Album CD RAYA 'SATU DEKADE' - Iwan Fals (Fals Record & KFC 2024)
Sebenarnya keinginan admin adalah membahas atau mereview album 2324 yang dirilis awal tahun ini, sebuah album apik dan unik yang merupakan kolaborasi dengan Sawung Jabo, lirik perenungannya yang belum dibubuhi melodi ini untuk kemudian diselesaikan Iwan Fals dan dibantu Oni Krisnerwinto pemilik Sa'Unine sebagai penata musiknya, sangat menggoda dan menggugah, namun apa daya, hingga saat ini belum ketahuan apakah akan dirilis format fisiknya, bikin frustrasi saja, yang sebelumnya juga sudah senewen dengan album Pun Aku yang bajakannya ternyata laris di toko online. Belum selesai itu semua tetiba saja Iwan Fals merilis album Tujuh Belas, gubrakk hehe... aduh ini apa lagi...
Album Tujuh Belas juga tak kalah keren, dirilis 6 Juni kemarin, sudah admin kunyah kunyah, isinya penuh dengan pesan baik dan tentu saja filosofis, lirik keseluruhan merupakan karya dari Fahruddin Faiz, sementara melodi oleh Iwan Fals. Bayangan admin juga sama, album ini dan juga 2324 jika dirilis dalam bentuk album fisik, alangkah kerennya, apalagi dengan desain cover yang sangat artistik itu. Tetapi tentu saja mereka lebih faham bagaimana pasar saat ini, sehingga jika bertaruh terlalu jauh, akan sangat beresiko.
Album repackage ini sendiri untuk pertama admin mendapatkan info dari media sosial sekitar bulan Juli, pertamanya memang bingung, lho kok bukan yang album barunya ya, tetapi balik lagi keatas, mereka tentu saja lebih faham dengan kondisi medan. Kebingungan itu tidak bertahan lama, kemudian segera otomatis kasak kusuk mencari cara mendapatkan album ini, bantuan kemudian datang dari Om Fendi Kurniawan seorang sesepuh Fals Mania yang juga senior Oi dari Bekasi yang kemudian mau membantu mencarikan album ini, terima kasih juga sudah susah payah dibantuin ngantre untuk di legalisir oleh sang maestro, makin mantep nih..
Singkatnya album ini berada ditangan admin pada tanggal 9 September ini dan baru bisa di review sekarang, sambil mendengarkan secara seksama perbedaan dengan Raya 2013 versi edaran awal. Menurut Iwan Fals sendiri saat konferensi pers, dahulu saat edar pertama kali, karena diusahakan secara mandiri, peredarannya kurang merata di masyarakat, padahal materinya termasuk asik asik, sehingga diputuskan untuk diedarkan kembali, sembari memperingati moment satu dekade album ini. Peredarannya kali ini bekerja sama dengan KFC, yang hingga saat ini tercatat merupakan gerai ayam yang sukses memasarkan album musik dalam bentuk fisik dengan cara direct dan sepertinya satu satunya yang bertahan hingga sekarang.
Dengan alasan diatas, bisa difahami mengapa album ini dirilis kembali, semoga lagu dalam album ini semakin membumi karena meskipun sudah sepuluh tahun berlalu, isi materi didalamnya masih sangat relate dengan kondisi keadaan saat ini. Menurut Iwan Fals, album ini ada kejutannya, namun bolak balik saat mendengarkan dan membandingkan dengan versi awalnya, admin tidak mendapatkan kejutan itu, perbedaannya hanya pada kejernihan sound yang lebih daripada versi edaran awalnya saja. Admin pada awalnya memperkirakan bahwa ada lagu yang mengalami perubahan aransemen, tetapi ternyata tidak. Sepertinya ini memang upaya perilisan kembali saja, karena album ini memiliki materi bagus yang berpotensi viral.
Desain cover album ini masih mengikut versi edaran awalnya dengan memakai warna turunan coklat, bedanya jika di versi awal bercorak serat kayu, maka dalam versi repackage ini cover memakai foto Iwan Fals terbaru dan dengan background bergambar permukaan gurun pasir yang pada edaran awal sebelumnya berada di cover bagian dalam. Credit title didalamnya masih sama dengan versi edaran awal, mungkin kelupaan tanpa memuat tim dari KFC untuk dimuat dalam cover ini. Sementara untuk tracklist didalamnya hanya memuat 12 lagu dari 18 lagu yang berada di versi awalnya, lagu tersebut adalah Tak Kenal Maka Tak Sayang, Si Putri dan Si Fulan, Bangsat, Rekening Gendut, Katanya dan Kopi Top yang merupakan sebuah jingle saat beliau menjadi brand Top Kopi.
Semoga ini menjadi awal perilisan album Iwan Fals yang baik, bagaimanapun industri ujungnya adalah uang, tak ada perputaran uang pastinya industri berhenti. Dengan perilisan via KFC semua orang masih bisa mengakses rilisan fisik, setelah toko musik berguguran tak ada lagi distributor aktif untuk melayani secara regional. Semoga album ini laris manis dan kemudian project bisa di lanjutkan dengan album Iwan Fals lainnya yang belum pernah dirilis format fisiknya, total sudah sekitar 4 album plus album Rosana dalam format flasdisk. Syukur syukur perilisannya diteruskan dalam format vinyl dengan segala kelebihannya.
