Album Kompilasi 16 Panggung Dahsyat Rhoma Irama & OM. Soneta vol. 1 (RNB 2010)

Album Kompilasi 16 Panggung Dahsyat Rhoma Irama & OM. Soneta vol. 1 (RNB 2010)
 
Album: 16 Panggung Dahsyat Rhoma Irama & OM. Soneta vol. 1
Artist: Rhoma Irama & OM. Soneta
Kode: C-0030
Label: Ritme Nuansa Baru/ SKI Records/ Soneta Corp.
Tahun: 2010
Harga (saat rilis): 25.000,-
 
Banyak sekali pilihan album kompilasi yang beredar dipasaran untuk album Rhoma Irama ini baik solo maupun bersama group rilisan berbagai label rekaman, namun sangat sedikit yang berseri hingga 4 volume seperti album ini, nantinya akan admin unggah hingga volume ke empatnya. Keunggulan untuk album berseri semacam ini adalah kemungkinan mendapatkan lagu yang lebih bervariatif sangat besar, jika dibandingkan membeli satu kompilasi album saja maka biasanya antara satu judul dengan judul lainnya banyak memuat lagu lagu yang sama, meskipun tak ada salahnya juga memiliki format kompilasi semacam itu, ianya lebih kepada faktor kemungkinan mendapatkan varian lagu lebih banyak dengan memiliki series kompilasi berseri semacam ini.

Album ini berlabel ekonomis demi menjangkau pasar yang lebih luas, dihargai dengan harga 25 ribu saja kita dapat memiliki sekeping album ini dengan kualitas yang sangat baik. Memiliki kemasan digipak, meskipun sedikit tipis jika dibandingkan kemasan regular mika, namun itu sepadan dengan harga yang ditawarkan. Pada tracklist di cover mencantumkan 16 lagu, namun saat admin memutarnya ternyata track didalamnya berjumlah 18 lagu, ada dua lagu tambahan misterius yang tidak tercantum pada cover namun ada termuat dalam kepingan discnya.

Hingga ditahun 2021 ini, empat series album Rhoma Irama ini masih mudah ditemukan baik di online shop maupun toko musik yang masih tersisa. Meskipun juga di platform media digital sudah sangat mudah mencari isi lagu didalam album ini, pun begitu dalam situs You Tube telah tersedia aneka lagu lagu Rhoma Irama baik yang diposting oleh perorangan maupun pihak label seperti SKI Records dan Falcon Music, memiliki sekeping album original semacam ini memiliki kebanggaan tersendiri apalagi dengan kualitas audio yang baik dan harga yang sangat terjangkau.
 




 
.................
16 Panggung Dahsyat
Rhoma Irama & OM. Soneta volume 1
 
Tracklist:
01 Menunggu
02 Ani
03 Penasaran
04 Gelandangan
05 Dangdut (Terajana)
06 Air Mata Darah
07 Yatim Piatu
08 Purnama
09 Kerudung Putih
10 Darah Muda
11 Musik
12 Tungkeripit
13 Setetes Air Hina
14 Syahdu
15 Emansipasi Wanita
16 Tiada Lagi
      * semua lagu ciptaan Rhoma Irama
 
 
Salam...

Album CD dan KASET Nadia & Atmospheer - Lemon Tree's Anno '69 (New Press: Bravo Musik/ Digital Pelangi Musik 2021)

Album CD dan KASET Nadia & Atmospheer - Lemon Tree's Anno '69 (New Press: Bravo Musik/ Digital Pelangi Musik 2021)
 
Pada postingan lawas di blog ini tahun 2016 sebenarnya admin telah membahas album ini yang merupakan rilisan awal dalam format kaset, ulasannya disini: Album Nadia & Atmospheer - Lemon Tree's Anno '69 1978. Ditahun 2021 album ini kembali dirilis ulang, tak tanggung tanggung, ia tersedia dalam berbagai format rilisan fisik seperti Vinyl, CD, Kaset dan tak lupa juga dalam platform digital streaming sebagai bentuk paling moderen trend mendengarkan musik. Kehadiran album ini ditengah tengah para penggemarnya melalui kerjasama beberapa label rekaman, selain dua label awal yaitu Golden Hand dan Indra Record, perilisan album ini digerakkan oleh label Bravo Musik bersama Elevation Records dan Digital Pelangi Musik.

