Banyak yang tidak mengetahui perubahan cover album Menjaring Matahari ini mengapa dalam perjalannya sampai berubah seperti ini, bisa dikatakan berubahan tersebut sangat drastis dari versi awal yang bercover foto Ebiet G. Ade menjadi cover berstyle gambar sketsa semacam ini. Sebenarnya menurut admin pribadi, konsep awal cover album Menjaring Matahari tersebut sangat unik dan seharusnya juga kembali diterapkan pada rilisan setelahnya, unik sebab pada bagian covernya bukan hanya sekedar foto biasa, tetapi telah ada konsep menarik yang menyertai dibelakangnya. Jika diperhatikan lebih detail, disebelah foto Ebiet G. Ade tergeletak sebuah topeng penari yang telah retak dan pecah pada beberapa bagiannya. Disanalah letak konsep menarik tersebut, makna tersirat disebaliknya menurut admin pribadi adalah seseorang yang menutupi tangan kotornya dengan polah baik ditengah masyarakat, layaknya topeng kepalsuan yang ditangkupkan sebagai penutup wajah agar tak terlihat, akhirnya pada suatu masa akan pecah, terburai kemana mana dan kepalsuan yang disembunyikan selama ini segera terkuak. Kemurnian jiwa akan menjaga dari segala mara bahaya, sementara kepalsuan dan keburukan hanya akan membawa bencana. Desainnya sendiri digarap oleh Lesin dan memiliki cover terpisah pada bagian dalam untuk memuat teks lagu dan credit title, plus foto Ebiet G. Ade tengah mengarahkan satu tangannya ke arah cahaya, ulasan versi awal album tersebut ada disini: Menjaring Matahari (versi awal). Menurut admin, jika dijadikan cover untuk versi CD sepertinya lebih menarik versi awal ini.
Kemudian cerita selanjutnya, label Hins Collection/ GNP (Gema Nada Pertiwi) merilis kembali album ini untuk kedua kalinya dengan perombakan total pada covernya, tak ada lagi cover tambahan didalam box, tetapi lirik disatukan bersama cover depan, dan yang paling utama cover foto Ebiet G. Ade diganti dengan versi gambar sketsa seperti ini yang merupakan karya dari Nanang Susilohardi. Permasalahannya mengapa cover ini menjadi baku seperti ini adalah ketika Musica Studio's kembali merilis album ini bersama 9 album lainnya pada tahun 1994 dan dilanjutkan versi rilisan kedua tahun 2001 sebanyak 12 album, ulasan versi rilisan ulang tersebut ada disini: Menjaring Matahari (versi Digital Remastering 2001), memakai pedoman dari veris rilisan Hins/ GNP dan bukan versi rilisan RCA. Cerita pun berlanjut kepada label Malaysia bernama Music Valley Sdn. Bhd. yang ingin mengedarkan album album klasik Ebiet G. Ade untuk wilayah edar Malaysia Brunei dan Singapura dan meminta izin kepada label Musica Studio's karena saat itu hingga sekarang merupakan label yang tercatat sebagai pemegang lisensi resmi album ini. Tanpa menunggu lama akhirnya pada tahun 2006 seluruh album dari volume 1 hingga 12 termasuk album Menjaring Matahari versi gambar sketsa ini, berhasil dirilis oleh label Malaysia tersebut. Semoga saja sedikit uraian dari admin diatas dapat mengobati rasa penasaran pembaca selama ini yang mungkin juga tengah mencari informasi tentang perubahan tampilan cover album Menjaring Matahari ini.
Untuk rilisan Malaysia ini yang mengejutkan adalah album ini yang sebelumnya di dalam negeri dirilis hanya dalam bentuk kaset saja, oleh label Music Valley ternyata berhasil dirilis dalam bentuk kaset dan juga CD. Perilisan dalam bentuk CD merupakan hal yang belum pernah terjadi dinegeri ini, penikmat musik dalam negeri masih berjibaku mengandalkan berburu CD kompilasi untuk menikmati setiap lagu lagu Ebiet G. Ade yang terkadang isinya sama saja dengan kompilasi lainnya. Sound yang dihasilkan oleh sekeping CD ini cukup jernih dan bagus, hanya saja statusnya telah rare sehingga sangat sulit bagi yang ingin memiliki atau menikmati keseluruhan album ini dalam sekeping CD, ditambah lagi untuk saat ini ternyata label Music Valley ini pun telah tutup, sehingga celah untuk reissue kembali menjadi pupus. Harapan satu satunya ada pada label dalam negeri, semoga saja label Musica Studio's berkenan merilis seluruh album klasik Ebiet G. Ade dalam bentuk CD dengan kualitas prima dan admin yakin pasti banyak yang akan membelinya, jika takut merugi karena saat ini penjualan fisik terus anjlok, bisa dengan alternatif melakukan pre order dahulu untuk menjajaki penggemar yang berminat.
