Thursday, August 18, 2016

Album 'Badai Pasti Berlalu' - Chrisye/ Eros Djarot/ Yockie Suryoprayogo (Irama Mas 1977)

Album 'Badai Pasti Berlalu' - Chrisye/ Eros Djarot/ Yockie Suryoprayogo (Irama Mas 1977)

Album ini dikenal sebagai soundtrack dari film yang berjudul sama, namun sebenarnya hal tersebut rasanya kurang tepat karena isi didalamnya merupakan gabungan dari beberapa project soundtrack yang pernah ditangani oleh Eros Djarot. Singkatnya setelah film tersebut rilis dan berhasil menyita perhatian publik, album soundtrack film BPB ini banyak dicari namun saat itu memang belum ada rilisan albumnya dipasaran. Master album BPB ini kala itu tengah dipegang oleh Eros Djarot dan tengah proses negosiasi harga dengan label Pramaqua untuk proses peredaran album, label tersebut sebenarnya sangat berminat namun deal harga belum mencapai kata sepakat. Disisi lain saat itu jadwal Eros Djarot untuk berangkat dalam rangka memenuhi undangan beasiswa melanjutkan studi ke London, Inggris dan tidak memungkinkan lagi untuk proses negosiasi harga, akhirnya peredaran album ini Eros Djarot percayakan kepada Irama Mas yang sebenarnya bukan sebuah label rekaman, melainkan hanya studio penyewaan recording dan teknisi yang dimiliki oleh Ing Chung. Eross Djarot mampu meyakinkan Ing Chung untuk mengedarkan album ini, setelah sebelumnya juga meragukan seperti halnya produser lain apakah album ini akan laku atau tidak.
 
Album ini sendiri direkam setelah film selesai dirilis, Eros Djarot, Chrisye, Jockie, Berlian dibantu Fariz RM kembali berkumpul untuk merekam lagu lagu tersebut dalam versi lebih rapinya, sebagai pelengkap ditambahkan lagu lagu dari soundtrack film Perkawinan Dalam Semusim tahun 1976 yang merupakan project Eros Djarot bersama Debby dan Keenan, plus lagu lagu baru saat itu seperti Merepih Alam dan Instrumental lagu E&C&Y. Tanpa diduga sebelumnya, album ini meledak dipasaran selang beberapa minggu setelah album ini rilis, media massa membahasnya, kritikus pun tak mau ketinggalan pula mengulas. Album ini dianggap sebuah dobrakan besar di kancah musik Indonesia saat itu, pembaharu dalam musik pop dengan nuansa yang lebih elegan dan berkelas.
 
Mereka saat itu berkumpul untuk proses rekaman album setelah project film BPB selesai, sehingga dirasa tidak perlu mengikutsertakan kembali Broery Pesoelima, selain itu ada beberapa pertimbangan lain seperti kata Chrisye dalam buku Chrisye Sebuah Memoar Musikal 2007 oleh Alberthiene Endah hal 132 - 133, bahwa '..tak ada salahnya lagu lagu yang kami garap kemudian diabadikan sebagai sebuah album, hitung hitung kenangan bahwa kami pernah kerja bareng', dan pada halaman tersebut juga dikatakan bahwa Eros Djarot menunjuk '..kamu saja yang nyanyi Chris sama Berlian' dan disetujui oleh Chrisye, sepertinya ide awal memang lebih kepada mengabadikan kenangan kerja bareng tersebut kedalam sebuah album saja dan bukan money oriented. Nasib kemudian berkata lain, album ini sangat laku keras dipasaran dan semua itu diluar ekspektasi mereka sendiri sebagai kreator.
 
Mungkin karena merasa ditinggalkan atau tergiur dengan gegap gempita BPB ini, kemudian Broery pada akhirnya lebih memilih merekam sendiri album ini bersama iringan De Meicy dalam versi ia sendiri, ada 7 lagu yang dibawakannya bersama label Remaco yaitu Serasa, Pelangi, Merpati Putih, Baju Pengantin, Matahari, Khayalku dan Angin Malam. Album BPB 77 yang dinyanyikan dalam versi Broery Pesoelima ini memiliki cover album yang sama persis, bedanya kali ini terdapat foto Broery yang ditempelkan pada cover untuk menutup bagian tulisan Chrisye, Eros Djarot dkk, kemudian ada penambahan kalimat 'The Original Singer Broery The Meicy', sangat provokatif sebenarnya dan ada kesan untuk mengklaim bahwa versinya merupakan yang paling original. Kenyataannya Broery sebenarnya sama berhaknya atas album ini dan tak ada yang bisa menahannya ketika ia berkeinginan untuk merilis dalam versinya sendiri karena dalam proses pengerjaan ost filemnya ia juga aktif berkontribusi. Sebenarnya bagi yang pernah menonton film ini maka akan terdengar suara Broery melantunkan lagu didalamnya, ada 4 lagu yang benar benar masuk dalam film yaitu Merpati Putih, Matahari, Baju Pengantin dan BPB sendiri merupakan versi yang ia nyanyikan, sementara versi yang dibawakan Chrisye urung dimasukkan karena Teguh Karya selaku sutradara merasa keberatan dengan karakter suaranya yang saat itu belum terlalu terkenal sebagai penyanyi solo.