Awalnya sebenarnya label Elevation Records bersama Bravo Musik merilis format vinyl untuk trilogi album Gombloh, yaitu Album Live Gila, Nadia & Atmospheer dan album Sekar Mayang, prosesnya juga tidak tanggung tanggung dengan melakukan mastering di Studio Abbey Road, London demi menghasilkan sound yang terbaik. Saat mendapat khabar tentang dirilisnya album ini, admin merasa sangat senang sekali, namun merasa getir karena hanya dirilis dalam format vinyl saja, selain karena faktor harga, admin juga tidak mempunyai playernya, jika nekad membeli dipastikan tetap tidak bisa menikmati alunan suara sound terbaru mastering ini. Untung sajalah label peka dengan hal ini, beberapa bulan kemudian dirilis format kasetnya dalam stok terbatas, admin tak melewatkannya, dan terakhir ini yang paling membahagiakan, yaitu dirilis dalam format CD untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Tentu saja yang membuat album ini begitu elegan adalah keberanian atau mungkin kenekatan tim kreatif dibelakangnya yang merubah penampilan visual dari album ini, para eksekutor tersebut adalah Aditya Wardhana selaku seniman 'pereka ulang' cover dan Herry Sutresna selaku desain grafisnya. Pada album ini dua nama tersebut memang tidak dicantumkan, mungkin lebih kepada faktor  kelupaan saja. Keduanya sungguh patut diacungi jempol, semakin meningkatkan kesan elegan dari album ini dan terpenting diantara itu semua adalah sama sekali tidak merubah konsep cover awal album.
 
Sosok pada cover terlihat lebih jelas di versi rilisan terbaru ini dibandingkan versi awalnya dengan menegaskan garis siluet seorang gadis tengah berjalan sendirian di daerah asing, merujuk kepada lagu Nadia dan Atmospheer. Ia memiliki makna simbolis tentang perjuangan pemberontakan seorang perempuan muda melawan kungkungan tradisi yang terkadang terlalu ekstrim mengekang, ia akhirnya melarikan diri demi mengejar apa yang ia impikan, walaupun harus menanggung resiko terlantar di sebuah negeri tak bertuan. Secara keseluruhan, admin sangat puas dengan rancangan grafis album ini terutama dalam format CD yang juga memuat teks lagu, sementara format kaset terlihat lebih sederhana dengan membiarkan kosong pada bagian belakang cover. Minusnya mungkin dalam album ini tidak lagi mencantumkan prakata yang ditulis oleh Gombloh yang terdapat pada versi awalnya.

Untuk kualitas sound terutama format CD untuk album Nadia & Atmospheer ini, mungkin karena berbagai kendala sebab source audio diambil dari format vinyl rilisan awalnya dan bukan master reel asli dikarenakan hilang, sound yang dihasilkan tak sejernih semisal kompilasi dua seri CD In Memoriam Gombloh yang dirilis oleh label Nirwana Record, namun masih tetap tergolong bagus dan jelas, kita hanya perlu menaikkan sedikit volume dari biasanya agar sound terdengar lebih mantap.

