Untuk konsepnya sendiri ''Not Just Music'' bahwa mereka tidak hanya menampilkan musik saat melakukan pertunjukan, tetapi juga menampilkan teater dan tarian seperti penari topeng dan vokal oleh Monica Willy, saat itu bagi penonton yang berminat juga bisa ikut serta menari bersama, sepertinya memang pas musik Geng Gong untuk dibawa menari lewat dominasi suara instrumen kendang. Sebagian besar lagu dialbum ini merupakan hasil representasi ulang lagu lagu rakyat khas Nusantara yang telah menjadi ikon suatu daerah tertentu. Selebihnya merupakan lagu baru hasil ciptaan Sawung Jabo dan kawan kawan, untuk judul lagu yang mereka ciptakan sendiri, terkesan seenaknya sendiri, nyentrik juga, seperti pada judul Garuk Sampai Ngantuk, Tut Tat Tit Tut, Sweet Kambing Guling dan Hip Hop Melayu.
Para punggawa dialbum ini setidaknya telah berusaha atau membawa musik tradisi kepada level yang lebih tinggi sehingga bisa dinikmati oleh kalangan yang mungkin jarang atau tidak pernah mendengarkan musik seperti ini, apalagi project semacam ini memang lebih ditujukan untuk show di luar negeri, terutama di negara Australia tempat Sawung Jabo bermukim, hasilnya memang mendapatkan respon positif oleh para penonton asing disana. Sebuah proyek idealis semacam ini sepertinya tidak pernah memikirkan angka penjualan album yang fantastis, namun dikemudian hari akan terbukti bahwa album yang bersifat idealis memang memiliki kualitas tak diragukan.
Format CD album Geng Gong
...............................
Album: Not Just Music
Artist: Geng Gong
Kode CD: MSCD 0258
Label: Hemaswara & Musica Studio's
Tahun: 2000
Harga (saat rilis) CD: -
Format KASET album Geng Gong
...............................
Album: Not Just Music
Artist: Geng Gong
Kode KASET: MSC 8381
Label: Hemaswara & Musica Studio's
Tahun: 2000
Harga (saat rilis) KASET: 15.000,-
.................................
Thank You Gallery:
First we would like to thank God, our parents and our friends in Sydney, Australia:
Sue Piper, Johan Santi, Janet & Ali, Dedi, Gito, Dani (Bep's Studio), Roy, Deva Permana (ex GengGong), Morganic, Lex Marinos, Arifin, John, Angela, Simon (Brackets & Jam), Don Mamoney, Bambang Consulate, Larissa, Monica Wulff, Yogi Dwinanto, Sandy, Mira & Tito, Sonya & Heri, Dicky, Ningsih, Ratna, Alvin.
Our Friends in Jakarta, Indonesia:
Kurto Kaler (Urban Jungle) & Oppie Andaresta, Wayne Kaler, Yoko & Andy (A-System), Roni (VIM), Bengkel Teater Rendra, Ida, Yono & Sherly, Meitia, Giana, Wanto Purnawan, Ade (AIKON), Kardi, Amin, Rudi RAM, Iwan Fals & Yos, Ali Jauhari, Jumini, Duwame, Bude, Jeber, GNP Records, Geoffrey Leach (Australia Embassy)
Our friends in Bandung:
Tompel & Iponk (Rumah Nusantara), Sonny Soeng (Toko You), Wahyu Roche, Herry Dim, Forum Air.
Our friends in Yogyakarta:
Joglo Jago, Gono, Tuti Gintani, Sapto Raharjo (Gamelan Festival), Sanggar Suwung, Gapen, Bambang & Oblo (Jaran Ethnic T-Shirt), Ratno & Marni, Bramantyo (for the gamelan), Gibas, Felix BLASI, Bungsu (Gebu i Perkusi)
Our friends in Jember:
Wuwul, Nanang, Hengky, Didit Setan, Halim & penduduk desa Mangli
Our friends in Bali:
Robby Bennet, Tina & Josh, The Villas, Tim & Slamet (Sound Guys), Janma Barock, Arief (Planet Bamboo), Pale, Cyril.
And all our friends that we forgot to mention, Thank You All..!
......
Photography:
The group in masks by Peter Panca
The group in concert by Darman Suwung
The group in B&W photo by Bengkel Teater Rendra
Art direction & design - Adrian Adioetomo
CD Cover mandor - R. Achman
GengGong logo design - Noer Widak, R. Achman, Alice Iskak
Management:
Australia:
WOT Cross Cultural Synergy
Indonesia:
Urban Jungle
Jln. Arco Raya 24 Cipete, Jakarta Selatan 12010
Email: WOT@primus.com.au
Our website: //home.iprimus.com.au/wot
For Fan Club:
Information:
WOT Cross Cultural Synergy
4 Reserve. St Annandale 203 NSW Australia
Salam...
No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..