Album CD 'TITIK API' - Harry Roesli (Remastered La Munai Records 2020)
Album: Titik Api
Artist: Harry Roesli
Kode: LMN-107
Label: La Munai Records
Tahun: 2020
Harga (saat rilis): 100.000,-
Artist: Harry Roesli
Kode: LMN-107
Label: La Munai Records
Tahun: 2020
Harga (saat rilis): 100.000,-
Project trilogi perilisan ulang album milik Harry Roesli oleh label La Munai Records ini dimulai dengan album Philosophy Gang pada tahun 2017, kemudian dilanjutkan dengan Rock Opera KEN AROK ditahun 2019, ditutup dengan album ini yang dirilis pada bulan Maret 2020 silam dalam format vinyl dan CD, plus dicetak sedikit dalam bentuk kaset yang pada dua seri sebelumnya tidak ada. Keputusan untuk merilis ulang tiga album diantara banyak album Harry Roesli lainnya karena ketiga album ini memiliki momentum istimewa tersendiri saat dirilis dan ia menjadi aikon penggambaran bagaimana sosok Harry Roesli secara utuh, tentang pemikirannya yang sangat keluar pakem, penuh dengan ide ide gila, salah satunya tentang pergumulan musik barat dengan musik tradisional Nusantara terkhusus bebunyian Sunda. Album ini awalnya dirilis oleh majalah Aktuil yang memiliki spesialisasi musik sebagai bahan bahasan pada tahun 1975 dalam format kaset, dengan cover para personil berfoto berlatar wayang goro goro. Saat album ini dirilis, label La Munai Records memutuskan tidak memakai cover awal versi kaset sebagai cover versi terbaru rilisan ulang ini. Gambar wayang goro goro masih muncul pada versi vinyl tetapi hanya kecil saja dibawah logo terbaru, sementara versi CD ini hanya memuat versi logo baru saja.
Secara tampilan album ini terlihat lebih simpel namun elegan dengan kombinasi warna hitam sebagai backgroundnya, admin selalu menyukai cover album berwarna hitam. Entahlah, bisa saja hanya soal selera, seperti terlihat maskulin saja rasanya, apalagi ini merupakan album legendaris, semakin terlihat berwibawa. Rancangan desain ulang album ini oleh label dipercayakan kepada Shunsuke Izumimoto yang merupakan warga negara Jepang namun sangat Indonesia sekali. Nama ini merupakan sosok unik dengan berbagai wajah, selain sebagai seorang disc jockey, ia juga memiliki jiwa seni yang mumpuni, terbukti ia banyak diminta untuk merancang desain cover album maupun poster dan pernak pernik lainnya untuk keperluan sebuah band, dan tentu saja yang paling istimewa adalah ia memiliki perhatian yang tinggi dengan ranah musik lokal dengan memiliki banyak vinyl musik legendaris Indonesia, dan hebatnya ia memutar koleksinya ini secara rutin untuk para pengunjung Cafe Mondo yang ia dirikan.
Bisa jadi karena kesenangan dan perhatian besarnya terhadap musik Indonesia membuat label La Munai Records kemudian membawanya bekerja sama untuk mendesain cover album legendaris ini, hasilnya tentu saja sangat estetik menurut admin pribadi. Logo simetris pada sampul depan album ini seperti memancarkan api dengan kombinasi warna abu abu kebiruan dan orange, lebih terasa mewah desain ini dalam format piringan hitam karena didukung permukaan cover lebih luas. Hanya saja untuk format CD album ini, admin bukan tidak suka, namun jika bisa memilih seharusnya lebih baik dirilis dalam bentuk mika jewel case seperti dua album terdahulu. Cover digipak semacam ini kurang bisa mengeksplor detail apalagi jika tanpa tambahan booklet, baik itu berbentuk buku maupun lipatan memanjang. Keterangan dan juga sejarah yang ditulis oleh Bandung Pos 1994 dan Dieter Mack pun harus dibuat sangat kecil untuk mencukupkan satu lembar halaman.