Sebagai penikmat musik, admin mengucapkan terima kasih kepada semua label yang telah berjalin tangan, bekerja sama dalam rangka project merilis ulang album hebat ini, beginilah seharusnya memperlakukan album masterpiece sehingga penggemar merasa berbahagia dan bangga bisa memiliki sekeping album ini. Hendaknya project ini tidak hanya berhenti pada trilogi album Gombloh saja, semoga dilanjutkan dengan album Gombloh lainnya yang hanya berjumlah 15 album itu. Sebagai info, sejak album pertama dirilis pada tahun 1978, tak banyak album Gombloh tersedia dalam format CD, mungkin yang paling terkenal adalah kompilasi 2 seri CD in Memoriam Gombloh, dan baru ditahun 2021 ini album asli dirilis dimulai dengan album Nadia & Atmospheer dan Sekar Mayang secara bersamaan.



Format CD
.............
Album: Nadia & Atmospheer
Artist: Lemon Tree's
Kode: -
Label: Digital Pelangi Musik & Bravo Musik
Tahun: 2021
Harga (saat rilis): 100.000,-
 
 

 

 

 

 

 

 
Format KASET
.............
Album: Nadia & Atmospheer
Artist: Lemon Tree's
Kode: -
Label: Digital Pelangi Musik & Bravo Musik
Tahun: 2021
Harga (saat rilis): 75.000,- 
 
 





 
....................
Nadia & Atmospheer 1978
Lemon Tree's Anno '69
 
Soedjarwoto 'Gombloh' Soemarsono: Lagu, Lirik, Vokal, Gitar Akustik, Gitar Akustik 12 Senar, Tabla, Conga, Drum, Gitar Bass
 
Wishnu Padma: Piano Akustik, Synthesizer, Organ, Harpsichord, Synthebass, Roland String, Cello, Bluesharp, Mellotron, Flute, Biola, Cabasa
 
Gatot Yuwono: Gitar Elektrik, Gitar Akustik
 
Tucche: Bass Gitar Elektrik
 
Totok: Drum
 
Lorena Limahelu: Vokal
Renny C. Limahelu: Vokal
Sudjari 'Ais': Vokal
 
...
Tracklist Album
 
01 Lepen (Nostalgia Lemon Tree's)
     vocal by - Gombloh
02 Merah & Putih Bersilang Di Mukaku
     vocal by - Gombloh
03 Nadia & Atmospheer
     vocal by - Lorena/ Reny/ Ratih/ Gombloh
04 Kereta Itu Berangkat Pk: 04.30 (Nostalgia Lemon Tree's)
     vocal by - Lorena/ Reny/ Gombloh
05 Ironi
     vocal by - Lorena Limahelu
06 Kemarau Panjang
     vocal by - Ais
07 Gaung Mojokerto-Surabaya (Nostalgia Lemon Tree's)
     vocal by - Gombloh
08 Tetralogi Fallot
     vocal by - Gombloh/ Lorena Limahelu
09 Sillhouet Kuda Jantan
     vocal by - Reny Limahelu
10 Hijau Mencekam
     vocal by - Ais
11 Bencana '76
     vocal by - Lorena/ Gombloh
12 Senandung Pengemis Tua Seharga Lima Rupiah
     vocal -  Reny
13 Dimensi Antar Ruang
     vocal - Gombloh
 
 
Salam...

Album CD The Best Of - Franky & Jane (Citra Records & Jackson Record 1997)

Album CD The Best Of - Franky & Jane (Citra Records & Jackson Record 1997)
 
Album: The Best Of
Artist: Franky & Jane
Kode: -
Label: Citra Records & Jackson Record
Tahun: 1997
Harga (saat rilis): -
 
Sangat sedikit album berbentuk CD yang memuat lagu lagu Franky & Jane secara utuh dari label Jackson Record, biasanya kompilasi selalu dicampur dengan versi album era label Ken Project, label milik sendiri setelah lepas dari label Jackson Record. Salah satu album yang memut lagu lagu Franky & Jane era Jackson Record adalah album ini yang merupakan rilisan Citra Records yang dilepas kepasaran sekitar tahun 1997. Seperti yang tercantum pada covernya, lagu lagu dalam album ini diambil dari original master yang dimiliki Jackson Record, mungkin itu juga salah satu penyebab lagu lagu dalam album ini memiliki kualitas yang sangat baik dan layak dengar.

