Wednesday, March 31, 2021

Album Senyawa format CD dan KASET rilisan awal - Chrisye (Musica Studio's 2004)

Album Senyawa format CD dan KASET rilisan awal - Chrisye (Musica Studio's 2004)
 
Ini merupakan album terakhir yang dirilis secara penuh menurut diskografi Chrisye sebelum beliau wafat pada tahun 2007, namun untuk beberapa album yang memuat lagu single, beliau masih melepas lagu baru dalam sebuah album kompilasi solo maupun bersama artis lainnya seperti sebuah album untuk tribute bagi maestro Titik Puspa, dan album religi bertajuk Pop Religius - Damai Bersamamu dengan membawa dua lagu fresh apik berjudul Shalawat Badar dan Thala'al Badru Alaina yang sangat melenakan.

Setelah sekian lama bergelut dengan asam garam dunia industri musik yang terus dinamis berkembang, seorang Chrisye selalu berusaha untuk melakukan inovasi ataupun mencoba tantangan baru dalam berkarya agar tidak mengalami stagnasi. Jika pada album Dekade tahun 2002 ia juga memakai sistem kolaborasi dalam membawakan kembali lagu lawas klasik yang diciptakan oleh berbagai artis pencipta lagu, kali ini juga memiliki tema yang kurang lebih sama, namun musisi yang mendukung bukan hanya memberikan materi baik berupa lirik dan lagu saja, ia lebih ditekankan dalam bentuk kolaborasi jamming atau bermusik bersama. Tercatat banyak deretan artis top muda berbakat baik solo maupun band yang tergolong fenomenal pada masanya ikut bergabung dalam project ini. Disini kemampuan Chrisye memang dituntut untuk bersenyawa atau melebur dengan berbagai jenis dan karakter dari musisi yang terlibat, ia menjadi vokalis bagi beragam band didalamnya, istilahnya adalah band featuring Chrisye. Para musisi dalam album ini dipilih oleh tim kreatif label Musica Studio's dan juga oleh pihak Chrisye sendiri.

Sebenarnya kolaborasi antara Chrisye dengan musisi muda yang usianya jauh dibawahnya, jika kita melihat jauh kebelakang, maka akan menemukan banyak fakta menarik, seperti album Sendiri yang digarap tahun 1984 merupakan kerjasama dengan Addie MS yang saat itu baru saja lulus sekolah atas, kemudian ada lagu Kan Berlalu dalam album Kala Cinta Menggoda tahun 1997 merupakan ciptaan Base Jam yang sangat ngetop sebagai band papan atas pada dekade 90an, selanjutnya pada tahun 2002 Chrisye juga menyanyikan karya milik Pongki Barata berjudul Seperti Yang Kau Minta, bahkan musisi sekelas Erwin Gutawa juga masih dibawah beliau usianya, namun Chrisye mampu melebur dan menghasilkan album legendaris bersama sama. Bedanya dengan project kali ini dibandingkan dengan yang terdahulu adalah format kelompok secara utuh dan bukan perseorangan, jika ia merupakan kelompok band maka seluruh personil dari band tersebut ikut serta mendukung secara penuh, bukan satu atau dua nama perseorangan saja. Sosok Chrisye merupakan musisi yang sangat low profile, dalam rekam jejak perjalanannya ia selalu menghargai sesama musisi baik senior maupun pendatang baru, sehingga tidak menjadi masalah baginya jika harus bekerja sama dengan musisi yang notabene adalah anak anak muda yang usianya jauh dibawahnya seperti dalam album ini.

Saat pertama kali dirilis, album ini memang sangat artistik dan menarik perhatian, dengan menampilkan cover suasana sebuah mall yang ternyata memang benar benar dicapture dari mall Cilandak Town Square, hasil jepretan seorang fotographer bernama Adon, bukan dari hasil kreasi editan software seperti yang admin sangka pada awalnya. Pada cover tersebut memuat banner nama Chrisye selaku pemilik album berikut judul album dibawahnya, kemudian sub banner berisi nama nama musisi atau band pendukung dalam album ini yang total berjumlah sembilan nama, sembilan nama tersebut diluar nama nama musisi pendukung yang tercantum sangat panjang pada teks cover credit title bagian dalam. Cover album ini entah mengapa kemudian direvisi dengan menghilangkan nama Eross dan Tohpati, menurut ceritanya, label merasa keberatan karena nama artis mereka tercantum pada bagian cover, dan itu di luar kontrak yang telah di sepakati, sehingga dengan terpaksa dua nama tersebut dihapus. Akibatnya cover menjadi kurang indah karena papan nama keduanya dibiarkan menjadi kosong. Selain penghilangan dua nama tersebut juga terdapat beberapa revisi dengan merubah jenis font huruf dari Project Pop, Naif dan Element. Pada cover bagian belakang jika di perhatikan juga tidak luput dari revisi, pada edisi awal ini pada setiap judul lagu dibuat dengan siapa Chrisye berduet, pada edisi kedua dirubah menjadi nama musisi yang menciptakan lagu tersebut.
 
