Album CD 'Rock Opera KEN AROK' - Harry Roesli (Remastered La Munai Records 2019)
Album: Rock Opera KEN AROK
Artist: Harry Roesli
Kode: LMN-104
Label: La Munai Records
Tahun: 2019
Harga (saat rilis): 100.000,-
Artist: Harry Roesli
Kode: LMN-104
Label: La Munai Records
Tahun: 2019
Harga (saat rilis): 100.000,-
Sebenarnya sudah sangat telat untuk mereview album ini, namun lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, mengingat album ini merupakan salah satu album masterpiece di nusantara ini, dengan harapan bahwa gerakan kecil ini mampu menyebar luaskan informasi tentang musik legendaris Indonesia yang telah dibuat oleh pendahulu, yang bisa jadi terlupa oleh generasi saat ini atau bagi mereka yang belum mengetahuinya.
Album ini merupakan sebuah album konsep dengan mengangkat kisah cinta segi tiga legendaris antara Ken Arok, Ken Dedes dan Tunggul Ametung plus perebutan kekuasaan dalam periode sejarah awal Singhasari. Meskipun sifatnya adalah teatrikal album ini kental bernuansa rock dan tentu saja pastinya nyeleneh khas Harry Roesli yang memang ahlinya dalam urusan semacam ini, ia sendiri di juluki Bengal van Bandung, tentu saja nyeleneh disini adalah sindiran sindiran halus yang di tujukan kepada penguasa saat itu, simak saja secara lengkap agar mampu menangkap pesan pesan didalamnya, bahkan kita bisa dibuat tersenyum simpul pada beberapa bagian. Pertama kali dirilis dalam format kaset pada tahun 1977 kemudian dengan jarak 42 tahun lamanya, baru di tahun 2019 dirilis ulang oleh label La Munai Records dalam bentuk vinyl dan CD, sedih juga mengingat sang maestro tersebut juga telah lama berpulang dan tidak sempat menyaksikan karyanya di apresiasi dan dirawat dengan cukup baik oleh generasi setelahnya. Ini merupakan kerja kedua dalam rangka proyek trilogi dari album Harry Roesli yang di gagas oleh label ini.
Admin sendiri hanya membeli format CD saja, karena berbagai pertimbangan salah satunya adalah persoalan harga. Meskipun begitu album ini sangat layak di koleksi karena desainnya di kerjakan dengan sangat serius. Kemasannya masih mempertahankan bentuk chasing mika, bentuk standar yang paling admin suka untuk kemasan CD, sedikit terasa klasik karena album ini dibungkus dengan amplop berstempel tulisan Harry Roesli - Opera Rock Ken Arok dan stempel keterangan 'Pertama kalinya di rilis dalam format cakram padat setelah 42 tahun', kesannya menjadi seperti menerima souvenir atau oleh oleh jadul.
Lanjut pada bagian dalam, kertas inlay dibuat dalam bentuk booklet memuat prakata dari admin Irama Nusantara, teks lagu/ opera, foto foto klasik, foto poster iklan pertunjukan, karcis masuk, dan dua buah artikel pendek berjudul Rock Opera Ken Arok 1975 - Harry Roesli Masih Muda oleh Aat Soeratin dan Rock Opera ??? oleh Milur Milardi. Intinya album ini layak koleksi karena selain album bersejarah, juga pengerjaan albumnya sangat patut di apresiasi, seharusnya memang beginilah cara memperlakukan album berlevel legendaris, tidak mengurangi wibawa dan pesonanya meskipun statusnya adalah rilisan ulang.
.....................
Rock Opera KEN AROK - Harry Roesli
LMN 104
Lirik dan musik oleh Harry Roesli
Waditra terdiri dari Harry Roesli, Hari Pochang, Yanto Soejono, Didi Petet, Imank, Hanny Verplak, Adhi (Giant Step), Albert Warnerin (Giant Step), Kang Entang, Kania Roesli dan Lenny
Remaster di Carvery Cuts, London dan Studio Oposisi, Jakarta
Desain logo oleh Maman HS
Panduan visual dan tata letak oleh Gerry Apriyan
Seluruh gambar, foto serta informasi yang tertera pada album ini bersumber dari keluarga besar Harry Roesli, Hari Pochang, Aat Soeratin dan Irama Nusantara, sebuah inisiatif pengarsipan musik populer Indonesia.
Untuk Informasi lebih lanjut kunjungi www.iramanusantara.org
Dirilis pertama kali oleh PT. Eterna Tunggal Indonesia tahun 1977
C. 2019 La Munai Records
www.lamunairecords.com
....
Tracklist:
Babak 1 (21:20)
Babak 2 (22:14)
*mengikut format kasetnya.
Salam...
No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..