Album ini hanya tersedia dalam format CD saja dan tidak tersedia dalam format kaset. Selain memuat lagu lagu dari album Franky & Jane, album ini juga memuat beberapa sisipan lagu dari album solo Franky Sahilatua ataupun Jane Sahilatua dilabel Jackson Record dengan total 15 track yang diawali dengan lagu Musim Bunga dan ditutup oleh lagu bertema sosial bertema keprihatinan terhadap anak anak yang hidup dijalanan dalam lagu Nyanyian Anak Jalanan.

Keseluruhan lagu dalam album ini sangat layak disimak, suara lembut dan melodi yang melenakan sangat pas sebagai tembang pelepas lelah setelah seharian bekerja, mungkin tracklist yang lumayan rare disini ada pada lagu Orang Orang Bukit, Di Gerbong 4 Kereta Rakyat, Dan Ketuk Semua Pintu dan terakhir ada favorit admin berjudul Bukit Timur yang menceritakan keteduhan rumah sederhana milik petani nun jauh disana, disebuah desa permai diantara bebukitan dan sawah membentang, jauh dari kebisingan dan kepanikan kota.

Semoga saja album album klasik milik Franky & Jane baik grup maupun solo dirilis dalam bentuk CD boxset, karena sangat sulit mencari lagu klasik Franky & Jane dengan kualitas baik, media digital streaming pun tidak banyak menyediakan lagu dalam setiap album secara penuh. Pada laman You Tube sebenarnya telah ada juga yang menggunggahnya baik per album maupun satu persatu, namun dengan kualitas sound yang masih dibawah standar karena memakai alat rekam seadanya dari media kaset.
 









 
....................
Tracklist CD:
 
01 Musim Bunga - Franky & Jane
     cipt. Franky
02 Bis Kota - Franky & Jane
     cipt. Franky
03 Perjalanan - Franky & Jane
     cipt. Yudhis/ Franky
04 Kepada Angin & Burung Burung - Franky & Jane
     cipt. Franky/ Yudhis
05 Panen Telah Datang - Franky & Jane
     cipt. Franky
06 Nona - Franky
     cipt. Yudhis
07 Siti Julaika - Franky & Jane
     cipt. Franky
08 Orang Orang Bukit - Jane
     cipt. Franky/ Hare
09 Di Gerbong 4 Kereta Rakyat - Franky & Jane
     cipt. Franky
10 Balada Wagiman Tua - Franky
     cipt. Yudhis
11 Dan Ketuk Semua Pintu - Franky & Jane
     cipt. Franky/ Yudhis
12 Rumah Kecil Pinggir Sungai - Franky & Jane
     cipt. Franky
13 Bukit Timur - Jane
     cipt.Johnny S./ Hare
14 Seperti Mata Air Kehilangan Sungai
     cipt. Franky/ Yudhis
15 Nyanyian Anak Jalanan
     cipt. Franky
 
 
Salam...

Album 'Balada Tukang Boat' karya & musik: Gombloh - Viki Vendy (Nirwana Record 1984)

Album 'Balada Tukang Boat' karya & musik: Gombloh - Viki Vendy (Nirwana Record 1984)
 
Album: Balada Tukang Boat
Artist: Viki Vendy & Gombloh
Kode: -
Label: Nirwana Record
Tahun: 1984
Harga (saat rilis): -
 