Untuk rilisan Malaysia ini yang mengejutkan adalah album ini yang sebelumnya di dalam negeri dirilis hanya dalam bentuk kaset saja, oleh label Music Valley ternyata berhasil dirilis dalam bentuk kaset dan juga CD. Perilisan dalam bentuk CD merupakan hal yang belum pernah terjadi dinegeri ini, penikmat musik dalam negeri masih berjibaku mengandalkan berburu CD kompilasi untuk menikmati setiap lagu lagu Ebiet G. Ade yang terkadang isinya sama saja dengan kompilasi lainnya. Sound yang dihasilkan oleh sekeping CD ini cukup jernih dan bagus, hanya saja statusnya telah rare sehingga sangat sulit bagi yang ingin memiliki atau menikmati keseluruhan album ini dalam sekeping CD, ditambah lagi untuk saat ini ternyata label Music Valley ini pun telah tutup, sehingga celah untuk reissue kembali menjadi pupus. Harapan satu satunya ada pada label dalam negeri, semoga saja label Musica Studio's berkenan merilis seluruh album klasik Ebiet G. Ade dalam bentuk CD dengan kualitas prima dan admin yakin pasti banyak yang akan membelinya, jika takut merugi karena saat ini penjualan fisik terus anjlok, bisa dengan alternatif melakukan pre order dahulu untuk menjajaki penggemar yang berminat.
Dalam album ini, Ebiet G. Ade seperti mendapatkan semangat baru dalam berkarya, keseluruhan lagu didalam album ini sangat luar biasa, lagu dengan nuansa religius bertajuk Menjaring Matahari yang juga dijadikan sebagai judul album, mampu menyeruak diantara ribuan lagu lainnya saat itu, berhasil menjadi hits dan menjadi salah satu lagu klasik yang dimiliki Ebiet G. Ade. Ia bernyanyi sangat powerfull dan berhasil memaksimalkan eksplorasi nada nada tinggi dalam lagu ini yang pada album sebelumnya mungkin belum dimaksimalkan secara penuh. Hasilnya memang luar biasa, mungkin hanya lagu inilah bukti nyata yang merekam jejak bahwa Ebiet G. Ade memiliki rentang suara tinggi, kemudian ia bernyanyi dengan ekspresi lepas. Hal ini tentu tak lepas dari peran arranger Billy J. Budiardjo dalam meramu musik dan menemukan peluang potensi baru yang ada dalam penyanyi atau artis yang digarapnya, sehingga lagu tersebut menjadi sempurna baik dari segi lirik maupun musik. Selain berposisi sebagai arranger, beliau juga bermain gitar elektrik, piano dan keyboard pada keseluruhan lagu dalam album ini.
Lagu selanjutnya yang menjadi hits besar adalah lagu Nyanyian Suara Hati, pesan kuat dihadirkan lewat seorang tokoh yang coba Ebiet G. Ade kemukakan dalam lagu ini, tokoh tersebut tengah didera kemiskinan, selalu berkekurangan namun tetap memiliki hati seluas samudera dan selalu bersyukur dengan pemberianNya, ia mencoba menggores relung relung hati kita untuk mengajak kita sebagai manusia untuk selalu bersyukur dengan apa yang ada, yang terkadang lupa terhadap semua cucuran nikmatNya yang telah kita terima selama ini.
Lagu bertema cinta dengan judul Cintaku Kandas Di Rerumputan dalam album ini juga berhasil menjadi anthem baru saat itu selain dua lagu diatas, menurut admin ini adalah cerita tentang seorang pemuda yang berusaha membeli cinta kepada wanita penjaja cinta, dengan berdebar ia melakukan transaksi, namun begitu sang wanita tersebut datang, mental lelaki ini malah ciut dan berusaha berlari dan cintanya kemudian berakhir kandas ditengah jalan. Setidaknya dari lagu cinta bertema riang ini kita bisa menjaga kemurnian cinta yang kita punya dan memberikannya nanti kepada orang yang tepat secara utuh.
