Monday, October 29, 2012

Petarung Hidup - Langit/ Sawung Jabo (Diva Records & Henk Publica 2009)

Petarung Hidup - Langit/ Sawung Jabo (Diva Records & Henk Publica 2009)

Album yang sangat luar biasa, lahir dari pemikiran kreatif seorang musisi legendaris bernama Sawung Jabo, musiknya sendiri kaya akan bebunyian perkusi, nuansa tradisi, akustik berpadu dengan aroma rock kental. Tidak semua lagu lagu di album ini merupakan materi baru, beberapa diantaranya merupakan lagu lama yang di aransemen ulang dengan wajah baru. Ia memang sering mengaransemen ulang lagu lama miliknya sebagai materi dalam sebuah album baru, namun bukan sama persis, selalu ada nuansa baru yang dibawanya, sekedar untuk mereprentasikan ulang agar lebih kekinian.

Album ini merupakan proyek bersama Henky Kurniadi yang berperan sebagai produser eksekutif dan ikut menciptakan beberapa lirik dalam album ini,. Musisi yang ikut serta dalam album ini juga bukan orang sembarangan, meskipun bukan musisi mainstream yang dikenal khalayak, mereka adalah orang orang yang khatam dengan musik dan memiliki jadwal terbang yang tingi. Rata rata basic mereka berasal dari sekolah musik dan cukup membuat album ini menjadi luar biasa, kuat di lirik dan juga aransemen. Para musisi dialbum ini merupakan kumpulan seniman muda dari daerah Solo, Jogja dan Surabaya.

Untuk versi rilisan resminya ada satu lagu yang tidak disertakan, yaitu lagu dalam bahasa Jawa Timuran berjudul ''Juancuook Iku Sakti'' berkisah tentang tak selamanya mengumpat itu jelek, terkadang dengan mengumpat bisa melepaskan beban hidup barang sebentar, begitu banyaknya beban kehidupan yang membutuhkan pelepasan, salah satunya adalah mengungkapkan kemarahan dengan mengumpat, tak merugikan orang lain dan resah dihati bisa diredakan. Lagu ini juga memiliki kritik keras atas dagelan dagelan yang tak lucu di negeri ini, seperti koruptor jadi menteri dengan tanpa malu malu ia pringas - pringis (tertawa tawa,-red) di televisi, sementara rakyat kehidupannya semakin tidak jelas, layaknya layangan putus, terombang ambing tanpa pegangan.
 
Lirik penutup pada bait terakhir, Sawung Jabo mengharapkan bertobatlah jangan korupsi lagi, jika tidak bertobat maka akan akan dipisuhi beramai ramai, setelah itu terdengar koor Juancuookk berulang ulang, layaknya gelombang luapan kemarahan, sangat epik !. Lagu bernuansa ndhugal tetapi sebenarnya merupakan sebuah ungkapan  rasa keresahan dan keputus asaan mendalam tentang berbagai persoalan mengerikan yang mendera bangsa, koruptor yang tidak memiliki rasa malu sedikitpun, penguasa yang tidak memikirkan rakyat, sementara rakyat jungkir balik mempertahankan hidupnya sendiri. Lagu apik ini dengan berbagai pertimbangan akhirnya tidak disertakan dalam rilisan resminya, namun kita masih bisa mendownload dengan mudah jika penasaran dengan lagu tersebut kemudian menikmati dan ikut merasakan keresahan tersebut.
 
Selain lagu track terakhir tersebut, yang membedakan antara rilisan awal dan rilisan resminya adalah bentuk covernya yang juga beda, silahkan perhatikan gambar dibawah ini dengan detail, meskipun selintas sama tetapi sangat jauh berbeda, logo Langit yang di ilhami dari gunungan dalam pewayangan tersebut memiliki bentuk berbeda, baik ukuran dan juga bentuknya pada beberapa bagian, juga bentuk tulisan Langit pada logo tersebut memiliki perbedaan diantara keduanya. Rilisan awal ini diedarkan oleh Henk Publica seorang sebagai distributornya, sementara untuk rilisan resmi yang memiliki area cakupan penjualan sangat luas, Henk Publica menggandeng Diva Records dan Vision Home Entertainment sebagai penyalur.
 
