Album kedua dari band rock yang berasal dari daerah Pandaan, Pasuruan, Jatim mengambil Tato sebagai
judul album sekaligus salah satu lagu di dalamnya, bercerita tentang tato yang masih dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai sesuatu yang tidak baik, memiliki kesan berandalan dan hal buruk lainnya. Namun yang menjadi hits dialbum ini justru lagu Pak Tua ciptaan dari Pitat Haeng, yang dikemudian hari baru diketahui bahwa itu merupakan nama samaran dari Iwan Fals. Pada masa ini Iwan Fals sedang berada dipuncak karier dengan band SWAMI & KANTATA yang fenomenal itu. Maksud dari nama samaran tentu saja agar tidak diketahui, ketika seseorang membeli album ini bukan karena nama besar Iwan Fals tercantum didalamnya, tetapi karena memang murni ingin mendengarkan karya dari band Elpamas. Sebelumnya nama samaran ini pertama kalinya dipakai Iwan Fals saat ikut membantu grup Sirkus Barock saat mengerjakan album ''Bukan Debu Jalanan''.
Pada
lagu Pak Tua, sangat terasa unsur country dan terdengar berbeda diantara
corak lagu lainnya di album ini yang mengandung unsur rock
berkadar tinggi. Elpamas merupakan band rock yang tidak hanya memainkan rock saja tetapi luwes dengan corak musik apa saja. Cerita unik tentang lagu Pak Tua yang terdapat dalam album ini adalah ternyata lagu ini dinyanyikan oleh gitaris Toto Tewel, maksud awalnya adalah
sebagai demo untuk dinyanyikan oleh sang vokalis, tapi ternyata produser
lebih tertarik versi lagu demonya saja, atau kemungkinan kedua sang vokalis tidak mau menyanyikan lagu ini, sehingga jadilah versi Totok Tewel ini masuk dialbum.
Pada perkembangan berikutnya, lagu ini dinyanyikan ulang oleh Rummy Aziez dialbum kompilasi Bento Group tahun 1992 dengan tanpa banyak merubah aransemen aslinya. Versi yang dinyanyikan oleh Rummy Aziez inilah yang semakin menaikkan lagu Pak Tua menjadi lebih terkenal dari versi album ini, kemudian lagu ini terus bertahan karena sering diikut sertakan dalam kompilasi rock various artis atau kompilasi album milik Iwan Fals, sehingga lagu tersebut secara otomatis terpromosikan secara tak sengaja dan menjadi sangat familiar ditelinga penggemar, sementara untuk versi originalnya jarang masuk dialbum kompilasi kecuali terdapat pada album aslinya ini.
Pada perkembangan berikutnya, lagu ini dinyanyikan ulang oleh Rummy Aziez dialbum kompilasi Bento Group tahun 1992 dengan tanpa banyak merubah aransemen aslinya. Versi yang dinyanyikan oleh Rummy Aziez inilah yang semakin menaikkan lagu Pak Tua menjadi lebih terkenal dari versi album ini, kemudian lagu ini terus bertahan karena sering diikut sertakan dalam kompilasi rock various artis atau kompilasi album milik Iwan Fals, sehingga lagu tersebut secara otomatis terpromosikan secara tak sengaja dan menjadi sangat familiar ditelinga penggemar, sementara untuk versi originalnya jarang masuk dialbum kompilasi kecuali terdapat pada album aslinya ini.
Selain lagu Pak Tua yang menjadi best cut album dan pembahasan utama dalam artikel ini, terdapat beberapa lagu lagu lainnya yang liriknya berasal dari luar kelompok Elpamas, beberapa nama besar yang tercatat ikut dalam project ini rata rata merupakan berasal dari lingkaran pertemanan, diantaranya ada Otig Pakis dan Dewi Pakis. Kemudian ada Sawung Jabo yang menyumbangkan lirik Macan dan full lirik plus lagu berjudul Dia, Suzan Piper istrinya juga tidak ketinggalan menyumbangkan lirik berjudul Panther Woman yang merupakan satu satunya lagu berbahasa asing dalam album ini. Kedekatan antara kelompok Elpamas dan Sawung Jabo memang terjalin erat, masing masing sering membantu kala mengerjakan sebuah project musik seperti saat rekaman dan juga manggung, bahkan Toto Tewel dan Edi Darome sendiri merupakan langganan additional tetap kelompok Sirkus Barock dari dekade awal 90an hingga tahun 2002.
Format CD
...................
Album: TATO
Artist: ELPAMAS
Kode: LD 0038
Label: LOGISS Records
Tahun: 2007
Harga (saat rilis): -
Format KASET
.................
Album: TATO
Artist: ELPAMAS
Kode: -
Label: LOGISS Records
Tahun: 1991
Harga KASET (saat rilis): 4.000,-
.......................
DODDY KESWARA - Vokal utama
TOTO TEWEL - Gitar listrik, gitar akustik, ukulele, perkusi, vokal
DIDI SUCAHYO - Bass listrik, vokal
EDDY DAROME - Keyboard, piano, vokal
RUSH TATO - Drum, perkusi, vokal
Produced by - LOGISS RECORDS
Producer - LOG ZHELEBOUR
Studio recording - SYAELENDRA, PROMIDI, GINS
Mix down - FENDER, ELPAMAS
Photographer - MARCEL
Graphic design - DANTON SIHOMBING
Photo frot cover - FERRY
Recorded on - BASF FERRO EXTRA
Duplicating - ALPHA ONE
TRACKLIST:
01 PAK TUA
Lagu & lirik - Pitat Haeng
02 KGB (KERETA GAYA BARU)
Lagu - Toto Tewel
Lirik - Otig Pakis
03 TATO
Lagu - Rush Tato & Toto Tewel
Lirik - Otig Pakis
04 PEMBUAL
Lagu - Rush Tato & Doddy Keswara
Lirik - Dewi Pakis
05 PANTHER WOMAN
Lagu - Didi Sucahyo & Toto Tewel
Lirik - Susan Piper
06 MORAL
Lagu & lirik - Doddy Keswara
07 MEMORI
Lagu & lirik - Doddy Keswara
08 MACAN
Lirik - Sawung Jabo
Lagu - Didik Sucahyo
09 DIA
Lagu & lirik - Sawung Jabo
10 MISTERY TEMANGGUNG
Lagu - Eddy Darome
Lirik - Otig Pakis
Salam...
Lagu "Pak Tua" yg versi original album kedua "Tato" juga masuk dialbum kompilasi buatan Pak Log Zhelebour (owner label Logiss Records) yg berjudul "12 Bintang Showbiz" rilisan tahun 1995 produksi Atlantic Record (untuk info tambahan)
ReplyDeletesiapp..
Deletethanks bang atas infonya, album kompilasi itu emmang saya tidak mempunyainya.
salam..
Siap mas 🙏
Deletenuhun..
Delete