Nama Viki Vendy untuk saat ini mungkin sangat asing ditelinga masyarakat awam, ia merupakan salah satu teman akrab dari Gombloh dan sering ikut tampil kala kelompok Lemon Tree's melakukan pertunjukan, bermain gitar atau terkadang berposisi sebagai backing vokal tak menyurutkan semangatnya. Viki Vendy berpulang dengan hanya berjarak dua bulan saja dari kepergian Gombloh ditahun 1988. Kolaborasinya dengan Gombloh telah dimulai sejak tahun 1981 lewat album perdananya dengan membawakan lagu berjudul Duka Seorang Gadis dan Nyanyian Hati, kemudian album kedua ditahun 1982 membawakan karya berjudul Untukmu Kekasih dan Yang Lalu Biarlah Berlalu, pada tahun 1983 masih menyertakan satu lagu karya Gombloh berjudul Cinta Yang Hitam, dan baru dialbum keempat ini Gombloh membidangi seluruh lagu didalamnya baik musik, lirik dan juga aransemen lagu.
 
Berbeda dengan lagu lagu saat bersama kelompok Lemon Tree's yang terkadang bertema berat atau saat Gombloh membuat lirik puitis dalam tiga album awal Viki Vendy, album ini sangat berbeda dengan mayoritas lagu berisi lirik lirik jenaka, penuh canda dan jauh dari kesan serius, terkesan seenaknya dan sedikit melupakan norma kepuitisan. Meskipun memiliki lirik kocak, didalamnya masih terselip beberapa sindiran halus terhadap berbagai fenomena yang terjadi saat itu. Lirik lirik sederhana bernada kocak tersebut seperti terdapat dalam lagu Balada Tukang Boat yang juga dijadikan sebagai judul album, admin sebelumnya beranggapan bahwa isi lagu didalamnya adalah cerita seseorang yang berprofesi sebagai tukang supir boat atau speed boat yaitu sebuah kapal kecil cepat untuk moda transportasi, ternyata bukan, ia ternyata cerita tentang orang yang suka berbual, dalam lagu ini lebih spesifik menyebut tukang jual obat yang biasa mangkal dipasar pasar, atau lapangan baik desa maupun kota, ia menarik minat pengunjung dengan berbagai bualannya untuk menarik minat pembeli.
 
Lagu bertema kocak selanjutnya ada pada lagu bertema cinta berjudul Siti Zulaikah yang berisi puji pujian atau lebih tepatnya gombalan dari pemuda yang sedang kasmaran terhadap wanita pujaannya, seorang perawan desa yang penuh dengan pesona baik fisik maupun budinya. Cerita nyeleneh berikutnya masih bertema cinta tentang sepasang remaja yang tengah dimabuk asmara, ia bercinta disamping kandang sapi dan merepotkan orang sekampung dalam lagu Huru Hara. Tak lupa Gombloh juga menyelipkan sindiran terhadap fenomena urban tentang anak muda remaja kota yang suka dugem dalam lagu Pesta Kambing dan lagu Tarsan Kota menyoroti berbagai tingkah laku manusia perkotaan di zaman nuklir (modern). Mungkin diantara lagu lagu ini yang memiliki tema serius ada pada lagu Alinea Surat Kodok Tua yang merupakan surat berisi pesan bagi teman nun jauh disana untuk tidak lupa mengingat kampung halaman teduh, yang selalu berselimut kabut, narasinya masih sangat luar biasa dengan memberikan ilustrasi daun ilalang, sungai biru, pohon meranggas, sepi unggas dan penggunaan kata lainnya yang menurut admin sangat indah, jika dibawaan oleh Gombloh sendiri rasanya akan lebih luar biasa lagu ini.

Viki Vendy memang cukup berhasil membawakan lagu lagu karya Gombloh dalam album ini, sayang saja saat itu respon pasar tidak terlalu hangat. Mungkin karena ikon Gombloh begitu kuat, sehingga lagu lagu yang diciptakannya, terutama lagu dengan lirik semacam ini akan lebih cocok dibawakan oleh Gombloh sendiri. Seluruh album milik Viki Vendy termasuk album ini belum pernah dirilis ulang, baik dalam bentuk kaset maupun CD, sehingga tidak pernah akan ada kita temui dipasaran rilisan terbarunya, namun untuk album ini sepertinya telah diposting secara penuh dilaman You Tube, silahkan saja menuju kesana untuk mendengarkannya, semoga saja royalti masih mengalir kepada yang berhak.
 