Seluruh lagu dalam album ini rata rata sangat luar biasa, ada lagu yang dibawakan secara akustik dan terdengar megah namun hening pada lagu Dimanakah Matahariku. Kemudian ada lagu berisi pesan pilu seorang pengemis terhadap anaknya dalam Ketegaran Hati Seorang Pengemis dan Anaknya, masih dalam rangka mengajak kita untuk bersyukur dengan kehidupan yang kita miliki, dan sepertinya masih ada benang merah dengan lagu Nasehat Pengemis Untuk Istri dan Doa Untuk Hari Esok Mereka dalam album Camellia 1 tahun 1979.
Setelah rangkaian lagu lagu hebat ini, sebagai penutup track, pada lagu ke sepuluh dihadirkan sebuah lagu bertema cinta berjudul Bunga Bunga Cinta yang sangat melodius. Isi lagunya sendiri adalah sebuah rasa ketidak berdayaan atau percaya diri seorang lelaki ketika mencintai seorang wanita yang sangat sempurna, memiliki lebih dari segalanya, sementara sang lelaki tersebut merasa tak memiliki apapun yang bisa dibanggakan. Ulasan pendek admin untuk album ini adalah lirik mantap berpadu dengan musik gagah dibumbui orkestrasi megah merupakan resep utama agar sebuah lagu hidup selamanya pada setiap zaman. Meskipun saat ini media streaming sudah sangat biasa, semoga saja label dalam negeri masih berminat untuk merilis album ini nantinya dalam bentuk CD, selain dalam format PH yang coba kembali digalakkan perilisannya oleh label tentunya.
Setelah rangkaian lagu lagu hebat ini, sebagai penutup track, pada lagu ke sepuluh dihadirkan sebuah lagu bertema cinta berjudul Bunga Bunga Cinta yang sangat melodius. Isi lagunya sendiri adalah sebuah rasa ketidak berdayaan atau percaya diri seorang lelaki ketika mencintai seorang wanita yang sangat sempurna, memiliki lebih dari segalanya, sementara sang lelaki tersebut merasa tak memiliki apapun yang bisa dibanggakan. Ulasan pendek admin untuk album ini adalah lirik mantap berpadu dengan musik gagah dibumbui orkestrasi megah merupakan resep utama agar sebuah lagu hidup selamanya pada setiap zaman. Meskipun saat ini media streaming sudah sangat biasa, semoga saja label dalam negeri masih berminat untuk merilis album ini nantinya dalam bentuk CD, selain dalam format PH yang coba kembali digalakkan perilisannya oleh label tentunya.
Format CD 'Music Valley Sdn. Bhd. 2006'
....................
Album: Menjaring Matahari
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 111 CD
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): RM. 16.90
Format KASET 'Music Valley Sdn. Bhd. 2006'
....................
Album: Menjaring Matahari
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 111 C
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): -
..........
P. 2006 PT. MUSICA STUDIO'S
C. 2006 MUSIC VALLEY SDN. BHD. (188675D)
11-15, Jalan 5/91, Taman Shamelin Perkasa, 56100 Cheras, Kuala Lumpur.
Tel: 03-92005724, 03-92852149 (10 Lines)
Fax: 03-92871393/ 92817158
Cetakan: AUDIO ART PRESS SDN. BHD. (224773-M)
81, Jalan Hujan Emas 8, Taman Overseas Union, 58200 Kuala Lumpur
.....
Lirik/ Lagu Dan Produser - Ebiet G. Ade
Music Director/ Erranger - Billy J. Budiardjo
Operator - Rudra
Recording Studio - Graha Inti Nada (GIN)
Desain Grafis - Nanang Susilohardi
Fans Adress:
Radio Ganesha
Jl. Siliwangi 41 Bandung
Musisi Pendukung:
Drum - Herry
Bass - Utje F. Tekol
String - Suryati Supilin, Han Su Yin, Edo Braseros
Flute/ Sopran Sax. - Nano Tirta
Electric/ Accoustic Piano/ Keyboard/ Electric Guitar - Billy J. Budiardjo
.....
Tracklist Album:
01 Menjaring Matahari/ Jakarta 1985
02 Nyanyian Suara Hati/ Jakarta 1983
03 Cintaku Kandas Di Rerumputan/ Jakrta 1987
04 Asmara Satu Ketika/ Jakarta 1986
05 Tak Pernah Pupus Rinduku/ Jakarta 1986
06 Dimanakah Matahariku/ Yogyakarta 1982
07 Perjalanan Menjaring Matahari/ Jakarta 1984
08 Ketegaran Hati Seorang Pengemis Dan Anaknya/ Jakarta 1983
09 Ditikungan Jalan Cintaku Tertambat/ Jakarta 1987
10 Bunga Bunga Cinta/ Jakarta 1986
Salam...
No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..