Foto foto pada satu lembar sebelahnya juga memuat beberapa foto dan poster namun dalam bentuk potongan potongan kecil, lebih asik rasanya jika foto foto ini sedikit lebih besar. Pada selipan sisi depan berisi kepingan cakram CD album yang soundnya lumayan jernih dan gurih seperti album terdahulu. Selipan bagian sisi belakang terdapat bonus poster yang cukup besar, ia merupakan remake poster yang dulu disebar dalam berbagai majalah dan juga sebagai selebaran promo album, sangat terasa nuansa jadulnya karena berusaha menghadirkan kembali penggunaan kertas berwarna krem yang biasa digunakan pada era tersebut, berisi informasi bahwa album Titik Api milik Harry Roesli akan terbit dan segera beredar, diproduksi oleh Aktuil Music Colection 1975, disebalik poster tersebut terdapat tulisan kanji yang merupakan salinan dari tulisan cover dalam album dalam Bahasa Jepang.
Album ini didesain seperti album import dari Jepang dengan ciri khas keterangan tambahan dalam tulisan kanji yang diselipkan pada sisi kiri album, memuat info album dan artis dalam album tersebut secara singkat. Tujuannya adalah selain untuk edar didalam negeri, sebagian juga diedarkan dibanyak negara terutama Jepang yang merupakan tempat industri musik terbesar kedua dunia setelah Amerika, ia menjadi tempat tujuan banyak orang berwisata dan menikmati musik seperti konser skala besar maupun kegiatan perburuan barang fisik sebagai koleksi. Mengikuti trend zaman, selain dirilis dalam format fisik berupa vinyl dan CD, album ini juga tersedia dalam berbagai platform digital streaming resmi, namun secara resmi belum turun pada laman You Tube.
..................
Harry Roesli - Titik Api
Originally Released by Aktuil Magazine in 1975
C. 2020 La Munai Records
LMN-107
Nayaga (Orang yang ahli menabuh Gamelan Sunda):
Albert Warnerin
Harry Potjang
Imang Wandi
Yohan Verplak
C. Rivet
Susan Hobert
Didi
Dudu
Bapak Yoyo (Rebab pada Jangga Wareng)
Harry Roesli
Bapak Entang
Bapak Iri Sutisna (Tarompet Penca pada Kebo Jiro)
Indra Rivai (Pada Bunga Surga)
Elva Hasbullah (Pada semut)
Saudara Entis (GO'ONG pada semua lagu Trad)
Sinden: Tidak mau disebutkan namanya
Sinden Pengiring: Lenny, Kania, Etna, Nike dari kelompok sinden Kharisma
Wadytara: Bonang, Rincik, Saron, Panerus, Peking, Kendang, Rebab, Tarompet Penca, Gengge, Jews Harp, Vibraslap, Apuche, Bel Sepeda (Lagu Lembe Lembe), Bel Cina, Angklung, Kulantar, Guitar, Bass, Drum, Keyboard, Flute.
Direkam di: Maestro Record Studio, Bandung
Ahli Rekam: Liong dan Abam
Diperbanyak di: Sinar Jaya, Jakarta/ Pasar Baru
Terimakasih Pada: Mang Koko, Pa Tatang Kartiwa, Iwan Abdurahman, Pak Ading, Kelompok Kharisma, Depot Kreasi Bandung Djoni Peblos.
Side A: Kerasnya Hidup
Side B: Lembutnya Hidup
Supported by - Irama Nusantara
Design by - Shunsuke Izumimoto
.....
Tracklist CD:
01 Sekar Jepun - Trad
02 Merak - H. Roesli
03 Jangga Wareng - Trad
04 Kebo Jiro - Trad
05 Epiloog #1 - H. Roesli
06 Proloog - H. Roesli
07 Curah Hujan - H. Roesli
08 Dinding Tulang - H. Roesli
09 Semut - H. Roesli
10 Bunga Surga - I. Rivai/ H. Roesli
11 Lembe Lembe
12 Epiloog #2 - H. Roesli
Salam...





No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..