Friday, September 9, 2016

Camellia 2 - Ebiet G. Ade (Jackson Records 1979)

Camellia 2 - Ebiet G. Ade (Jackson Records 1979)

Album: Camellia 2
Artist: Ebiet G. Ade 
Kode: -
Label: Jackson Records & Tapes
Tahun: 1979
Harga (saat rilis): -

Dirilis dalam tahun yang sama dengan album pertamanya, masih melanjutkan tema Camellia yang nantinya akan berlanjut sampai dengan volume 4. Album ini adalah rilisan awal album Camellia II, dan pada postingan sebelumnya juga telah dibahas album ini dalam versi berbeda, yaitu dalam format CD rilisan Malaysia DISINI dan dalam format kaset rilisan ulang Musica Studio's pada tahun 1993 dan tahun 2000 + ulasan lebih mendetail tentang album ini ada DISINI.

Rasanya perlu juga dibahas versi rilisan awal ini, karena rancangan grafis pada cover rilisan awal ini sangat berbeda dengan rilisan setelahnya, disini kita bisa melihat ada beberapa foto Ebiet G. Ade muda, sementara pada rilisan setelahnya, foto tersebut tidak disertakan kembali, hanya cover depan saja, kemudian cover diseragamkan menjadi warna dominan putih. Kualitas pita rilisan awal ini juga masih mantap, sampai saat ini masih menghasilkan suara yang sangat jernih, tentu saja dengan sedikit perawatan pada pita kasetnya. Kagum saja rasanya, mengingat telah berpuluh tahun album ini dirilis.

Dari album inilah lahir salah satu hits dahsyat yang dimiliki oleh Ebiet G. Ade, yaitu lagu Berita Kepada Kawan yang terilhami dari bencana gas beracun dari Kawah Sinila di Dataran Tinggi Dieng. Lagu yang awalnya hanya ditujukan khusus untuk bencana tersebut ternyata seiring berjalannya waktu masih sangat aktual dan cocok dengan berbagai bencana yang menimpa, bahkan hingga saat ini. Lagu ini sering muncul sebagai lagu pengingat dan penyemangat, ataupun sekedar back sound yang muncul ditelevisi kala menyiarkan berita yang berhubungan dengan bencana. Lagu ini memang memiliki aura membius dan memiliki pesan kuat agar menyayangi alam dan mengingatkan kita semua agar kembali kepada Tuhan, dzat tempat bergantung dan memohon.

Selain lagu hits dahsyat tersebut, seluruh lagu dialbum ini sepertinya memiliki kekuatannya masing masing, seperti Kontradiksi Didalam. Cita Cita Kecil Sianak Desa, Cinta Dikereta Biru Malam, Nyanyian Ombak dan tentu saja Camellia II sebagai tajuk utama.











.........................

Prakata:

