Album 'Kala Cinta Menggoda' - Chrisye (Musica Studio's 1997)
Saat ini untuk urusan menikmati musik bisa dikatakan sangat mudah dengan berbagai alternatif pilihan lewat menjamurnya berbagai platform layanan digital streaming musik resmi, ataupun hanya cukup dengan mengunjungi laman You Tube sudah cukup lengkap memuat lagu lagu yang kita inginkan, seperti halnya album ini, oleh label Musica Studio's lewat beberapa channel seperti Musica Klasik telah mengunggahnya secara lengkap, baik bundel satu full album maupun secara satuan dengan kualitas bagus. Meskipun begitu, album fisik semacam ini masih memegang peranan penting dalam khazanah perbendaharaan musik, ia banyak memuat informasi terkait proses pengerjaan album, credit title para musisi terkait dan para pencipta lagu, yang tentu saja tidak pernah ada pada platform layanan digital tersebut. Selain itu, yang tidak bisa dibantah adalah album fisik sebagai penanda sah bahwa kita memang menghargai musisi yang kita idolakan tersebut.
Dalam album luar biasa ini, yang merupakan project kedua Chrisye dengan Erwin Gutawa, kita dapat melihat credit title yang sangat panjang, tercatat banyak nama nama besar ikut dirangkul oleh Erwin Gutawa selaku produser dan penata musik. Totalitas sangat terasa dalam album ini, pada beberapa lagu kita dapat mendengarkan lagu dengan nuansa etnik, dance, klasik dan keroncong dibalut indah nuansa orkestrasi melenakan dari Australia, mastering juga dilanjutkan dinegara tersebut untuk mendapatkan kualitas audio yang mumpuni, meskipun pada saat itu di Musica Studio's teknologi masteringnya juga sudah bukan kelas kacangan. Para pencipta lagu yang digandeng dalam album ini selain mereka yang sudah berstatus kawan lama, beberapa diantaranya juga merupakan musisi muda tenar saat itu seperti Yovie Widianto dan grup band Base Jam. Bisa dibayangkan, berapa digit dana dihabiskan untuk proses pembuatan album ini, dana besar bertemu orang orang hebat bertotalitas tinggi menghasilkan karya sepadan. Waktu kemudian membuktikan bahwa karya semacam ini akhirnya abadi sepanjang masa.
Album yang dirilis pada akhir tahun 1997 ini cukup booming pada masanya dengan menyabet beberapa penghargaan dalam AMI Awards 1998 seperti kategori Artis Solo Pop Pria Terbaik, Pencipta Lagu Terbaik untuk Guruh Sukarno Putra, kategori Produser/ Penata Musik Terbaik untuk Erwin Gutawa. Video klip yang digarap oleh Dimas Djayadiningrat juga rajin wara wiri di televisi nasional dan luar negeri, bahkan mendapat penghargaan untuk MTV Video Music Award for South-East Asia pada September 1998. Album ini juga melambungkan satu lagu bertema religi yang sangat fenomenal, potongan lirik religi ini tercantum pada bagian depan cover, seharusnya album ini berjudul Ketika Tangan dan Kaki Berkata yang merupakan judul lagu tersebut, namun album ini malah diberi judul Kala Cinta Menggoda yang sama sekali tidak tercantum atau muncul pada cover depan, lumayan unik menurut admin pribadi. Bisa jadi karena faktor jualan sehingga dipilih lagu andalan yang bakalan hits sebagai judul album.
Rancangan grafis album ini dikerjakan dengan sangat apik oleh Gauri Nasution, seorang sahabat beliau sejak lama. Selain gitaris handal, ia juga memiliki kepekaan seni rupa luar biasa dan telah lama mengerjakan rancangan grafis untuk berbagai album solo Chrisye, ia memang memiliki cita rasa tersendiri dalam mengerjakan rancangan grafis semacam ini. Jiwa seninya diasah di Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ), yang saat ini menjadi IKJ, dan dilanjutkan dengan sekolah Commercial Art pada Art Instruction Schools, New York, USA, dengan bakat dan tempaan disekolah ini maka tak heran jika skillnya sangat mumpuni. Jay Subiakto yang terkenal sebagai fotografer dan juga sutradara film dalam album ini didapuk untuk mengambil sesi foto, terutama untuk keperluan desain cover sampul depan album.
Saat dirilis album ini dilepas kepasaran dalam format kaset dan juga CD, format kaset hanya mengalami satu kali perilisan saja, sementara untuk format CD, setelah dirilis pertama kalinya pada tahun 1997 kemudian dicetak ulang untuk kedua kalinya pada tahun 2004 secara bersamaan dengan album Chrisye lainnya yang berada di label Musica Studio's. Album ini terus dicetak hingga beberapa tahun setelahnya secara eceran, tahun perilisan dapat di lihat pada stiker lunas PPN pada tiap tiap keping CD. Puncaknya pada tahun 2007 dengan perilisan album bertajuk Trilogi Masterpiece Chrisye yang terbagi dalam 3 bagian boxset besar, masing masing boxset berisi 7 album Chrisye dalam bentuk CD secara bundel tanpa casing jewel case dan cover album standar seperti yang terdapat pada versi ecerannya, sebagai gantinya versi Boxset Trilogi ini memberikan booklet berisi pembahasan setiap album dan beberapa foto eksklusif pada masing masingnya yang di susun oleh pengamat musik Denny Sakrie.