Meskipun terdapat beberapa permasalahan seperti diatas, album ini begitu dilepas dipasaran langsung mendapatkan sambutan hangat, admin menyukai seluruh lagu didalam album ini, mungkin yang paling nyentrik adalah kolaborasi dengan Naif dan kemudian saat ia harus ngerap dilagu Bur-Katnya Project Pop. Single pertama yang  dipilih untuk dibuatkan video klip dan dirilis adalah lagu berjudul Jika Surga Dan Neraka Tak Pernah Ada karya Dhani Ahmad, perilisan single ini saat itu bertepatan dengan kedatangan bulan suci Ramadhan, sebuah lagu bertema serius bernuansa religi dengan corak unik ini mengajak kita untuk merenungi kehidupan, apakah kita berbuat baik selama ini hanya untuk mengharap surga saja, dan takut akan neraka, tak lebih karena adanya unsur ketakutan terhadap hukuman Tuhan semata. Selain beberapa lagu tersebut, tentu saja kita tidak bisa melupakan dua lagu berjudul Menunggumu bersama Peterpan dan Cinta Yang Lain bersama Ungu yang cukup fenomenal saat itu dan berhasil menjelma menjadi hits abadi dari album ini bahkan hingga saat ini.


Format CD
.............
Album: Senyawa
Artist: Chrisye feat Varioust Artis
Kode: MSCD 0353
Label: Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): Rp. 40.000,-
 












Format KASET
.............
Album: Senyawa
Artist: Chrisye feat Varioust Artis
Kode: MSC 8799
Label: Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): Rp. 20.000,-
 






 
..............
Chrisye - Senyawa 2004
 
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Terima kasih kepada teman - teman musisi yang ikutan di album ini, hingga album ini bisa terwujud, terima kasih teman - teman yang ikutan memberi ide untuk album ini.
 
ttd
Chrisye
Oktober, 2004.
 
....
Produser Eksekutif - Indrawati Widjaja/ Musica Studio's
Produser - Chrisye & Indrawati Widjaja
Studio Rekam & Mixing - Musica Studio's, Ahmad Studio (A1), Yess Studio (A3), Studionya Capung (A3)
Juru Rekam - Danny Lisapali, Dhani Ahmad & Harmoko (A1), Tuteng & Capung (A3)
Juru Rekam & Sunting Digital (Pro Tools) - Adi, Rizal, Tonny Hawai
Penata Rekam - Danny Lisapali (A4, B1, B2, B4), Heirrie Buchaery (A3, B3, B5), Dhani Ahmad & Harmoko (A1), Irwan Simanjuntak & Tonny Hawai (A2),
Studio Mastering - Musica Mastering
Juru Mastering - Tonny Hawai, Teddi Riyadi
Supervisi Audio - Teddi Riyadi
Pelaksana Produksi - Dian, Anasthasia Sadrach, Rummy Aziez (A1)
 
Musisi Pendukung:
A1: Dhani Ahmad (semua musik), Stevie Item (gitar), Diana (vokal latar)
A2: Irwan Simanjuntak (semua musik)
A3: Teguh (string program)
A4: Capung & Noey (produser lagu), Reza (drum), Loekman & Uki (gitar), Indra (bass), Andika (kibor), Andi Rianto (semua musik)
B1: Tohpati (solo gitar), Ira (vokal latar), Hendy (drum), Indro (bass), Endang (kendang sunda)
B2: Ricky FM (semua kibor, program, drum loop & gitar akustik), Lusman (bass), Edi Kemput (gitar elektrik)
B3: Enda & Onci (gitar), Maki (bass), Rowman (drum)
B4: Arya & Adit (gitar), Ibenk (bass), Fajar (kibor), Didi (drum)
B5: Pepeng (drum & perkusi), Emil (bass), Jarwo (akustik & elektrik gitar)
 
