Saturday, October 24, 2015

Seraut Wajah 'Digital Remastering' - Ebiet G. Ade (Musica Studio's 2001)

Seraut Wajah 'Digital Remastering' - Ebiet G. Ade (Musica Studio's 2001)

Ini merupakan serial album terakhir dari total 12 seri album Ebiet G. Ade yang dirilis dan di mastering ulang oleh label Musica Studio's. Album serial versi putih ini telah dirilis sebanyak dua kali yaitu rilisan awal pada  tahun 1993 sebanyak 9 seri dan rilisan kedua ditambah 3 album lagi termasuk album ini pada tahun 2000 menjadi sebanyak 12 seri dengan penambahan cover selongsong luar pembungkus mika kaset agar terlihat lebih elegan dan klasik. Versi rilisan awal dirilis sekitar akhir tahun 1990 oleh label EGA Records, label milik Ebiet G. Ade bekerja sama dengan label Musica Studio's selaku distributor album. Album ini hanya memuat delapan lagu saja plus satu lagu minus one. Secara umum lirik dan musiknya seperti album terdahulu yang sarat akan makna dan tentunya dengan balutan orkestrasi mewah. Kali ini penata musiknya bukan Billy J. Budiardjo, melainkan dua arranger dalam satu album, yaitu R. Tony Suwandi sebanyak tiga lagu dan Purwatjaraka sebanyak lima lagu. Pada periode sebelumnya R. Tony Suwandi juga telah bekerja sama dengan Ebiet G. Ade yaitu mengaransir lagu ''Titip Rindu Buat Ayah'' pada album Camellia IV.

Lagu yang berhasil melejit menjadi hits dialbum ini adalah Seraut Wajah yang juga dipakai sebagai titel album, sebuah lagu dengan tema nasionalisme berkisah tentang seorang veteran perang yang selalu dilumuri senyum, meskipun waktu telah menggilasnya, tetapi semangatnya tak memudar untuk terus membela tanah air tercinta. Sebuah teladan yang wajib kita contoh sebagai generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dan memberi arti dalam kehidupan. Lagu selanjutnya yang berhasil menjadi hits adalah lagu bertema cinta dengan judul Apakah Ada Bedanya, yang berkisah seseorang yang dilanda asmara, ia tak peduli jika cinta yang diberikan apakah sepadan dengan yang ia terima, ikuti saja iramanya dan isi dengan rasa yang membawanya jauh terbang melayang.

Lagu lagu lainnya dialbum ini banyak memiliki pesan positif seperti Dengarkanlah Kata Kataku yang memiliki pesan untuk mendengarkan nasehat tanpa memandang siapa yang berbicara, jika memiliki kebenaran maka terimalah dengan hati lapang, terkadang kita terlalu sibuk membahas status orang tersebut tanpa melihat apa yang dikatakannya. Dialbum ini ada juga tema lagu cinta dengan pembahasan yang unik dalam Biarlah Aku Diam, kita seperti masuk didalam sebuah perasaan seorang pemuda yang jatuh cinta namun tak sanggup untuk mengungkapkan, mencoba membuang rindu ditengah lautan, bahkan menghalalkan cara dengan mencuri sehelai rambutnya agar ia terjerat dalam bayang bayangnya, berbagai usaha tersebut ternyata gagal, akhirnya pemuda itu memutuskan untuk merenung dan kemudian memutuskan dari banyaknya hiruk pikuk suara yang merasukinya.

Lagu dengan tema alam dapat kita dengar dalam lagu Langit Terluka yang memiliki keprihatinan terhadap kondisi alam yang semakin memprihatinkan, bahkan burungpun lupa bernyanyi. Lagu yang bertema nasionalisme selain Seraut Wajah juga terdapat lagu berjudul Ketika Aku Mulai yang berisi tekat bulat untuk mengisi kemerdekaan menebus keterlambatan, karena saat ia lahir perang telah usai. Selanjutnya tema perenungan diri terdapat pada lagu berjudul Berjalan Diam Diam. Terakhir tema religius dalam lagu Kembara Lintasan Panjang.


Format KASET rilisan 2001
...............
Album: Seraut Wajah
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: ARS 0360
Label: Musica Studio's
Tahun: 2001
Harga (saat rilis): 15.000,-




...........
 Prakata..

Yang patut saya tulis, adalah sederet ucapan Terima Kasih antara lain untuk mas R. TONY SUWANDI dan IR. PURWATJARAKA atas kesediaannya mengaransir lagu lagu saya dengan sabar, teliti, dan berusaha memahami nilai dan hasrat yang terkandung dalam ungkapan pada lirik lagu lagu saya.

Juga para pemusik, yang telah sangat membantu. Mereka mereka adalah mas OMDY, UCE HUDIORO, HENGKY F, BUDHI, Mbak WIDYA KRISTANTI, Mas EDO B, Mbak SURYATI SUPILIN, SU YIN, Mas YUDHIANTO, DIDIET, PRAMONO, MUS MUJIONO dan yang lain lainnya.

Serta penata suara, atau yang biasa disebut operator, Mas DANNY dari MUSICA STUDIO, yang telah bekerja keras memberi sentuhan akhir. Mas AGUS dari SOUND CITY STUDIO serta IRSAN dari JACKSON STUDIO, dan juga Mas KAMTO yang selalu menggunakan istilah menggangu, meskipun yang dikerjakan adalah membantu saya.

Kemudian cinta kasih untuk ISTRI dan ANAK ANAK saya yang selalu mengalirkan kebahagiaan, kegembiraan, mengantarkan saya berangkat kerja, sigap membangunkan disaat saya tidur terlampau lama. Juga IBUKU yang saya tahu, beliau tak pernah berhenti berdoa untuk saya.

Selebihnya adalah terima kasih untuk para pencinta lagu lagu saya, saya yakin bahwa anda anda pasti masih bisa menemukan dan mengenali saya diantara gemerlap ribuan yang lainnya.

Dan, ucapan terimakasih ini tentu tidaklah cukup, sebab masih banyak orang orang yang harus saya beri ucapan terima kasih.

Dan anda pasti, diantaranya..

Jakarta, 1991

Tracklist:

Side A
01 Seraut Wajah (jakarta, 1987)
     arr. R. Tony Suwandi
02 Dengarkanlah Kata Kataku (jakarta, 1990)
     arr. Ir. Purwatjaraka
03 Apakah Ada Bedanya (jakarta, 1989)
     arr. R. Tony Suwandi
04 Biarlah Aku Diam (jakarta, 1987)
     arr. Ir. Purwatjaraka
05 Seraut Wajah (minus one)

Side B
01 Langit Terluka (jakarta, 1987)
     arr. Ir. Purwatjaraka
02 Ketika Aku Mulai (jakarta, 1989)
     arr. R. Tony Suwandi
03 Berjalan Diam Diam (jakarta, 1987)
     arr. Ir. Purwatjaraka
04 Kembara Lintasan Panjang (jakarta, 1989)
     arr. Ir. Purwatjaraka


Salam....

2 comments:

  1. Lagu Apakah Ada Bedanya memang best...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe benar pak cik, hits untuk album ini memang itu. tapi menurut saya semuanya best hehe..

      Delete

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..