Pada sekitar tahun 2011 album ini pernah dirilis dalam bentuk CD dibandrol dengan harga yang lumayan tinggi, senilai 100.000 rupiah dan di edarkan diseluruh cabang penerbitan buku Gramedia. Namun sepertinya usaha ini tidak didukung dengan persiapan yang matang, seperti tidak adanya upaya dari pihak penerbit dalam hal ini Didi Bofa untuk merangkul semua elemen yang terkait sebelumnya, pihak yang berhak akhirnya memberikan somasi keberatan atas beredarnya album ini dan karena memang tidak memiliki dasar hukum yang kuat, akhirnya album ini kembali ditarik dari peredaran. Versi CD album ini sebenarnya kualitas soundnya sangat biasa, sepertinya tidak di mastering dengan baik, hanya di convert dari PH atau kasetnya saja. Masih lebih mantap hasil rippingan sendiri dari kaset originalnya. Semoga kedepan ada rilisan format CD dengan kualitas yang prima dan memiliki legalitas jelas, tak kalah penting juga memiliki harganya terjangkau.

Format kasetnya sendiri telah dirilis berulang kali oleh label Irama Mas, sampai memasuki era tahun 2000 tercatat masih ada versi rilisan barunya. Format rilisan awalnya ditandai dengan nama Chrisye masih bernama Christian, kemudian setelah album Sabda Alam meledak, nama pada covernya ikut dirubah menjadi Chrisye pada rilisan selanjutnya. Setelah era tahun tahun tersebut berlalu selama beberapa dekade bahkan hingga saat inipun album ini masih dianggap terbaik dan klasik. Pada tahun 1999 Chrisye bersama Erwin Gutawa dibantu pasukan musisi berbakat tanah air ditambah tim orkestrasi dari Australia atas inisiasi dari label Musica Studio's kembali meremake album ini dengan sound lebih modern dan musik yang lebih gahar, ulasannya ada DISINI. Meskipun begitu, versi awal dari album ini tetap tak tergoyahkan, karena memang tiang tiang kokohnya ada di versi klasiknya, sementara versi terbaru adalah versi pengembangan dari sebelumnya.

Format KASET rilisan Awal 1977
.............................
Album: Badai Pasti Berlalu
Artist: Chrisye Dkk
Kode: -
Label: Irama Mas
Tahun: 1977
Harga (saat rilis): -





Format CD rilisan 2011
............................
Album: Badai Pasti Berlalu
Artist: Chrisye Dkk
Kode: -
Label: Arasy Cinta Sakti
Tahun: 2011
Harga (saat rilis): 100.000,-




.........................
Badai Pasti Berlalu

Guest Star: Yockie S. (Keyboards/ Drum)
Eros Djarot: Syair
Christian: Bass/ Gitar
Fariz: Drum

Terimakasih pada Keenan dan Debby untuk lagu lagu: Semusim, Angin Malam, Khayalku.
Arrangement: Eros, Christian, Yockie
Juru Rekam: Stanley
Rekaman Studio: Irama Mas


Side A
01 Merpati Putih
     cipt. Erros Djarot
02 Matahari
     cipt. Erros Djarot
03 Serasa
     cipt. Erros Djarot/ Chrisye
04 Khayalku
     cipt. Erros Djarot/ Debby N.
05 Angin Malam
     cipt. Erros Djarot/ Debby N.
06 Merepih Alam
     cipt. Erros Djarot/ Chrisye

Side B
01 Semusim
     cipt. Erros Djarot
02 Baju Pengantin
     cipt. Erros Djarot
03 E&C&Y (instrumentalia)
04 Cintaku
     cipt. Erros Djarot/ Debby Nasution
05 Badai Pasti Berlalu
     cipt. Erros Djarot
06 Pelangi
     cipt. Erros Djarot
07 Merpati Putih (instrumentalia)  


Salam...

