Friday, September 2, 2016

The Very Best Of - Gombloh ( GNP Record 2006)

The Very Best Of - Gombloh (GNP Record 2006)

Album ini merupakan rangkuman kumpulan lagu lagu Gombloh yang di rilis dalam format kaset dan CD, walaupun bernama The Very Best Of Gombloh, tetapi lagu lagu dalam kompilasi ini disunting bukan dari era album solonya, isinya sendiri merupakan kumpulan lagu dari era group Lemon Tree's, tercatat hanya satu lagu saja yang diambil dari album solonya yang di letakkan pada bagian akhir side B sebagai bonus track, berjudul Kugadaikan Cintaku dan itupun versi nyanyian ulang oleh Iyut Bing Slamet, bukan dari versi asli Gombloh sendiri. Liriknya sendiri sedikit dirubah agar adaptif atau sesuai jika dinyanyikan dari sudut pandang wanita.

Setiap kompilasi yang memuat lagu banyak, pasti lagu didalamnya banyak terpotong, hal itu juga terjadi pada album ini. Sayang saja banyak lagunya tidak sampai penghabisan, padahal pada format kasetnya sudah berisi masing masing 9 lagu per sisi. Ternyata setelah dicek lebih lanjut ternyata bukan karena pita yang tidak mencukupi, tetapi lebih kepada kesalahan operator yang tidak bisa memperkirakan durasi lagu, sebenarnya semua lagu dalam album ini dapat termuat hingga coda penghabisan, karena sisa pita cukup banyak, bahkan bisa jadi berlebih.

Rinciannya pada sisi side A lagu Lepen mengalami pengulangan kembali diakhir pita, paling parah terdapat pada side B, track banyak terpotong, bahkan ditengah lagu. Ironisnya setelah lagu Iyut Bing Slamet yang seharusnya menjadi track penutup, ternyata sisa pita masih banyak sehingga label mengisinya kembali dengan lagu Hong Wilaheng, dan dilanjutkan dengan pengulangan Kebyar Kebyar, setelah dua pengulangan ini ternyata sisa pita masih lumayan panjang dan terbiar kosong, durasi tersebut sebenarnya sangat cukup untuk memuat semua lagu hingga akhir coda. Sangat disayangkan saja, album ini memiliki sound bersih tetapi berakhir anti klimaks. Sementara series judul untuk artis lain album ini sangat memuaskan pada track lagunya, meskipun ada pemotongan tetapi tidak separah ini.

Edaran format CD untuk album Gombloh ini sepertinya tidak sebanyak format kasetnya. Format CD yang paling populer dan mudah ditemukan adalah dua seri album Gombloh berjudul In Memoriam rilisan label Nirwana Record. Berharap pada suatu saat nanti akhirnya di rilis format CD album Gombloh baik solo maupun bersama group dengan kualitas sound prima dan track full hingga akhir coda. Pada era 90an label Virgo Ramayana Record pernah merilis ulang seluruh katalog milik Lemon Tree's tetapi hanya format kaset saja, tanpa ditemani edaran CD, usaha perilisan ulang album Gombloh hingga saat ini memang masih minim perhatian.

Seluruh edaran CD bertajuk The Very Best Of ini dikemas berbentuk digipak, tidak ada yang dirilis dengan kemasan mika, memiliki harga yang lebih murah dari pasaran CD saat itu yang berharga 35 hingga 40 ribu rupiah. Sayangnya nama perancang grafis untuk album ini tidak dicantumkan. Pada versi edaran format CD, album ini memuat nukilan biografi sebanyak tujuh paragraf, sebagai tambahan info tentang sosok Gombloh secara sekilas, di tulis oleh Theo, admin kurang tahu juga inisial dimaksud, apakah Theodore KS ataukah orang dalam label yang biasanya menulis prakata album.

Format CD
...................
Album: The Very Best Of
Artist: Gombloh
Kode: CMNG-561
Label: GNP, CMN, Genta Records, Mustika Records & Gema Records
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): 25.000,-






Format KASET
...................
Album: The Very Best Of
Artist: Gombloh
Kode: GR-561
Label: GNP, CMN, Genta Records, Mustika Records & Gema Records
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): 20.000,-





..........................
PENAMPILAN dengan rambut yang panjang, dikuncir dan dikombinasikan dengan topi dan kacamata hitam terkalung dileher, tidak membuatnya segarang penyanyi rock pada jamannya. Namun lirik lagunya garang. Kebyar-Kebyar menjadi ''lagu kebangsaan'' pada hari hari memperingati kepahlawanan bangsa. Penyanyi legendaris asal Surabaya itu bukan lain adalah Gombloh yang tutup usianya 9 Januari 1988.