 
...................
Viki Vendy - Balada Tukang Boat
Karya & Musik - Gombloh
Produksi - Nirwana
 
...
Hallo Sobat,
Selamat jumpa kembali dalam album kali ini,
Salam hangat dari kami yang rindu pada satu persahabatan yang tulus dan erat antara kami dan sobat semua sebagai insan nusantara ini, yang gandrung pada suara hal yang lain, sebagai pelampiasan rasa seorang manusia.
 
Pada album kali ini kami dengan bangga mengetengahkan sahabat kami yang karismatik VICKY VENDY dalam lagu yang kami olah berusaha berbagi sebaik mungkin, dan demi jalur yang kami harapkan sama dengan selera anda.
 
Untuk kali ini kami patut memberi jempol pada VICKY VENDY yang begitu baik membawakan lagu kami sehingga pas. Dan tak lupa pula sebagai manusia yang tak luput dari kekurangan, kami minta maaf bila ada kesalahan yang kami perbuat.
 
Sekian dulu, nanti kami sambung
Wassalam
 
ttd.
Gombloh 84.
 
.....
Tracklist Album:
 
Side A
01 Balada tukang BO'at
02 Siti Zulaikah
03 Huru Hara
04 Tarsan Kota
05 Punk Prek
 
Side B
01 Pesta Kambing
02 Dansa Bebek - Berdansa
03 Kang Rot
04 Duel Semut Merah
05 Alinea Surat Kodok Tua
06 Hey Jah !
     *semua lagu ciptaan Gombloh
 
 
Salam...

Album CD 'BEST OF THE BEST' versi Malaysia - Ebiet G. Ade (Music Valley Sdn. Bhd. 2003)

Album CD 'BEST OF THE BEST' versi Malaysia - Ebiet G. Ade (Music Valley Sdn. Bhd. 2003)
 
Sebenarnya untuk album kompilasi Ebiet G. Ade bertajuk Best Of The Best ini telah admin bahas sekitar enam tahun yang lalu pada tahun 2015 dengan memuat beberapa versi rilisan terutama format CD dan VCD, ulasannya ada disini: Album Best Of The Best - Ebiet G. Ade 1999, bedanya dengan postingan kali ini adalah ini merupakan versi cetakan atau rilisan Malaysia yang dirilis oleh label lokal bernama Music Valley Sdn. Bhd, saat itu label ini merupakan label lokal yang cukup besar, ia sangat produktif dengan berbagai macam rilisan baik album lokal maupun dari negeri tetangga serumpun termasuk Indonesia seperti Ebiet G. Ade ini yang ternyata cukup diminati disana dan memiliki jumlah penggemar cukup banyak di negara tersebut. Peredaran album ini mencakup tiga negara serumpun diluar Indonesia yaitu Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Album ini dirilis pada tahun 2003 di negara tersebut lewat lisensi dari label HP Record, namun logo Musica Studio's juga tercantum pada back cover album ini selaku pemilik master rekaman. Album ini juga sebagai awal pembuka bagi label Music Valley Sdn. Bhd. ketika kelak merilis 12 album klasik Ebiet G. Ade dalam bentuk CD dan kaset pada tahun 2006 yang juga sudah admin kupas tuntas dalam blog ini. Format CD yang dirilis oleh label ini hingga saat ini merupakan satu satunya rilisan CD untuk kategori album murni dari volume pertama hingga album 12 Seraut Wajah. Sayangnya admin mendapatkan kabar tidak baik tentang label ini yang ternyata sudah tutup produksi dan telah di akuisisi oleh label Universal Music pada tahun 2008 silam, sehingga otomatis album legendaris semacam ini tak akan pernah lagi dirilis dengan bentuk yang sama karena status beda kepemilikan.

