Album tetralogi Camellia seri kedua ini banyak memuat lagu lagu dahsyat didalamnya, yang paling mencuat dan menjadi salah satu lagu ikon milik Ebiet G. Ade adalah lagu Berita Kepada Kawan yang terilhami dari tragedi gas beracun di Kawah Sinila di Dataran Tinggi Dieng. Ungkapan keprihatinan mendalam Ebiet G. Ade terbaca jelas dalam lagu ini, dan mengajak kita sebagai pendengarnya untuk berserah, kemudian mengembalikan semuanya kepada Tuhan yang maha segala. Salah satu poin terpenting didalam lagu ini adalah, kita sebagai manusia hendaknya selalu menjaga alam dengan sebaik baiknya, agar segala mala petaka dapat dihindarkan dan keseimbangan alam terus terjaga. Sejak pertama dikumandangkan, lagu ini terus bertahan bahkan hingga saat ini, ketika terjadi bencana yang menyangkut hajat hidup orang banyak, lagu ini sering wara wiri hadir menghiasi layar kaca, baik sebagai penyemangat ataupun sekedar sebagai lagu back sound saja. Sesuatu yang tak pernah Ebiet G. Ade duga sebelumnya, ternyata umur lagu ini lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Selain lagu Berita Kepada Kawan, lagu Camellia II juga berhasil menanjak menjadi hits, lagu cinta bertajuk Nyanyian Ombak juga menjadi salah satu lagu ikon milik beliau, ada balada kisah anak desa dalam Cita Cita Kecil Si Anak Desa, percintaan dua anak manusia dalam lagu Cinta Dikereta Biru Malam, kelanjutan pencarian makna kehidupan dalam Hidup III, Kontradiksi Didalam yang berkisah pertentangan didalam diri melihat banyaknya ketidak adilan yang nampak oleh mata. Kesemua lagu didalam album ini berhasil mencuri banyak perhatian pendengar, wajar saja karena memang baik garapan lirik maupun lagu didalamnya sangat mempesona. Dalam album ini Billy J. Budiardjo masih memegang penuh sebagai penata musik, Dodo Zakaria sebagai pemain piano, kemudian pada departemen string ada Suryati Supilin pada biola dan Zulkifli pada cello, mereka adalah nama lama yang ikut berkontribusi dalam album pertama dan kembali diikutkan dalam project album ini ditambah personil baru.
Format CD
....................
Album: Camellia 2
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 103 CD
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): RM 16.90
Format KASET
....................
Album: Camellia 2
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 103 C
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): -
.............................
Prakata:
Dalam albumnya yang kedua ini, jelas terdengar Ebiet banyak menggunakan alat alat musik akustik, artinya dalam pengolahan sajian musik pengiring menghindari alat alat elektronis macam synthesizer, melotron dan semacamnya. Mengapa begitu? Ebiet rupanya merasa sangat prihatin akan gejala melandanya alat alat musik elektronis di tanah air kita. Seperti misalnya penggunaan melotron sebagai ganti alat alat gesek seperti biola, cello. Jelasnya, Ebiet berusaha untuk membangkitkan kembali keaslian dari pada musik musik yang akustik.
Bila anda menikmati lagu demi lagu dari album ini, terasa adanya berbagai peningkatan dibandingkan dengan album ''Camellia I'' yang terkenal top disamping lagu ''Untuk Sebuah Nama''. Tiap tiap lagu mempunyai daya penarik tersendiri, sehingga untuk menentukan mana yang bakal hit, sulit ditebak.
Lagu ''Berita Kepada Kawan'' merupakan lagu yang sederhana, ringan dan melodinya gampang dicerna kuping. ''Frustasi'' terbilang sebagai lagu yang manis walaupun lyriknya agak membingungkan. Judul ''Camellia'' muncul lagi dalam versi yang kedua dan terpedek diantara empat ''Camellia'' yang terdahulu, sekarang dan yang akan datang. Lagu ''Camellia II'' juga sederhana namun untuk memperkuat penampilannya dikerjakan full aransemen.
Keseluruhan lagu-lagu dalam album ini memang sederhana, Ebiet berkeinginan agar karya-karyanya tidak mempunyai kesan yang megah. Pada umumnya orang berpendapat bahwa musik yang menggunakan alat gesek macam konser adalah sesuatu yang berkesan megah. Ebiet membuang kesan itu dengan 'menipiskan' suara biola. Coba anda perhatikan.
Kerja sama antara Ebiet dengan Billy selaku music director terjalin demikian kompaknya dalam mengaransir. Jadi kalau ada sementara orang yang membayangkan bahwa Ebiet hanya sebagai pencipta lagu dan lyriknya saja adalah tidak tepat. Sebab musik yang Ebiet kerjakan bersama music director dan pendukung pendukung musiknya adalah musik yang punya karakter pribadi Ebiet. Ini jelas tergambar pada setiap melody yang ada dalam lagu lagunya.
'Dalam pengerjaan aransemen, Billy punya fungsi yang sangat penting bagi saya, demikian pula sebaliknya' demikian kata Ebiet. Kehadiran Ebiet sebagai penyanyi memang lain dengan kebanyakan penyanyi solo. Dia punya fungsi rangkap, pencipta lagu, lyrik, penyanyi dan juga turut berperan dalam mengaransir lagu.
Thema lagu lagu Ebiet masih juga lengkap seperti pada album perdananya, ada yang memperbincangkan atau mengisahkan hubungan Ebiet dengan agama yang dianutnya dan hubungan dengan Tuhan. Ada yang menceritakan kehidupan alam dan isinya, juga tentang cinta yang jadi sesuatu yang harus kita alami tentunya dalam hidup ini.
'Dalam album saya yang kedua ini, saya telah berusaha sekuat mungkin, semampu otak saya, semampu ilmu saya, ya tentunya semampu fisik saya untuk menambal lobang lobang yang ada pada album Camellia I, sehingga semoga saja harapan saya bahwa album yang kedua ini lebih memuaskan...' demikian pesan Ebiet.
...................
Puisi & Lagu - Ebiet G. Ade
Aransemen Musik - Billy JB & Ebiet G. Ade
Musisi Pendukung:
Billy JB - Music Director, Lead Guitar
Dodo - Piano, Fender Rhodes
Herry - Bass
Norman - Drums
Lie Chung - Flute, Trumpet
Amir K - Contra Bass, Trombone
Yudhianto - Oboe, Black Flute
Zulkifly - Cello
Suryati S. - Violin
Yap Cie Kian - Violin & Viola
Achmad S. - Violin & Viola
Ebiet G. Ade - Accoustic Guitar, Harmonica
Sumo - Rec. Engineer







No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..