Kualitas audio untuk berbagai rentang tahun perilisan ini sepertinya sama, label sekelas Musica Studio's memang tidak perlu diragukan lagi untuk mutu produknya, apalagi untuk era 2010 kebelakang. Untuk saat ini perilisan album dalam bentuk vinyl atau piringan hitam tengah happening dan untuk sementara waktu perilisan dalam bentuk CD tengah ditinggalkan oleh label, sehingga bagi yang ingin mengoleksinya harus mengejar rilisan lama seperti ini. Semoga saja suatu saat nanti masa kebangkitan CD akan kembali lagi, meskipun sepertinya tidak untuk beberapa tahun mendatang.
Format CD rilisan 2004
...............
Album: Kala Cinta Menggoda
Artist: Chrisye
Kode: MSCD 0168
Label: Musica Studio's
Artist: Chrisye
Kode: MSCD 0168
Label: Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): 35.000,- ...................
Terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pendukung hingga terwujudnya album ini.
Dan juga terima kasih kepada Punt Hill Apartment 'Oma' Deidre, Melbourne, Gado gado dan rendang keluarga Thariq Mahri, Melbourne.
Semoga Allah SWT membalas segala amal dan ibadah teman teman dan rekan rekan semuanya.
Aamiin.
Wassalam
Chrisye
...
Album Chrisye 1997:
Produser Eksekutif - Indrawati Widjaja
Konsep & Produser Album - Erwin Gutawa & Chrisye
Aransemen Musik - Erwin Gutawa
Studio Rekam - Musica Studio's, Jakarta
Juru Rekam - Danny Lisapaly
Studio Rekam Orkestra dan Alat Tiup - Allan Eaton Studio, Melbourne, Australia
Juru Rekam - Robin Gray
Studio Penataan Rekam - Kiss Music Studio, Melbourne, Australia
Penata Rekaman - Guy Gray
Pembantu Penata Rekaman - Andy Baldwin
Supervisi - Danny Lisapaly
Studio Mastering/ Pemitaan Induk - 301 Studio, Sydney, Australia
Juru Pemitaan Induk - Don Bartley
Juru Sunting Dengan 'Sonic Solution' - Mazen Murad
Koordinator Pelaksana & Produksi Rekaman - Bass Productions
Koordinator Rekaman di Australia - Elena Zachnas
Koordinator Musisi/ Penyanyi Tradisional - Idris AR, Ika Santi
Foto Sampul - Jay Subiakto
Desain Sampul - Gauri Nasution
Kontraktor Untuk Orkestra dan Alat Alat Tiup - The Orchestra Manager, Ron Layton, Melbourne, Australia
Konduktor Orkestra - Brett Kelly
...
Musisi Orkestra:
Biola - Marry Allison/ Kirsty Bremner/ Gretta Bull/ Mark Drummond/ Peter Edwards/ Peter Fellin/ Deborah Goodall/ Christine Johnson/ Julia de Jonghe/ Leon la Gruta/ Ron Layton/ Robert Macindoe/ Rudolf Osadnik/ Richard Panting/ David Shafir/ W. Statkiewicz/ George VI/ Izja Wasserman
Biola Alto - Katie Atkinson/ DanielleBright/ Simon Collins/ Carolyn Jackson/ Isabel Morse/ Richard Wright
Cello - Rachel Atkinson/ Keith Johnson/ Gerald Keuneman/ Simon Meighan/ Sarah Morse/ Andrea Taylor
Bas - Dale Jones/ Suzanne Lee/ Steve Reeves/ Mathew Thorne
Flute - Wendy Clarke/ Prue Davis
Oboe - Michael Pisani
Klarinet - Philip Miechel
Horn - Russel Davis/ Geoff Lierse
Trombon - Ken Mc Climont/ Ian Perry
...
Ralat:
Sisipan tengah pada lagu Kala Cinta Menggoda
'Loro Wuyung' cipt. Ismanto
Publisher Penerbit Music Pertiwi (PMP)
...
