Menjaring Matahari - Ebiet G. Ade (EGA Records 1987)
Album kesepuluh dan album pertama setelah tak lagi berada di label Jackson Records yang terpaksa tutup karena pailit. Sebuah moment sedih sekaligus juga menjadi kesempatan bagus bagi Ebiet G. Ade untuk berjalan dengan label rekaman sendiri, EGA Records adalah nama yang dipilih, merupakan inisial singkatan dari namanya. Debut ini bisa dikatakan sebagai album indie tanpa bantuan label besar sebagai distributor. Mengetengahkan lagu andalan Menjaring Matahari yang juga di jadikan sebagai judul album, sebuah lagu yang syarat akan kajian ketuhanan namun memiliki lirik yang mudah difahami, dibalut musik yang mempesona menjadikan kita sebagai pendengar tidak perlu mengernyitkan dahi ketika menyimaknya dan dapat mengambil banyak makna yang ingin disampaikan.
Secara umum materi album ini sangat dahsyat dan mempunyai greget tersendiri pada setiap lagunya. Tema lagu yang dibahas juga sangat beragam, selain Menjaring Matahari ada juga lagu Nyanyian Suara Hati, yang bercerita tentang kegundahan hati melihat orang yang papa namun berhati mulia, dan orang kaya namun berhati sempit, kemudian lagu Ketegaran Hati Seorang Pengemis dan Anaknya, yang cukup membuat kita terharu dengan keikhlasan pengemis menerima takdir dan berusaha menyingkirkan cemburu kepada orang yang memiliki kelebihan, berharap semuanya nanti dibalas Tuhan disyurga. Dua lagu tersebut merupakan sampel saja untuk menggambarkan betapa album ini sangat luar biasa, baik dari segi lirik maupun musik, ditambah ramuan orkestrasi menambah kesan kuat pada masing masing lagu. Billy JB memang jenius dalam hal menata musik, sangat faham apa yang dimaui oleh Ebiet G. Ade, ia juga memainkan rata rata semua instrumen musik di album ini.
Album ini merupakan rilisan kerja sama antara EGA Records dengan label RCA Indonesia/ Ria Cipta Abadi, pertama kalinya juga memakai bungkus cover berbentuk box. Rancangan covernya digarap oleh Lesin dengan penambahan cover extra yang terpisah dari cover luarnya. Kualitas kaset dari album rilisan RCA ini sedikit menurun dengan banyaknya karat yang muncul karena faktor usia, bisa jadi pemilihan bahan yang kurang selektif hingga membuat album ini tidak memiliki daya tahan yang baik terhadap karat, banyak kaset yang dirilis seusia ataupun bahkan lebih tua dari album ini seperti album Camellia I tahun 1979 hingga saat ini masih memiliki ketahanan bagus dan sound yang prima.
Untuk lagu Ditikungan Jalan Cintaku Tertambat yang terletak pada side B nomor 4, lagu tersebut khusus untuk rilisan awal ini tidak sampai penghabisan, lagu tersebut hanya sampai pada tengah lagu, mengecil, akhirnya menghilang dan dilanjutkan dengan track selanjutnya. Bisa jadi karena keterbatasan daya tampung pita yang tidak mencukupi sehingga lagu tersebut harus terpotong, atau bisa jadi lebih kepada faktor kelalaian operator dalam kroscek secara keseluruhan materi didalamnya.
Pada perkembangan selanjutnya album ini kembali dirilis ulang, masih dengan kemasan box namun dengan rancangan cover yang sangat jauh berbeda dari versi awalnya, menjadi lebih sederhana. Kali ini bekerja sama dengan label GNP/ Hins Collection sebagai distributornya. Pastinya penggemar dibuat pangling oleh tampilan baru album ini yang telah berubah total menjadi dominasi warna kecoklatan seperti kertas lawas, cover depannya tak lagi memakai foto, digantikan dengan siluet Ebiet G. Ade yang merupakan karya grafis dari Nanang Susilohardi, teks langsung disatukan dengan cover depan, tak lagi terpisah dan tanpa memuat prakata kata sambutan seperti versi awalnya.
Keseluruhan lagu dalam album versi kedua ini tidak ada yang terpotong, termasuk lagu Ditikungan Jalan Cintaku Tertambat. Kualitas pita untuk rilisan kedua ini boleh dibilang lebih baik daripada versi rilisan awalnya, hanya saja kelemahannya lebih langka dan susah untuk ditemukan apalagi dengan kondisi baik baik cover maupun pitanya. Saat Musica Studio's merilis ulang 12 album klasik Ebiet G. Ade termasuk album ini, label tersebut memilih cover kedua ini sebagai patokan cover album, sehingga bagi yang tidak mengetahui sejarah perilisan album ini akan merasa bingung dan beranggapan bahwa label mengganti secara sepihak. Versi kedua ini juga berlanjut untuk perilisan versi Malaysia oleh label Music Valley pada tahun 2006 berupa kaset dan CD.
