama yang terletak pada rancangan covernya tidak digarap maksimal, sangat mengecewakan seperti terkesan asal asalan, terburu buru, buram, layaknya rilisan bajakan dan jauh dari desain rilisan sebelumnya. Terakhir adalah rilisan Airo bekerja sama dengan RNB dan Lucky Music Production, cover boleh dikatakan sama dengan rilisan sebelumnya tetapi lebih pendek dan memakai cover selongsong luar berkesan eksklusif.
Untuk album Mata Dewa versi cover hitam dengan garis tepi gambar kawat berduri rilisan kerja sama antara AIRO, HP Record dan Musica Studio's tahun 1999, tidak dibahas disini dan akan dibahas pada postingan mendatang secara lengkap sebanyak 6 seri.
Berikut berbagai versi rilisan album Mata Dewa:
CD MATA DEWA 1989 rilisan 2004
......................
Album: CD MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: HPCD 0149
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): tak tercantum
CD MATA DEWA 1989 rilisan 1997
......................
Album: CD MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: AIRO, Boulevard & Suara Seruling Sakti
Tahun: 1997
Harga (saat rilis): 32.500,-
CD MATA DEWA 1989 rilisan MALAYSIA 2004
......................
Album: CD MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: RITMA 51357-62422
Label: Insistech Musicland SDN. BHD.
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): RM 12,90
(Urutan Lagu Pertama: NONA)
......................
Album: MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: AIRO Record
Tahun: 1989
Harga (saat rilis): -
Kaset MATA DEWA 1989 rilisan kedua 1989
(Urutan Lagu Pertama: MATA DEWA)
......................
Album: MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: AIRO Record
Tahun: 1989
Harga (saat rilis): -
Kaset MATA DEWA 1989 rilisan 1997
......................
Album: MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: BI-038
Label: AIRO Record, Boulevard & SSS
Tahun: 1997
Harga (saat rilis): 6.000,-
Kaset MATA DEWA 1989 rilisan 2004
......................
Album: MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: AIRO Record
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): 15.000,-
Kaset MATA DEWA 1989 rilisan 2005
......................
Album: MATA DEWA
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: AIRO Record, RNB & Lucky Music Production
Tahun: 2005
Harga (saat rilis): 17.000,-
...................
Sahabat,
Terima kasih banyak atas kesediaannya
memiliki album terbaru saya
Seperti Mata Dewa
Mudah-mudahan tidak mengecewakan.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa
membalas budi baik anda
Salam
Iwan Fals
.......
IAN ANTONO - GITAR
HEIRRIE BUCHAERY - BASS
UCE HARYONO - DRUMS
BAGOES A.A. - KEYBOARD
.......
Executive Producer - Setiawan Djody
Produced by - Airo Records
Album Production Coordinator - Sofyan Ali
Backing Vocal:
- Iwan Fals/ Ian Antono 'All Backing Vocal'
- Setiawan Djody on 'Mata Dewa'
Design - Kubis Graphic Design Studio
Album Cover - Wikky Martakusumah
Photography - Anton Susilo/ Jay Sugilar
.......
Tracklist:
01 Mata Dewa
cipt. Iwan Fals/ Setiawan Djody
backing vocal - Setiawan Djody
02 P.H.K
cipt. Iwan Fals
03 Nona
cipt. Iwan Fals
04 Air Mata Api
cipt. Iwan Fals
05 Bakar
cipt. Iwan Fals
06 Puing
cipt. Iwan Fals
07 Berkacalah Jakarta
cipt. Iwan Fals
08 Yang Terlupakan
cipt. Iwan Fals
09 Perempuan Malam
cipt. Iwan Fals
10 Pinggiran Kota Besar
cipt. Iwan Fals
Salam...
Terima kasih untuk ulasannya.
ReplyDeleteDulu sempat punya kasetnya. Album ini merupakan salah satu album bang Iwan favorit saya :)
Apa bisa kasih rekomendasi dimana saya bisa mendapatkan CD original MATA DEWA 1989 rilisan 2004. Karena sudah cari kemana2 tidak pernah menemukannya.
Semoga dapat pencerahan dari sini.
Terima kasih,
sama sama sob, salam..
Deleteiya salah satu album terbaik dari bang Iwan Fals..
kalau kaset sepertinya sekarang masih mudah menemukannya..
cd original mata dewa rilisan 2004 musica memang langka sekarang bang, terkadang ada yang menjualnya do olx cuma sedikit mahal, harus merogoh kocek agak dalam bang..