Album: Raya 'Satu Dekade'
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: Fals Record & KFC
Tahun: 2024
Harga (saat rilis): 50.000,-
Artist: Iwan Fals
Kode: -
Label: Fals Record & KFC
Tahun: 2024
Harga (saat rilis): 50.000,-
.................
Iwan Fals - Raya 'Satu Dekade'
All songs written by Iwan Fals
All lyrics written by Iwan Fals, except track 'Adalah', written by Rosana Listanto
Recorded at Fals Record
Published by Tiga Rambu
Executive Producer - Rosana Listanto
Producer - Cikal Rambu
Head of Crew - Budi Sumanto
Documentation Crew - Firmansyah
Chief Engineer - David Klein
Tracking Engineer - Ayub Suparman
Sound Designer - Nabil Husein
Mastering Engineer - Abraham Eka Wijaya
Mixing Engineer - Very Black
Editing - Cahyadi
Graphic Designers - Tania Irawan & Tatiana Romanova
Cover Photo taken by - Rendha Rais
Song Credits Photo taken by - Evelyn Pritt
....
Tracklist Album:
01 Raya
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
02 Aku Ada feat Lea Simanjuntak
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
Vocal featuring - Lea Simanjuntak
Accoustic guitar - Toto Tewel
Accordion - Edi Daromi
Drum - Raiden Soe
Flute & tambourine - Sonata
Electric bass - Ardy Yusuf
Vocal featuring - Lea Simanjuntak
Accoustic guitar - Toto Tewel
Accordion - Edi Daromi
Drum - Raiden Soe
Flute & tambourine - Sonata
Electric bass - Ardy Yusuf
03 Negeri Kaya
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
04 Katanya feat Lea Simanjuntak
Vocal, accoustic guitar, gongseng, tifa - Iwan Fals
Vocal featuring - Lea Simanjuntak
Accoustic guitar - Toto Tewel
Keyboard & pianica - Edi Daromi
Gendang - Raiden Soe
Mandola - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
Vocal featuring - Lea Simanjuntak
Accoustic guitar - Toto Tewel
Keyboard & pianica - Edi Daromi
Gendang - Raiden Soe
Mandola - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
05 Sampah
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
Accoustic guitar & backing vocal - Toto Tewel
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum, perkusi sampah & backing vocal - Raiden Soe
Electric guitar & backing vocal - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
Accoustic guitar & backing vocal - Toto Tewel
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum, perkusi sampah & backing vocal - Raiden Soe
Electric guitar & backing vocal - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
06 Tangan Kosong
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
07 Cinta Itu feat Rosana
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
Vocal featuring - Rosana Listanto
Accoustic guitar & backing vocal - Toto Tewel
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Electric guitar & backing vocal - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
Vocal featuring - Rosana Listanto
Accoustic guitar & backing vocal - Toto Tewel
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Electric guitar & backing vocal - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
08 Adalah
Vocal & accoustic guitar - Iwan Fals
09 Api Unggun
Vocal - Iwan Fals
Ukulele & backing vocal - Toto Tewel
Pianica & backing vocal - Edi Daromi
Megaphone & backing vocal - Raiden Soe
Backing vocal - Sonata, Ardi Yusuf, Ayub Suparman, Budi Sumanto
Ukulele & backing vocal - Toto Tewel
Pianica & backing vocal - Edi Daromi
Megaphone & backing vocal - Raiden Soe
Backing vocal - Sonata, Ardi Yusuf, Ayub Suparman, Budi Sumanto
10 Gadis Tani
Vocal, accoustic guitar, klenengan sapi - Iwan Fals
Ukulele - Toto Tewel
Accordion - Edi Daromi
Shaker, gendang, bongo - Raiden Soe
Flute & tambourine - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
Ukulele - Toto Tewel
Accordion - Edi Daromi
Shaker, gendang, bongo - Raiden Soe
Flute & tambourine - Sonata
Bass - Ardy Yusuf
11 Dajal Net
Vocal, accoustic guitar - Iwan Fals
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Drum & backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
12 Pelaut
Vocal, accoustic guitar & terompet keong - Iwan Fals
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Shaker, drum ocean, backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
Electric guitar & backing vocal - Toto Tewel & Sonata
Keyboard & backing vocal - Edi Daromi
Shaker, drum ocean, backing vocal - Raiden Soe
Bass - Ardy Yusuf
Salam...





Masih menunggu rilisan fisik dari album 2324 dan Tujuh Belas yang sepertinya ditelantarkan begitu saja, rilisan ulang ini menurut saya tidak perlu apalagi dari 18 lagu dipangkas jadi 12 saja tapi ya okelah pertanda IF tidak lupa dengan album ini
ReplyDeletehaha ya, berarti kebingungan kita sama tentang perilisan album ini, lewat platform ini memberanikan diri mencoba utarakan kegelisahan itu yang ternyata terasa oleh teman teman juga.
Deletesaya juga menunggu dua album itu dirilis fisiknya, kalau bisa album Pun Aku rilisan tahun 2021 dan juga Rosana 2019, memang ada kesan sepertinya terbiar begitu saja. padahal sangat bagus. Pembelinya saya juga yakin pasti masih ada dan banyak..