Format Kaset rilisan Awal
........
Album: Menjaring Matahari
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: -
Label: EGA Records & RCA Indonesia
Tahun: 1987
Harga (saat rilis): 2.500,-
............................
Menjaring Matahari...
Toh,
Waktu tak pernah mandeg bergulir
Menyiasati kelam kabut,
Menawari celah keberuntungan,
dan aku coba Menjaring Matahari
Jakarta 1987
...........
MUSISI PENDUKUNG:
BILLY JB - Music Director/ Arranger, Elektrik/ Accoustic Piano, Keyboards, Electric Guitar
HERRY -Drums
UTJE F. TEKOL - Bass
SURYATI SUPILIN, HAN SU YIN, EDO B - String
NANO TIRTA - Flute/ Sopran Sax
RUDRA - Operator
Recording Studio - GRAHA INTI NADA
Desain Grafis - LESIN
Produksi - EGA Records
Distributor - Ria Cipta Abadi
Lyric & Lagu - EBIET G. ADE
Accoustic Guitar - EBIET G. ADE
Fans Adress: P.O. Box. 1023 Jakarta Kota
Format Kaset rilisan kedua
........
Album: Menjaring Matahari
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: HCI-031
Label: EGA Records & GNP/ Hins Collection
Tahun: 1989
Harga (saat rilis): 3.000,-
......
Lirik/ Lagu dan Produser - Ebiet G. Ade
Music Director/ Arranger - Billy J. Budiardjo
Operator - Rudra
Recording Studio - Graha Inti Nada (GIN)
Desain Grafis - Nanang Susilohardi
Fans Adress - Radio Ganesha
Jl. Siliwangi 41, Bandung
Musisi Pendukung:
Drum - Herry
Bass - Utje F. Tekol
String - Suryati Supilin/ Han Su Yin/ Edo Braseros
Flute/ Sopran Sax - Nano Tirta
Electric/ Accoustic Piano/ Keyboard/ Electric Guitar - Billy J. Budiardjo
.............
Tracklist Album:
Side A
01 Menjaring Matahari (jakarta, 1985)
02 Nyanyian Suara Hati (jakarta, 1983)
03 Cintaku Kandas Di Rerumputan (jakarta, 1987)
04 Asmara Satu Ketika (jakarta, 1986)
05 Tak Pernah Pupus Rinduku (jakarta, 1986)
Side B
01 Dimanakah Matahariku (jakarta, 1982)
02 Perjalanan Menjaring Matahari (jakarta, 1984)
03 Ketegaran Hati Seorang Pengemis Dan Anaknya (jakarta, 1983)
04 Ditikungan Jalan Cintaku Tertambat (jakarta, 1987)
05 Bunga Bunga Cinta (jakarta, 1986)
Salam..
Lagu di dalam album ini semuanya memang best. Dimanakah saya boleh perolehi dalam bentuk cd?
ReplyDeletebenar pak cik, salah satu album yang best..
Deletesaya juga mencari bentuk cdnya pak cik, masih belum di ketemukan hehe..
rare sangat.
saya sekarangpun masih putar kaset pita ini setiap ingin mendengar album ini, selain convert dari cd originalnya juga..
Minta saran dong min, lebih bagus koleksi versi EGA Record ini atau rilisan Musica?
ReplyDeleteterima kasih sudah mampir bang,
Deletemenurut saran saya lebih baik memang versi rilisan musica studio's, kualitas pita kasetnya lebih bagus daripada ini, dan memiliki versi fullnya dilagu ''ditikungan jalan cintaku tertambat''. kalau di versi awal ini kan ga sampai habis.
kalau untuk album ebiet lainnya yang rilisan jackson, semuanya bagus pitanya, layak koleksi hingga sekarang dan versi musica juga oke.
salam..
Kira2 nyari album ini rilisan Musica dmna ya? Soalnya susah banget, jarang seller yg jual, kebanyakan pasti yg rilisan EGA Records ini
Deletenah iya kebanyakan memang yang versi awal kebanyakan yang jual, mungkin harus sering2 cek di seller kaset di ig atau fb bang. saya juga cuma punya satu kalau yang versi musica ini, padahal udah dua kali dirilis oleh musica, tahun 1993 sama 2000. memang sedikit susah.
Deletekalau dobel bisa kita berbagi sebenarnya.