  Dalam albumnya yang kedua ini, jelas terdengar Ebiet banyak menggunakan alat alat musik akustik, artinya dalam pengolahan sajian musik pengiring menghindari alat alat elektronis macam synthesizer, melotron dan semacamnya. Mengapa begitu? Ebiet rupanya merasa sangat prihatin akan gejala melandanya alat alat musik elektronis di tanah air kita. Seperti misalnya penggunaan melotron sebagai ganti alat alat gesek seperti biola, cello. Jelasnya, Ebiet berusaha untuk membangkitkan kembali keaslian dari pada musik musik yang akustik.
   Bila anda menikmati lagu demi lagu dari album ini, terasa adanya berbagai peningkatan dibandingkan dengan album ''Camellia I'' yang terkenal top disamping lagu ''Untuk Sebuah Nama''. Tiap tiap lagu mempunyai daya penarik tersendiri, sehingga untuk menentukan mana yang bakal hit, sulit ditebak.
   Lagu ''Berita Kepada Kawan'' merupakan lagu yang sederhana, ringan dan melodinya gampang dicerna kuping. ''Frustasi'' terbilang sebagai lagu yang manis walaupun lyriknya agak membingungkan. Judul ''Camellia'' muncul lagi dalam versi yang kedua dan terpedek diantara empat ''Camellia'' yang terdahulu, sekarang dan yang akan datang. Lagu ''Camellia II'' juga sederhana namun untuk memperkuat penampilannya dikerjakan full aransemen.
   Keseluruhan lagu-lagu dalam album ini memang sederhana, Ebiet berkeinginan agar karya-karyanya tidak mempunyai kesan yang megah. Pada umumnya orang berpendapat bahwa musik yang menggunakan alat gesek macam konset adalah sesuatu yang berkesan megah. Ebiet membuang kesan itu dengan 'menipiskan' suara biola. Coba anda perhatikan.
   Kerja sama antara Ebiet dengan Billy selaku music director terjalin demikian kompaknya dalam mengaransir. Jadi kalau ada sementara orang yang membayangkan bahwa Ebiet hanya sebagai pencipta lagu dan lyriknya saja adalah tidak tepat. Sebab musik yang Ebiet kerjakan bersama music director  dan pendukung pendukung musiknya adalah  musik yang punya karakter pribadi Ebiet. Ini jelas tergambar pada setiap melody yang ada dalam lagu lagunya.
    'Dalam pengerjaan aransemen, Billy punya fungsi yang sangat penting bagi saya, demikian pula sebaliknya' demikian kata Ebiet. Kehadiran Ebiet sebagai penyanyi memang lain dengan kebanyakan penyanyi solo. Dia punya fungsi rangkap, pencipta lagu, lyrik, penyanyi dan juga turut berperan dalam mengaransir lagu.
   Thema lagu lagu Ebiet masih juga lengkap seperti pada album perdananya, ada yang memperbincangkan atau mengisahkan hubungan Ebiet dengan agama yang dianutnya dan hubungan dengan Tuhan. Ada yang menceritakan kehidupan alam dan isinya, juga tentang cinta yang jadi sesuatu yang harus kita alami tentunya dalam hidup ini.
   'Dalam album saya yang kedua ini, saya telah berusaha sekuat mungkin, semampu otak saya, semampu ilmu saya, ya tentunya semampu fisik saya untuk menambal lobang lobang yang ada pada album Camellia I, sehingga semoga saja harapan saya bahwa album yang kedua ini lebih memuaskan...' demikian pesan Ebiet.



..........
Puisi & Lagu - Ebiet G. Ade
Aransemen Musik - Billy JB. & Ebiet G. Ade

Musisi Pendukung:
Billy JB. - Music Director/ Lead Guitar
Dodo - Piano/ Fender Rhodes
Herry - Bass
Norman - Drums
Lie Chung - Flute/ Trumpet
Amir K. - Contra Bass/ Trombone
Zulkifly - Cello
Suryati S. - Violin
Yap Cie Kian - Violin/ Viola
Achmad S. - Violin/ Viola
Ebiet G. Ade - Accoustic Guitar/ Harmonica
Sumo - Rec. Engineer

Fans Adress
Ebiet G. Ade
C/O Jackson Records & Tapes
PO. BOX 1090 JKT Kota

.....
Tracklist:

Side A
01 Berita Kepada Kawan (Yogyakarta, Juni 1979)
02 Camellia II (Oktober 1976)
03 Cita Cita Kecil Si Anak Desa (Wonodadi 1976)
04 Nyanyian Ombak (Jakarta, Mei 1979)
05 Cinta Di Kereta Biru Malam (Jakarta-Surabaya 1976)

Side B
01 Mimpi Di Parang Tritis (Yogyakarta, Mei 1977)
02 Hidup III (Yogyakarta, Februari 1977)
03 Kontradiksi Didalam (Yogyakarta, Agustus 1978)
04 Frustrasi (Yogyakarta, September 1978)
05 Sajak Pendek Bagi I.R. (Jakarta, April 1979)


Salam...

No comments:

Post a Comment

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..