Tracklist Album:
01 Untukku - Yovie Widianto
Erwin Gutawa - Papan Kunci/ Program Perkusi & Dram
Tohpati - Gitar Akustik
Indro - Gitar Bass
Suara Latar - Fika/ Inong/ Gideon Hallatu
Solo Vokal pada tengah lagu - Fika
Arransemen Orkestra - Erwin Gutawa
Orkestra - The Orchestra Manager, Melbourne, Australia
Konduktor - Brett Kelly
02 Kala Cinta Menggoda - Guruh Sukarno Putra
Mas Dirno - Alat Musik Keroncong/ Cuk & Cak
Mas Darmanto - Cello Kendang
Ibu Sri Surani - Sinden Jawa/ Sisipan Tengah dari Tembang Loro Wuyung
Erwin Gutawa - Papan Kunci/ Bas Sintetis/ Program Dram & Perkusi
Tohpati - Gitar Listrik
Suara Latar - Fika/ Inong/ Gideon Hallatu
03 Kembalilah - Tito Soemarsono
Erwin Gutawa - Piano Akusti/ Papan Kunci/ Program Perkusi
Hendri Lamiri - Biola Solo
Tohpati - Gitar listrik & Akustik
Uce Hariono - Dram
Indro - Gitar Bass
Koor - Pita Lopies/ Inong/ Jeanny/ Devi Nurulita Sari/ Gideon Hallatu/ Boy Clemens/ Gene Sahetapy/ Edo Kondologit
04 Kalimantan - Guruh Sukarno Putra
Erwin Gutawa - Program Dram & Perkusi/ Papan Kunci/ Bas Sintetis
Iyan - 'Sampe' Gitar Kalimantan Timur
Iyan/ Idris - Perkusi Etnik
Efek Suara - Iyan/ Edo/ Gideon Hallatu/ Boy Clemens/ Gene Sahetapy
05 Mawar Merah - Budi Bhidun
Erwin Gutawa - Piano Akustik/ Bas/ Papan Kunci & Program Drum
Krisna - Harmonika
Suara Latar - Pita Lopies/ Inong/ Gideon Hallatu/Boy Clemens
06 Ketika Tangan dan Kaki Berkata - Chrisye/ Taufiq Ismail
Erwin Gutawa - Piano Akustik & Harpsichord
Suara Latar - Pita Lopies/ Gideon Hallatu
Aransemen Orkestra - Erwin Gutawa
Orkestra - The Orchestra Manager, Melbourne, Australia
Konduktor - Brett Kelly
07 Sahabat - Chrisye/ Rina RD
Erwin Gutawa - Piano Listrik & Papan Kunci
Uce Hariono - Dram
Indro - Gitar Bass
Tohpati - Gitar Akustik
Iwan Wiradz - Perkusi
Suara Latar - Pita Lopies/ Inong/ Gideon Hallatu/ Boy Clemens/ Gene Sahetapy
Tambahan lirik Sumba - Nanji Kapita/ Ngguli Kapita
08 Kan Berlalu - Base Jam
Aminoto Kosin - Piano & Organ
Bintang - Gitar Bass
Eddy Kemput - Gitar Listrik
Harry Gorro - Dram
Erwin Gutawa - Loop Perkusi
Iwan Wiradz - Shaker & Tamborin
Aransemen Tiup - Erwin Gutawa
Seksi Tiup:
Trumpet - Greg Moundrell/ Rob Venier
Saksofon Tenor - Tony Hicks
Trombone - John Courtney
09 Gelap 'kan Sirna - Tohpati/ Elena Zachnas
Tohpati - Gitar Akustik
Erwin Gutawa - Piano Akustik & Bas
Uce Hariono - Dram
Aransemen Orkestra - Erwin Gutawa
Orkestra - The Orchestra Manager, Melbourne, Australia
Konduktor - Brett Kelly
10 Negeriku - Chrisye/ Rina RD/ Yanti Noor
Erwin Gutawa - Loop Perkusi & Organ
Aminoto Kosin - Piano & Papan Kunci
Ronald - Dram
Indro - Gitar Bas
Tohpati - Gitar Listrik & Akustik
Suara Latar - Gideon Hallatu/ Boy Clemens/ Gene Sahetapy/ Edo Kondologit
Suling Batak - Syaiful Hadhy Rumapea
Koor Tradisional 'Aceh' - Idris AR/ Usman Pase/ Tri Endah Bonowati
Sisipan tengah dan akhir lagu dari tari Ratoh Duek/ tari Saman Tambahan lirik Aceh - Idris AR
Aransemen Tiup - Erwin Gutawa
Seksi Tiup:
Trumpet - Greg Maundrell/ Rob Venier
Saksofon Tenor - Tony Hiks
Trombone - John Courtney
Solo vokal pada akhir lagu - Edo Kondologit
Salam...
Saat itu lagu ketika dan kaki berkata, hampir gak dijadi masuk ke album ini karena saat itu Taufiq Ismail kebingungan mencari inspirasi liriknya. Sedangkan Chrisye diuber deadline dan harus pergi keluar luar negeri
ReplyDeleteAkhirnya sempet Chrisye bikin lirik alternatif nya, setelah beberapa menit Taufiq Ismail mengirim lirik lagu nya lewat faxmili barulah lagu ini ditake, saat distudio Chrisye seperti ga kuat untuk lagu ini karena beberapa kali beliau menangis saat nyanyi dibagian awal lirik nya, akhirnya Denny operatornya Musica menelpon Yanti untuk datang ke studio barulah setelah istrinya datang dan Chrisye disuruh untuk wudhu,dan lagu ini adalah one take care Chrisye gak kuat untuk take lagu ini berulang-ulang katanya beliau