Wednesday, March 8, 2017

1910 - Iwan Fals (Musica Studio's 1988)

1910 - Iwan Fals (Musica Studio's 1988) 

Album: 1910
Artist: Iwan Fals
Kode: MSC 7627
Label: Musica Studio's
Tahun: 1988
Harga (saat rilis): 2.500,-

Maksud dari judul 1910 adalah merujuk kepada kejadian tabrakan kereta api di kawasan Pondok Betung, Bintaro, Tangerang pada Senin pagi tanggal 19 bulan Oktober tahun 1987 yang banyak memakan korban jiwa, jadi konsepnya adalah perpaduan antara tanggal 19 dan bulan 10 yang disatukan menjadi 1910. Selain mengangkat kisah tragedi tersebut, didalamnya juga terselip kritik terhadap para pejabat atau penguasa yang disebut oleh Iwan Fals dengan julukan 'tuan di belakang meja' pada liriknya, para tuan tersebut secara  beramai ramai mengucapkan bela sungkawa seakan sudah menyelesaikan masalah namun ternyata tak lebih hanya pencitraan saja tanpa memberi tindakan pasti.

Fokus pada album ini memang menyoroti kejadian kecelakaan kereta api yang tengah booming saat itu, sehingga lagu 1910 diputuskan sebagai judul utama, selain itu 1910 merupakan nama yang unik dan baru sehingga akan lebih berkesan jika dijadikan sebagai judul sebuah album, letak lagunya sendiri berada di urutan paling bawah pada side B, sebuah hal yang tak lazim juga karena biasanya judul lagu yang di jadikan judul album berada di urutan pertama side A.

Album ini sendiri menjadi salah satu album yang penjualannya meledak dipasaran, wajar saja sebab selain warna musiknya yang keren, materi di dalamnya juga sangat bagus menyoroti berbagai persoalan kehidupan, selain kasus tabrakan maut kereta api ini, ada pembahasan bernas lainnya seperti derita suku pedalaman yang hutannya hilang, seseorang yang mati terbunuh dan terkapar di tumpukan sampah, cerita cinta receh ala anak remaja, kisah anak anak yang mencuri mainan karena tak sanggup membelinya, pemuda pengangguran yang naksir seorang wanita cantik, ungkapan cinta terhadap ibu dan sebagainya.

Semua track dalam album ini layak simak dan keren. Disini Iwan Fals sejenak meninggalkan corak country yang membesarkan namanya dan tengah asyik ber-rock n' roll ria, hal ini didukung dengan pita suaranya yang mampu menjangkau nada nada tinggi dengan sangat baik, kemudian karakter suaranya telah berubah menjadi lebih berat dari era sebelumnya yang berciri cempreng melengking.

Ian Antono gitaris God Bless adalah orang di belakang semuanya, dialah yang berperan aktif sebagai peramu musik di album ini, pas saja rasanya lirik bertema amarah dan keputusasaan dibalut dengan musik rock, pesan yang di sampaikan lebih masuk dan mengena dihati para pendengarnya. Album ini juga sebagai gerbang pembuka bagi album masterpiece musik Iwan Fals lainnya dengan corak rock seperti Mata Dewa, Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu kemudian dilanjutkan dengan group legendaris Swami dan Kantata Takwa yang banyak menetaskan lagu abadi hingga kini.

Cover album yang di kerjakan oleh Boedi Soesatio ini memang greget, salah satu rancangan grafis dengan konsep terbaik. Mempunyai warna dasar bercorak merah putih, ada cap jempol besar didalamnya terdapat foto Iwan Fals, untuk memperjelas maksud dari 1910 disamping cover ditambahkan gambar potongan tiket kereta api. Pada kertas teks didalamnya yang terpisah, terdapat foto Iwan Fals yang masih sama dengan foto cover luar namun terlihat lebih besar dan jelas, tengah menunjuk ke depan.

Menurut data, foto ini diambil masih sekitaran tahun 1984, album Barang Antik. Saat itu Iwan Fals memang tengah giat giatnya berolah raga seperti karate dan sepak bola sehingga memiliki postur badan yang bagus, terlihat dari otot bahu, dada dan lengan yang terbentuk dengan sangat baik. Foto di ambil oleh  Ferry Ardianto. Minusnya cover album ini adalah tidak adanya credit title tambahan berupa nama nama musisi lainnya yang ikut mendukung album ini, hanya tertulis Musik: Ian Antono.

Setelah admin kroscek memang benar bahwa semua instrumen di sini dimainkan oleh Ian Antono sendiri kecuali bass dan mixing oleh Heirrie Buchaery, karena ia memang sangat menguasai semua alat musik selain gitar sebagai senjata utamanya atau dengan istilah musisi dengan banyak skill dalam memainkan alat musik tersebut disebut dengan istilah multi instrumentalis.

Album ini sejak pertama kali dirilis masih terus di cetak ulang dalam format kaset pada tahun tahun setelahnya, hanya saja pada rilisan selanjutnya kertas teks terpisah tidak di sertakan kembali, ia hanya ada di versi cetakan awal ini saja. Untuk rilisan selanjutnya, teks telah digabung secara memanjang dengan kertas cover luarnya dan tanpa memuat foto besar Iwan Fals lagi didalamnya.

Semoga saja album ini segera di rilis ulang dalam format CD dengan kualitas baik dan juga garapan cover seperti album awalnya pada periode mendatang. Lagu didalamnya untuk dua cetakan yang admin punyai ini, semua lagunya hingga penghabisan coda, tetapi untuk 1910 tidak sampai penghabisan, sedikit terpotong pada ujungnya, yang ditutup dengan bunyi kereta lewat.






......................... 
Terimakasih buat yang membantu
terbitnya album ini

Salam
Iwan Fals

Perancang Grafis - Boedi Soesatio 
Potographer - Ferry Ardianto 
Musik - Ian Antono 
Operator - Mas Herry Buchaery 

............
Tracklist:

Side A
01 Buku Ini Aku Pinjam cipt. Iwan Fals
02 Ada Lagi Yang Mati cipt. Iwan Fals
03 Ibu cipt. Iwan Fals
04 Mimpi Yang Terbeli cipt. Iwan Fals
05 Balada Orang Orang Pedalaman cipt. Iwan Fals/ Ian Antono

Side B
01 Nak cipt. Iwan Fals
02 Semoga Saja Kau Benar cipt. Iwan Fals
03 Engkau Tetap Sahabatku cipt. Iwan Fals/ Ma'mun
04 Pesawat Tempurku cipt. Iwan Fals
05 1910 cipt. Iwan Fals


Salam..

2 comments:

  1. Saya punya kaset 1910 ini dalam kemasan box, tapi sayangnya justru lagu "1910" tidak full. Sebelum masuk di bait "saudaraku, pergilah dengan tenang.. dsb" malah keburu di-fade out.
    Itu rilisan ke berapa ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada banyak versi untuk album ini bang, yang saya bahas disini kebetulan rilisan awalnya dengan ciri teks lagu di buat secara terpisah seperti di atas, dan untuk lagu 1910 memang tidak full, bikin kecewa sih.

      banyak kekurangan sebenarnya untuk album ini, bahkan ada yang rilisan tahun 2004 atau tahun 98 malah lagu 1910 nya tidak ada, langsung di tutup dengan pengulangan lagu nak.

      kemasan box rilisan awalnya di tandai dengan ciri ciri kode return di samping 08/89 yang berarti dirilis setahun sebelum tanggal tersebut yaitu 08/88.

      terima kasih sudah mampir
      salam...

      Delete

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..