Format CD rilisan Awal
.....................
Album: Petarung Hidup
Artist: Sawung Jabo
Kode: -
Label: HENK Publica
Tahun: 2009
Harga (saat rilis): -
 





 
Format CD rilisan Kedua
....................
Album: Petarung Hidup
Artist: Sawung Jabo
Kode: -
Label: HENK Publica & DIVA Records
Tahun: 2009
Harga (saat rilis): 35.000,-







......................
   Album Langit ini terlahir dari hasil dialog intim kami berdua yang selalu aktif membaca dan memaknai denyut-denyut nadi kehidupan Bunda Pertiwi Indonesia. Persenyawaan gagasan ini merangsang daya kreatif kami untuk mengajak libatkan kelompok perkusi dari Solo ''Etno Ensemble'', ''DulJuancok Strings Kwartet'' Jogja, musisi rock muda Surabaya serta musisi dari berbagai daerah yang menetap di Jogja.
   Semua pendukungnya adalah musisi muda penuh daya dan kami menghormati mereka semua. Kami sepakat untuk menyebut gaya musik ini ''Tribal Percussion Rock''.
   Khasanah musik tradisi Indonesia memberi inspirasi bagi kami, karena memang itulah harta karun dari nenek moyang yang ingin kami kembang sayapkan sesuai perkembangan zaman.
   Sudah banyak yang kami lakukan, tapi masih banyak lagi yang belum kami kerjakan.

Salam Budaya

Sawung Jabo - Henky Kurniadi
Founder

Spesial Terimakasih:

Tuhan Maha Pemberi dan Maha Kreatif,
Sue Piper, Johan Piper, Shanti Piper, Komunitas Joglo Jago, Pak Lik Gono & Bu Lik Tuti, Yaya/ Komunitas Pendopo Ruas Bambu, Bramantyo & Sari, Papa Anang Spanyol, Alm. Rendra & Ida, Bengkel Teater Rendra, Alm. Innisisri, Iwan Fals, Jockie Soeryoprayogo, Totok Tewel, Duddy Anggawi, Agus San Fransisco & Gembus 'Studio Pengerat'.
Fitrah & Viktor, Cipto 'Etno Ensemble' Moki, Joe Gideon 'Midline Production', Felix 'BLASS', Sony 'Elo Progo', Idhut 'Sentana Art', Joko Kobong, Dewi & Otog Pakis, Bagong, Adi Mlentes.
Rekaman dan mixing di studio Kua Etnika - Jogja
Anton Gendhel 'Juru Rekam dan Mixing', Anto Baret KPJ Bulungan, Hariyanto Tjondro Photographer, Alpha Savitri, Yuni Kristanti, Luri Coco 'Graphic Designer'.
Maaf bagi yang terlupa disebutkan namanya disini.

..........
Langit Group
Founder - Henky Kurniadi & Sawung Jabo
Executive producer - Henky Kurniadi
Producer - Sawung Jabo
Distributor - DIVA Records
Music director - Sawung Jabo
Ass. music director - Joel Lennon
String arr. - Ucok Hutabarat
Ass. coordinator - Giana Sudaryono
Properties - Caesar

Musicians:
Sawung Jabo - Vocal, accoustic guitar
Joel Lennon - Electric guitar, accoustic guitar, backing vocal
Ryan Zanuardi - Electric guitar
Bas_uki - Bass
Akku Rangga - Drums
Caesar - Percussions, backing vocal
Rima Riandiani - Vocal ''Jamrud Khatulistiwa'', backing vocal
Giana Sudaryono - Vocal ''Gumam Bathin Pengembara'', backing vocal
Bagus Mazasupa - Keyboard, piano, backing vocal

DulJuancok Strings Kwartet:
Ucok Hutabarat - Violins I, backing vocal
Perjaga Berutu - Violins II, backing vocal
Budi Hast - Alto violin
Rowilson Nadeak - Cello, backing vocal

Etno Ensemble Solo:
Ciptono Hadi - Terbang kuntulan, backing vocal
Saptono - Terbang kuntulan
Ilham Mappatoya - Djembe
Galih Naga Sena - Djembe
Aristofani - Mid-high tom
Didik Sunarwan - Mid-high tom
Bondan Aji Manggala - Dhog-dhog, low tom
Sigit Prasetyo - Dhog-dhog, low tom
Y. Donny Hermawan - Tenor saxophone, recorder, backing vocal

..............
Tracklist:
01. Srigala Sakit Jiwa
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
02. Dongeng Politik
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
03. Karena Kau Bunda Kami
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
04. Jamrud Khatulistiwa
      Lagu - Sawung Jabo
      Lirik - Henky Kurniadi
05. Sang Rajawali
      Lagu - Sawung Jabo
      Lirik - Henky Kurniadi 
06. Bianglala Jiwa
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
      untuk Sue Piper tercinta
07. Petarung Hidup
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
08. Arek Arek Indonesia
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
09. Gumam Bathin Pengembara
      Lagu - Sawung Jabo
      Lirik - Henky Kurniadi 
10. Kesaksian Jalanan
      Lagu & lirik - Sawung Jabo
11 Juancuook Iku Sakti *pada versi rilisan awal
     Lagu & Lirik - Sawung Jabo
  

 
Salam..

No comments:

Post a Comment

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..