Lahir di Surabaya 23 Juli 1950 dengan nama Sudjarwoto Sumarsono sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara dari pasangan pedagang kecil Slamet dan Maryati. Gombloh Putro Ingsun bisa di katakan belajar musik secara otodidak. Begitu bisa bermain gitar, langsung mengamen di pasar, hingga menggung di sekolahnya. Selain bermusik, dia suka humor, menggambar dan berolahraga basket. Kesukaannya menggambar, dilampiaskan dengan mencorat-coret buku teman-temannya. Kebiasaan nggombloh inilah yang kemudian mendapat julukan si Gombloh.

Gombloh membentuk sejumlah grup musik, sampai akhirnya bergabung dengan Leo Kristi dan mendirikan kelompok Lemon Tree's tahun 1969. Kiprahnya bersama Leo Kristi menarik perhatian seorang musikolog dari Cornell University, Amerika Serikat, setelah Lemon Tree's merilis rekamannya. Lagu ''Berita Cuaca'' dan ''Hong Wilaheng'' dijadikan peelitian oleh ahli musik dari negeri Paman Sam itu.

Tapi akhirnya Leo Kristi dan Gombloh berpisah dan bermusik sendiri-sendiri. Gombloh meneruskan Lemon Tree's, sementara Leo Kristi dengan grup Leo Kristi-nya. ''Bermusik adalah melontarkan ekspresiku, menyampaikan rasa nasionalismeku dan simpatiku pada rakyat kecil'' kata Gombloh, yang sebenarnya seperti Leo Kristi juga mampu tampil sendirian. Namun dia merekrut penyanyi perempuan setelah berjalan sendiri cukup lama.

Bertrio dengan Soelih Soejatno, mahasiswa fakultas kedokteran tingkat V dan Ratih, mahasiswi fakultas ekonomi tingkat III. Gombloh sendiri sempat mencapai tingkat II, sebagai mahasiswa jurusan arsitektur, Institut Teknologi Surabaya. Tapi dia lebih memilih menyanyi dan hidup sebagai seniman jalanan.

Ternyata sukses secara komersial dicapainya ketika menyanyi sendirian, bukan bersama Soelih dan Ratih. Albumnya Setengah Gila mencapai penjualan sekitar 300.000 kaset pada pertengahan tahun 1980-an. Gombloh pun berdamai dengan selera pasar. Keinginan Gombloh hidup lebih baik secara ekonomi nampaknya menemukan jalannya. Ketika Kugadaikan Cintaku menjadi lagu yang paling populer tahun 1987. Kasetnya laris bagai kacang goreng. Mencapai penjualan lebih dari satu juta keping kaset.

Diradio aku dengar lagu kesayanganmu... yang terdengar dimana mana. Melampaui popularitas lagu-lagunya yang lain seperti Berita Cuaca, Hong Wilaheng, Lepen (Lelucon Pendek), Kebyar Kebyar, Setengah Gila, Selamat Pagi Kotaku, Gila, Karena Iseng, Semakin Gila, Diangan-Angan, Apa Itu Tidak Edan, Kami Anak Negeri Ini, Cinta dan Roket, Apel dan yang lainnya (Theo)

...............
Tracklist CD dan KASET:

01 Lepen
02 Kebyar Kebyar
03 Berita Cuaca
04 Doa Seorang Pelacur
05 Komplikasi
06 Pesan Buat Negeriku
07 Nyanyian Anak Seorang Pencuri
08 Sketsa Penari
09 Selopen
10 Bulan Merah
11 Hong Wilaheng Sekareng Bawono Langgeng
12 Selamat Pagi Kotaku
13 Senandung Pengemis Tua
14 Bayang Bayang Lonceng
15 Padang Impian
16 Barak Barak
17 bonus track* Kugadaikan Cintaku voc. Iyut Bing Slamet
*semua lagu ciptaan Gombloh


Salam...

No comments:

Post a Comment

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..