Album 'Konser Tur 2001 Legendary' - Chrisye (Musica Studio's 2001)
Jika dilihat secara selintas, maka album ini sangat cukup meyakinkan seperti sebuah album live concertnya Chrisye, admin sendiri melihatnya seperti itu dan langsung membeli format kasetnya untuk dinikmati di rumah, ternyata album ini tidak seperti yang diharapkan, hanya sebuah album kompilasi kumpulan lagu terbaiknya plus dua lagu baru sebagai unggulannya. Admin ada merasa sedikit kecewa juga, namun terobati dengan dua lagu baru ini yang lumayan enak dan renyah. Tingginya harapan akan sebuah album live concert dapat di fahami, pastinya banyak fans yang berharap adanya sebuah album semacam ini, bayangkan saja kemeriahan suasananya, akan banyak yang ikut bernyanyi, sing a long saat Chrisye membawakan lagu lagu hits abadinya, plus garapan musik yang mewah, tentunya sangat hebat suasana yang terbangun. Namun hingga saat beliau menutup mata, tidak ada satupun album live yang berhasil dirilis resmi oleh Musica Studio's sedari awal Chrisye meniti karier di label tersebut. Konser fenomenalnya yang bertajuk Sendiri tahun 1994 ataupun saat periode album remake BPB pada tahun 1999 juga tidak pernah ada wujudnya, dua konser inilah yang seharusnya menjadi momen tepat untuk perilisan album live concert.
Album ini sebenarnya juga tidak jauh jauh dari seputar agenda kegiatan rangkaian konser yang akan dilaksanakan dalam rentang waktu antara 28 April hingga 22 Mei 2001 di 14 kota besar di Indonesia, dengan mengangkat tema bertajuk Legendary Chrisye. Kegiatan besar ini menuntut sebuah strategi promosi yang baik, termasuk didalamnya peluncuran album bertajuk sama, isinya kira kira setlist yang akan dibawakan Chrisye nantinya saat konser, dengan dua buah lagu baru sebagai andalan plus kumpulan hits lawas terbaiknya sebagai pelengkap tracklist. Rancangan desain cover album dikerjakan oleh Tepan Kobain dengan kombinasi warna antara perpaduan putih dan biru. Dua lagu baru dalam album ini di aransemen dengan balutan orkestrasi mewah berbumbu sentuhan tradisional oleh Erwin Gutawa. Lagu Setia di ciptakan oleh Guruh Sukarno Putra, sementara lagu Andai Aku Bisa di ciptakan oleh Bebi Romeo bersama Dhani Ahmad. Video klip kedua lagu ini juga sering wara wiri di berbagai stasiun televisi saat itu.
Membahas tentang sebuah album live, pastinya sangat menarik, disana dapat terlihat bagaimana fenomenalnya sebuah pertunjukan, kemeriahan, maupun kehebatan musisi sebagai seorang entertainer dihadapan ribuan lautan manusia. Secara keseluruhan untuk musisi Indonesia, merilis sebuah album live sepertinya memang sedikit terlupakan atau terkesampingkan karena berbagai hal yang admin juga kurang fahami sebabnya, mungkin salah satunya adalah biaya yang mahal atau SDM yang kurang mencukupi. Senasib seperti dua musisi idola admin yaitu Ebiet G. Ade yang juga tidak memiliki album live, tiga lagu live yang beredar itupun juga karena ia menjadi bintang tamu saat musisi legendaris Malaysia bernama M. Nasir mengadakan konser di negara tersebut. Kedua ada Iwan Fals, satu satunya album live yang di rekam itupun bersama Kantata Takwa saat mengadakan konser di tahun 1998, konsernya secara solo tidak ada meskipun rekaman TV secara non official sangat banyak beredar.
Saat pertama kali dirilis album ini baik format CD maupun kasetnya memiliki kertas cover tambahan selongsong luar, pada rilisan selanjutnya sudah di tiadakan. Admin membeli format kaset album ini saat masih menggunakan cover selongsong luar, tidak di posting disini karena hanya tersisa kasetnya saja tanpa cover. Sementara format CD admin mendapatkannya lewat seller langganan di FB, sudah tanpa selongsong luar tetapi kode lunas PPN tertera tahun 2001, bisa jadi ini masih periode perilisan awal namun sudah tanpa menggunakan selongsong cover luar. Antara rilisan awal maupun rilisan selanjutnya tidak memiliki perbedaan berarti baik dari segi cover maupun kualitas audio yang dihasilkan.
Format CD
............
Album: Konser Tur 2001 Legendary
Artist: Chrisye
Kode: MSCD 0264
Label: Musica Studio's
Artist: Chrisye
Kode: MSCD 0264
Label: Musica Studio's
Tahun: 2001
Harga (saat rilis): -..........................
Konser Tur 2001 Legendary CHRISYE
Produser Eksekutif - Indrawati Widjaja
Produser Musik - Erwin Gutawa untuk lagu 'Setia' dan 'Andai Aku Bisa'
Studio Rekaman - Musica Studio's
Juru Rekam - Danny Lisapaly
Studio Rekam Orkestra - Allan Eaton, Melbourne
Orkestra - Victorian Philharmonic untuk lagu 'Setia' dan 'Andai Aku Bisa'
Studio Mixing & Mastering - 301, Sydney
Penata Rekam - Guy Gray untuk lagu 'Setia' dan 'Andai Aku Bisa'
Desain Sampul - Tepan Kobain
Foto - Firdaus Fadlil & Imelda Simon
www.diffy.com/musica
www.chrisye-online.com
....
Tracklis CD:
Bonus Track:
01 Setia
cipt. Guruh Sukarno Putra
penyanyi latar - Gideon/ Lusi/ Muti
kibor & program sequencer - Erwin Gutawa
gitar akustik & listrik - Tohpati
bass - Indro
02 Andai Aku Bisa
cipt. Bebi Romeo & Dhani Ahmad
piano - Erwin Gutawa
drum - Uce Hariono
gitar akustik & listrik - Tohpati
bass - Indro
03 Serasa
cipt. Eros Djarot/ Chrisye
04 Kala Sang Surya Tenggelam
cipt. Guruh Sukarno Putra
05 Kala Cinta Menggoda
cipt. Guruh Sukarno Putra
06 Pergilah Kasih
cipt. Tito Soemarsono
07 Hura Hura
cipt. Chrisye/ Adjie Soetama
08 Kisah Cintaku
cipt. Tito Soemarsono
09 Anak Sekolah
cipt. Oddie Agam/ Chrisye
10 Malam Pertama
cipt. Jockie S./ Eros Djarot
11 Sabda Alam
cipt. Junaedi Salat/ Chrisye
12 Nona Lisa
cipt. Tito S./ Deddy Dhukun/ Chrisye
13 Smaradhana
cipt. Guruh Sukarno Putra
14 Aku Cinta Dia
cipt. Adjie Soetama
15 Untukku
cipt. Yovie Widianto
Salam...
No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..