Ini adalah album Iwan Fals yang dirilis menjelang Pesta Demokrasi Pemilu 2004, sepertinya memang disengaja dirilis berdekatan dengan moment perhelatan akbar lima tahun sekali di negeri ini sebab materi dalam album ini memang sarat akan pesan pesan, kritik dan harapan serta suara kaum bawah yang coba Iwan Fals suarakan kepada para pemimpin baru nantinya. Dengan lagu andalan dan juga sebagai judul album ''Manusia 1/2 Dewa'' mempunyai pesan yang mendalam kepada para pemimpin baru yang akan memegang tampuk kuasa terutama presiden yang terpilih nantinya. Kali ini tanpa format band, hanya berteman gitar akustiknya saja, bahkan harmonika yang biasanya selalu mengiringi, tak diikutsertakan dalam rekaman kali ini, dengan alasan cukup nyeleneh, yaitu lupa, jika tidak maka album ini persis layaknya album Belum Ada Judul yang dirilis tahun 1992 silam.
Disini selain lagu unggulan yang juga dijadikan sebagai judul album ini, Iwan Fals bersenandung tentang apa saja yang menjadi kegelisahannya selama ini, pada setiap lagu yang dinyanyikannya sangat terasa gejolak emosi didalamnya, sebuah album apa adanya yang luar biasa tanpa ditambahi dengan hiasan apapun, terdengar tanpa tedeng aling aling dan keras, seperti pada track Asik Nggak Asik yang menjadi lagu pembuka cukup menggigit, menyoroti para politisi yang seringnya berpesta daripada memikirkan rakyatnya, memiliki dasar blues, saat live dan diaransemen full band lagu ini sangat atraktif dan menarik. Selanjutnya ada dua lagu berjudul 16 Juli 1996 dan 17 Juli 1996 yang memiliki tema berbeda namun memiliki judul yang berurutan dengan lagu 15 Juli 1996 yang terdapat dalam album Suara Hati 2002, yang paling keras liriknya adalah 17 Juli 1996, ada muatan kemarahan disana melihat banyaknya ketimpangan yang ada. Kemudian ada membahas tentang bagaimana desa didalam pandangan dunia moderen, pandangan Iwan Fals sendiri dalam memandang Negerinya dalam Ngeriku, tentang sadisnya permainan Politik Uang, Tentang kegelisahanya melihat ruwetnya dunia dalam lagu Matahari Bulan Dan Bintang. Lagu Dan Orde Paling Baru cukup menarik juga, menyinggung periode orde orde yang sudah negara ini lewati, namun masyarakatnya untuk makan sehari sekali saja sudah hebat, secara lengkapnya silahkan saja simak secara utuh album ini.
Sayangnya peredaran album ini harus terhenti dan berakhir dengan ditarik dari peredaran disebabkan adanya beberapa permasalahan pada beberapa potongan lirik didalam album ini dan gambar cover depan yang dianggap menghina salah satu agama yang ada. Iwan Fals dalam kasus ini memilih untuk tidak berpolemik lebih jauh, menuruti dengan merelakan albumnya ditarik dari peredaran. Jika album ini dimasa mendatang akan dirilis ulang kembali, sepertinya tak akan memakai bentuk yang sama seperti ini. Sebagai ganti atas ditariknya album ini, label Musica Studio's merilis sebuah album kompilasi bertajuk Untukmu Negeri yang hanya memuat dua lagu dari album Manusia 1/2 Dewa ini yang sempat menjadi hits kala itu yaitu Asik nggak Asik dan Manusia 1/2 Dewa, sisanya memuat lagu lagu hits dari berbagai album lawasnya seperti Suara Hati dan Wakil Rakyat.
Format CD
......................
Album: Manusia 1/2 Dewa
Artist: Iwan Fals
Kode: MSCD 0337
Label: Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): tak tercantum
Format KASET
......................
Album: Manusia 1/2 Dewa
Artist: Iwan Fals
Kode: MSC 8723
Label: Musica Studio's
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): 15.000,-
......................................
Manusia 1/2 Dewa
Sesungguhnya perjalanan album sendirian ini sudah dimulai semenjak tahun '79 kemudian '91 dan sekarang 2004. Entah kenapa koq tiba tiba saja keinginan itu begitu menggebu dan Alhamdulillah Musica menyambutnya.
Sebagian lagu saya buat pada masa peralihan jaman Pak Harto ke jaman Pak Habibie. Sebagian lagi ditengah tengah suasana Reformasi dan sebagian lagi di penghujung tahun ini.
Tadinya saya tak mau peduli, tetapi entahlah rasanya perlu juga untuk menyikapi keadaan ini dan lahirlah album ini.
Semoga berguna bagi kehidupan kita bersama
Iwan Fals
*ma kasih tuk Utte atas lukisannya
Produser eksekutif - INDRAWATI WIDJAJA (PT. MUSICA STUDIO'S)
Produser - Iwan Fals
Studio mastering - Musica Mastering
Juru mastering - Heirrie Buchaery & Hok Laij
Semua lagu & lirik - Iwan Fals
Rancangan grafis & lukisan - Utte
....................
Tracklist:
01 Asik Nggak Asik
02 Manusia 1/2 Dewa
03 17 Juli 1996
04 Dan Orde Paling Baru
05 Buktikan
06 16 Juli 1996
07 Ngeriku
08 Matahari Bulan Dan Bintang
09 Desa
10 Para Tentara
11 Mungkin
12 Politik Uang
Salam..









kesemua album yang heri tulis di blog ini memang dari koleksi sendiri?
ReplyDeletebenar pak cik, memang koleksi sendiri..
Delete