Versi rilisan Malaysia ini isi lagu didalamnya sama persis dengan versi rilisan lokal, bentuk desain cover juga memiliki kesamaan dengan rilisan lokal meski terdapat beberapa perbedaan kecil pada bentuk lipatan cover depan dan gambar pada plat CD bagian depan dengan dominasi warna silver. Jika didalam negeri dirilis dalam bentuk tiga format yaitu CD, VCD dan kaset, maka di Malaysia album ini sepertinya hanya dirilis dalam bentuk CD dan kaset saja, admin hanya memposting format CD saja karena tidka mempunyai versi kasetnya. Setelah admin bandingkan, kualitas audio yang dihasilkan ternyata tidak jauh berbeda antara kedua rilisan ini, sangat jernih dan berkualitas. Hal ini mematahkan anggapan bahwa tidak semua rilisan album Indonesia di negara Malaysia memiliki kualitas kurang baik, sehingga admin hingga saat ini termasuk memfavoritkan setiap rilisan dari label Music Valley ini.

Ditengah perkembangan teknologi digital yang sangat deras ini, semua bentuk konten dapat di akses dengan mudah, salah satu yang terkena dampaknya adalah dunia industri musik, orang kebanyakan tidak lagi membeli album semacam ini untuk mendengarkan musik favorit. Saat ini telah banyak alternatif untuk mendengarkan musik berkat pesatnya perkembangan teknologi digital, salah satunya adalah lewat streaming. Mungkin ini juga penyebab tumbangnya banyak label rekaman karena tidak mampu beradaptasi dengan teknologi ini yang mengandalkan penjualan rilisan fisik. Album ini sendiri oleh label Musica Studio's telah diposting diberbagai platform resmi layanan digital streaming dan juga situs You Tube secara penuh, dalam rangka untuk memenuhi permintaan pasar digital dan usaha untuk mengikuti laju perkembangan zaman. Jika penasaran dengan kualitas audio yang diposting oleh label secara resmi ini, silahkan menuju laman tersebut dan klik pencarian dengan keyword: 'Best Of The Best Ebiet G. Ade full', pada layar nantinya akan menampilkan beberapa menu hasil, klik video yang memiliki cover album persis seperti ini yang diposting oleh akun Musica Klasik dan kemudian silahkan nikmati, kualitasnya sangat jernih dan layak dengar.
 
 
Format CD
...........
Album: Best Of The Best
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVHP 102 CD
Label: Music Valley Sdn. Bhd. & HP Record
Tahun: 2003
Harga (saat rilis): RM 12.90
 
 

 

 

 

 

 ..................
BEST OF THE BEST - EBIET G. ADE 2003
P. 2003 PT. Harmoni Dwi Selaras Perkasa
C. 2003 Music Valley Sdn. Bhd. (188675D)
11-15, Jalan 5/91, Taman Shamelin Perkasa, 56100 Cheras, Kuala Lumpur.
Tel. 03-92005724, 03-92852149 (10 Lines)
Fax. 03-92871383 / 92817158
Cetakan: AUDIO ART PRESS SDN. BHD.
81, Jalan Hujan Emas 8, Taman Overseas Union, 58200 Kuala Lumpur

....
Tracklist Album:
 
01 Aku Ingin Pulang
02 Kupu Kupu Kertas
03 Cinta Sebening Embun
04 Camellia II
05 Kalian Dengarkah Keluhanku
06 Rembulan Menangis
07 Menjaring Matahari
08 Elegi Esok Pagi
09 Untuk Kita Renungkan
10 Titip Rindu Buat Ayah
11 Nyanyian Rindu
12 Seraut Wajah
13 Masih Ada Waktu
14 Lagu Untuk Sebuah Nama
15 Berita Kepada Kawan
     *semua lagu ciptaan Ebiet G. Ade


Salam...