Album: Karya Guruh Sukarno Putra
Artist: Chrisye
Kode: MSCD 0351
Label: Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): -
Album yang dirilis hampir bersamaan dengan album Senyawa ini bukan hanya sekedar kompilasi biasa yang berisikan kumpulan lagu lagu terbaik milik Chrisye yang dirangkum dari berbagai album klasiknya. Album ini sedikit berbeda dengan mengkhususkan karya karya legendaris hasil dari pemikiran kreatif maestro Guruh Sukarno Putra (GSP) yang dibawakan oleh Chrisye dibawah label Musica Studio's sejak era awal hingga periode tahun 2001. Cukup banyak karya GSP yang dibawakan oleh Chrisye, satu album kompilasi tidaklah cukup untuk menampung seluruhnya disini, anggap saja kompilasi ini hanya sebuah katalog kecil diantara banyaknya karya GSP yang dibawakan oleh Chrisye sepanjang karier bermusiknya. GSP memang sangat produktif dalam menciptakan berbagai ragam karya, baik musik yang dibawakan oleh banyak artis dan musisi maupun berkarya seni dengan medium lainnya seperti tari, teater dan lukis, seperti menciptakan rancangan desain motif batik hasil dari pemikiran kreatifnya.
Khusus antara Chrisye dengan GSP yang admin baca dari berbagai sumber, mereka memiliki hubungan yang sangat dekat, baik dilihat dari sudut pertemanan secara harfiah maupun hubungan sebagai partner bermusik. Meskipun banyak karya milik GSP dibawakan oleh artis lainnya, tetapi kalau boleh jujur rasanya memang lebih klop nada nada yang diciptakan GSP dibawakan oleh Chrisye seorang. Dalam buku Sebuah Memoar Musikal Chrisye oleh Alberthiene Endah tahun 2007 halaman 341, GSP menyebutkan secara gamblang bahwa 'Saya tidak berfikir panjang untuk mengajaknya bernyanyi dialbum Guruh Gypsy. Repertoar yang saya ciptakan sebagian memang sengaja untuk saya arahkan untuk Chrisye. Dan buat saya sangat asyik sekali mencipta lagu untuk dia, karena dia memiliki kemampuan mengatur cengkok suara yang enak didengar. Permainan nada rendah dan nada tingginya pun sangat artistik. Lagu lagu saya yang berciri tradisional, menjadi sangat bernyawa didalam vokalnya'. Dari potongan kalimat ini jelas bisa disimpulkan bahwa GSP memang mengagumi karakter vokal Chrisye yang sangat artistik, dan bahkan bisa jadi beliau nyaman menciptakan lagu untuk Chrisye karena pembawaannya yang luwes dan mampu menjadikan setiap karya GSP bernyawa. Kerjasama mereka berdua tidak berhenti untuk album Guruh Gipsy saja tetapi terus berlanjut pada project musik selanjutnya, seperti setelah Chrisye memulai debut solonya dilabel Musica Studio's tahun 1978 dan berbagai project pagelaran musik yang digagas oleh GSP.
Album ini sendiri khusus format CD yang akan dibahas, karena admin tidak memiliki format kasetnya. Sebenarnya tidak banyak perbedaan berarti, untuk format CD memuat 15 lagu minus lagu Lakon Manusia, Kenang Kenangan dan Kalimantan, sementara format kasetnya memuat 18 lagu dengan pembagian masing masing sisi sembilan lagu. Jika dirangking, maka album Puspa Indah 1980 merupakan peringkat teratas lagu lagunya yang dimasukkan dalam album ini, yaitu Galih dan Ratna, Gita Cinta, Marlina, Puspa Indah, Lagu Putih, Sirna plus lagu Lakon Manusia dan Kenang Kenangan yang ada dalam format kasetnya. Kemudian yang terasa spesial disini adalah dengan adanya salah satu lagu dari album Guruh Gipsy berjudul Chopin Larung aransemen baru, diambil dari album Peringatan 100 Tahun Bung Karno 'Penyambung Lidah Rakyat' tahun 2001. Dialbum yang berisi banyak artis tersebut, Chrisye bernyanyi pada tiga nomor lagu berjudul Indonesia Perkasa, Terima Kasih Indonesiaku dan Chopin Larung ini.
Selanjutnya lagu Smaradhana dan Anak Jalanan dari album Sabda Alam tahun 1978 dan lagu Kala Surya Tenggelam yang sebenarnya masih merupakan bagian dari album Sabda Alam juga, namun di album ini merupakan versi aransemen baru dari album AkustiChrisye tahun 1996. Seni merupakan lagu track ke 11 dalam album ini yang lumayan langka sebelum album aslinya dirilis dalam format CD, yaitu album Pergelaran Karya Cipta GSP ke III volume 1 bertajuk Cinta Indonesia tahun 1984. Lagu Zamrud Katulistiwa merupakan lagu baru saat itu, masih bagian dari album AkustiChrisye yang memiliki formula separuh lagu dengan materi baru dan sisanya merupakan hits klasik yang diaransemen ulang dengan format akustik berbalut orkestra mewah. Track 13 berisi lagu Kala Cinta Menggoda yang mendapatkan sukses besar dengan meraih beragam penghargaan bergengsi, dari album bertitel sama dengan judulnya yang dirilis tahun 1997. Dua lagu sisanya bertajuk Sendiri dari album Sendiri 1984 dan Kembang Goyang dari Album Nona Lisa 1986.
Rancangan cover abum ini sangat artistik menurut admin pribadi dengan foto Chrisye diantara siluet gapura khas Bali dan nuansa keceriaan seperti kobaran api padanan antara warna hitam, merah dan kuning pada covernya, yang juga merupakan warna khas Bali, dipertegas pada bagian belakang cover album ini memuat gambar tangan penari kecak, cukup untuk memberikan kesan bahwa GSP dan Chrisye sangat peduli dengan budaya tradisi Indonesia lewat perwakilan simbol simbol dari pulau Bali pada album ini. Sayangnya nama dari perancang desain grafis tersebut tidak dicantumkan pada cover album ini.
.........................
Tracklist CD
01 Galih Dan Ratna
02 Gita Cinta
03 Marlina
04 Puspa Indah
05 Chopin Larung
06 Lagu Putih
07 Smaradhana
08 Kala Sang Surya Tenggelam
09 Anak Jalanan
10 Seni
11 Sirna
12 Zamrud Khatulistiwa
13 Kala Cinta Menggoda
14 Sendiri
15 Kembang Goyang
*semua lagu ciptaan GSP
Salam...
No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..