Dhani Ahmad tampil seijin dari PT. Aquarius Musikindo & Publishing oleh PT. Publisherindo Musik Utama & PT. Aquarius Pustaka Musik
Tohpati dan Eross tampil seijin dari PT. Sony Music Indonesia & Publishing oleh PT. Sony Music Publishing
Naif tampil seijin dari PT. Naif Cipta Kreatif
El Em Ent tampil seijin dari PT. Emi Musik Indonesia
Ungu tampil seijin dari PT. Hemaswara
 
Penata Musik & Aransemen String:
Andi Rianto (A4, B3, B4, B5)
Pemain - Saunine String Section (Oni, Helmy, Andi, Prima, Joen, Eko, Unung, Wawan, Santos, Yusuf)
Tohpati (B1)
Pemain - Helmy, Prima, Adi, Samsi (violin), Heri (viola), Santos (cello)
Dhani Ahmad (A1)
Pemain - Ivan Dkk.

Desain Grafis & Konsep Sampul - BS & Adon/ grABS Design (grabdesign@yahoo.com/ +62-812-196 3870)
Fotografi - Dissy Ekapramudita & Adon (Foto Sampul), John (Foto Dokumentasi)
Lokasi Foto Sampul - Cilandak Town Square

Chrisye Fans Club www.chrisye-online.com
Manajemen Emil (+62-812-877 1199)
Tel./ Fax. +62-21-759 05083
Visit: www.musica-studios.co.id

....
Tracklist Album:

01 Jika Surga Dan Neraka Tak Pernah Ada
Chrisye - Dhani Ahmad
vokal - Chrisye/ Dhani Ahmad
musik & lirik: Stephen Simmonds
lirik - Dhani Ahmad
(based on song 'Tears Never Dry' performed by Stephen Simmonds)

02 Bur-Kat
Chrisye - Project Pop
vokal - Chrisye/ Project Pop
lagu & lirik - Yosi/ Project Pop

03 Menunggumu
Chrisye - Peterpan
vokal - Chrisye - Ariel
lagu & lirik - Ariel
aransemen - Peterpan
 
04 Luna Kelam
Chrisye - Eross
vokal - Chrisye
lagu & lirik - Eross Candra
musik & aransemen - Andi Rianto
 
05 Panah Asmara
Chrisye - Tohpati
vokal - Chrisye
lagu & lirik - Tohpati
musik & aransemen - Tohpati

06 Beku
Chrisye - Ricky FM/ Lusman
vokal - Chrisye/ Ricky FM
lagu/ lirik/ musik & aransemen - Ricky FM & Lusman
 
07 Cinta Yang Lain
Chrisye - Ungu
vokal - Chrisye - Pasha
lirik - Enda Ungu
musik & aransemen - Ungu
 
08 Suatu Persembahan Cinta
Chrisye - El Em Ent
vokal - Chrisye/ Ferdy/ Lucky
lagu & lirik - Ferdy T.
musik & aransemen - El Em Ent
 
09 Tjah Ajoe
Chrisye - Naif
vokal - Chrisye/ David
lirik - Pepeng & David
musik - Jarwo/ Emil/ Pepeng/ David
aransemen - Naif


Salam..

2 comments:

  1. Cerita sedikit tentang lagu menunggu mu, lagu ini ditulis saat masih sekolah di bandung sebenarnya lirik lagunya menunggumu diambil dari buku diary kakaknya yang cewek, terus dijadikan sebagai lagu oleh Ariel
    Pada saat masih sekolah lagu ini konon katanya sempet dibawain saat mereka masih nongkrong di sekolah,
    Padahal waktu itu Chrisye minta ada apa denganMu yg dijadikan duet dengan dengan Peterpan (noah) namun lagu nya keburu dilempar
    Jadinya Ariel menyodorkan lagu ini
    Dimana chrisye gx mau warna peterpan jadi chrisye banget dia mau peterpan tetap dengan warnanya jangan sama dengan beliau
    Vokalnya juga sama gx ada yang boleh dengan sama chrisye maunya beliau itu Ariel tetap dengan warna vokalnya. Nah chrisye nya sendiri ibarat nya manuk aja deh yang penting gx ada warna chrisye nya

    ReplyDelete
  2. Memang pihak sony Music keberatan dengan nama eross dan Tohpati saat itu dimana chrisye mencantumkan nama itu tanpa izin dari pak djan katanya,

    ReplyDelete

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..