12 comments:

  1. saya termasuk penggemar berat BDB, saya telah mengkoleksi 1 buah kaset, 1 buah novel dan 2 buah CD yang keluaran Arasy Cinta Sakti tahun 2011 dan keluaran Irama Mas tahun 2013, dan namun masing2 ada kekurangannya terutama dari sisi suara yang sepertinya bukan di-remaster ulang, dan juga untuk Lagu Merpati Putih yang tertulis instrumentalia pada versi 2011 ternyata bukan versi instrumentalia (sama2 ada lirik-nya) sedangkan versi 2013 lagu tersebut tertulis pada no.13 namun tidak ada pada keping cd-nya alias hanya sampai lagu no.12. yaitu Badai Pasti Berlalu. yah .... yang paling komplit berarti yang versi kaset-nya saja sepertinya.
    sampai sa'at ini saya masih menantikan rilisan filem-nya entah itu dalam bentuk dvd atopun blueray untuk saya koleksi supaya jadi benar2 komplit, semoga saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener, dua versi CD nya ga ada yang beres yah, aku malah sempat kepikiran kalau rilisan 2013 Irama Mas itu bajakan, ternyata asli, makanya ga ikut nungul di sini ulasan cd versi irama masnya

      untuk sound masih enakan convert sendiri dari kasetnya saja sepertinya.

      kalau saya lebih ke fans Chrisye nya, filem tidak terlalu ngikutin.
      dvd atau blue ray untuk filemnya sepertinya masih jauh dari harapan untuk dirilis ulang. masih ngandalin youTUBE hehe..

      Delete
    2. Mas, kalau secara sound, CD BPB keluaran Irama Mas th 2013 itu gimana dibandingkan kaset BPB rilisan awal?
      Soalnya skrg udah susah banget nyari kaset yg rilisan awalnya.
      Oiya mas, kalo rip kaset ke digital biasa pake apa software nya?

      Delete
    3. wah saya lebih menyarankan untuk membeli kaset rilisan awalnya, karena sound lebih bagus dan pitanya lebih bandel, kemudian harganya juga ga terlalu mahal. seller kaset di fb banyak yang menjualnya kok.

      rip/ convert kaset ke digital lebih ribet mas, silahkan googling saja gimana caranya secara detail. banyak kok blog yang mengulasnya. bisa pakai tape deck atau walkman yang kualitas bagus kemudian sambung ke pc memakai software tentunya.

      Delete
  2. Ok mas. Oiya, kalo dari kualitas sound, adakah perbedaan dari rilisan paling awal kaset BPB (yg di cover masih tertulis Christian) dengan rilisan awal yg keluar setelahnya (nama di cover sudah diganti Chrisye)?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas..
      dulu saya punya tiga versi rilisan, hanya tinggal versi christian saja skrang. dua versi sudah dibarter kaset lain dengan teman fb.
      sepertinya sama untuk lagu di dalamnya, cuma rilisan awalnya lebih antiq saja.

      sepertinya untuk rilisan awal ini mp3nya sudah banyak yang unggah, tinggal search, download, beres.

      Delete
  3. itu yangkyang cetakan pertama? emang songlistnya begitu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya benar, memang seperti itu adanya, saya juga berusaha untuk objektif dengan menampilkan apa yang ada pada teks dengan tidak merubah atau mengganti tulisan didalamnya, kecuali ejaan yang salah pada teks kaset tersebut.

      salam..
      terimakasih sudah mampir.

      Delete
  4. halo mas, untuk versi CD Irama Mas 2013 apakah memang ada part yg seperti terputus sejenak di beberapa lagunya ya? apakah semua CD rilisan irama mas seperti itu ya? sound biasa saja, memang jauh lebih bagus yang rilisan kaset.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam mba..

      kayaknya malah lebih garing bunyinya yang versi mika 2013 itu mba, tidak ada terputus sepertinya, hanya track lagu instrumentalia merpati putihnya ga ada di rilisan tersebut.
      soundnya lumayan juga sih, tetapi memang tidak ada yang mengalahkan sound kaset rilisan awalnya ini.

      terimakasih sudah mampir,
      salam..

      Delete
  5. tolong dong dibahas yg versi broery
    dan kenapa di tracklist versi broery ada judul lagu "cinta dipagi hari" tp di kasetnya gak ada lagu itu...
    thanx

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itulah pak, versi broery saya sendiri belum memiliki kasetnya jadi tidak bisa di posting di blog, saat ini saya hanya mendengar dari you tube saja.

      Cinta di pagi hari yang jelas tidak masuk dalam album BPB, ia hanya pelengkap di side b pak, diambil dari album solo broery. nah yang untuk sountrack BPB itu khusus di side a nya saja.

      Delete

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..