Album: Seraut Wajah
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 113 CD
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): RM 16.90
Album ini sendiri mengetengahkan lagu Seraut Wajah sebagai judul album dan salah satu lagu yang terdapat didalam album ini, bercerita tentang figur seorang pejuang veteran perang, meskipun waktu telah menggilas semuanya, hidup dalam kesederhanaan, tak mempengaruhi wajah tua itu untuk selalu tersenyum tulus, sosok pekerja keras seakan tergambar lewat kulitnya yang menghitam, di tatto oleh sengatan terik matahari sejak usia belia, semangat patiotiknya begitu ikhlas tanpa mengharap balas. Sebuah bahan perenungan dan tentu saja panutan bagi kita semua yang merupakan generasi sesudahnya, sebentuk pengabdian total demi hak mempertahankan tumpah darah yang ia cintai, bagi merah putih, dan tentu saja bagi anak cucu dan generasi muda mendatang dengan meninggalkan warisan penghidupan yang layak. Ulet, pekerja keras dan bertaqwa merupakan kunci keberhasilan dalam kehidupan.
Selain melambungkan hits besar berjudul Seraut Wajah, album ini juga berhasil menaikkan satu satunya lagu bertema cinta dalam album ini berjudul Apakah Ada Bedanya yang saat ini telah menjadi salah satu lagu signature milik Ebiet G. Ade, ia cukup lama bertahan wara wiri mengudara di berbagai stasiun radio saat itu. Lagu lain yang juga memiliki tema sama dengan lagu Seraut Wajah adalah lagu Berjalan Diam Diam, tentang semangat mengisi kemerdekaan dengan sesuatu yang positif dan berusaha memberi arti bagi masyarakat, bangsa dan negara. Kemudian lagu bertema alam yang sedang sakit dan membutuhkan bantuan dalam Langit Terluka. Tema ketuhanan dengan mencoba memahami lewat bahasa alam dalam Kembara Lintasan Panjang. Lagu Dengarkanlah Kata Kataku juga memiliki pesan bagus, yaitu sebuah petuah untuk mendengarkan nasehat orang lain tanpa perlu melihat strata ataupun tingkat orang tersebut, baik kaya maupun papa, kecil maupun besar.
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 113 CD
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): RM 16.90
...........................
Prakata..
Yang patut saya tulis, adalah sederet ucapan Terima Kasih antara
lain untuk mas R. TONY SUWANDI dan IR. PURWATJARAKA atas kesediaannya
mengaransir lagu lagu saya dengan sabar, teliti, dan berusaha memahami
nilai dan hasrat yang terkandung dalam ungkapan pada lirik lagu lagu
saya.
Juga para pemusik, yang telah sangat membantu. Mereka mereka
adalah mas OMDY, UCE HUDIORO, HENGKY F, BUDHI, Mbak WIDYA KRISTANTI, Mas
EDO B, Mbak SURYATI SUPILIN, SU YIN, Mas YUDHIANTO, DIDIET, PRAMONO,
MUS MUJIONO dan yang lain lainnya.
Serta penata suara, atau yang biasa disebut operator, Mas DANNY
dari MUSICA STUDIO, yang telah bekerja keras memberi sentuhan akhir. Mas
AGUS dari SOUND CITY STUDIO serta IRSAN dari JACKSON STUDIO, dan juga
Mas KAMTO yang selalu menggunakan istilah menggangu, meskipun yang
dikerjakan adalah membantu saya.
Kemudian cinta kasih untuk ISTRI dan ANAK ANAK saya yang selalu
mengalirkan kebahagiaan, kegembiraan, mengantarkan saya berangkat kerja,
sigap membangunkan disaat saya tidur terlampau lama. Juga IBUKU yang
saya tahu, beliau tak pernah berhenti berdoa untuk saya.
Selebihnya adalah terima kasih untuk para pencinta lagu lagu saya,
saya yakin bahwa anda anda pasti masih bisa menemukan dan mengenali
saya diantara gemerlap ribuan yang lainnya.
Dan, ucapan terimakasih ini tentu tidaklah cukup, sebab masih banyak orang orang yang harus saya beri ucapan terima kasih.
Dan anda pasti, diantaranya..
Jakarta, 1991
.............
Tracklist Album:
01 Seraut Wajah (jakarta, 1987)
arr. R. Tony Suwandi
02 Dengarkanlah Kata Kataku (jakarta, 1990)
arr. Ir. Purwatjaraka
03 Apakah Ada Bedanya (jakarta, 1989)
arr. R. Tony Suwandi
04 Biarlah Aku Diam (jakarta, 1987)
arr. Ir. Purwatjaraka
05 Seraut Wajah (minus one)
(pada format CD tidak terdapat lagu ini)
06 Langit Terluka (jakarta, 1987)
arr. Ir. Purwatjaraka
07 Ketika Aku Mulai (jakarta, 1989)
arr. R. Tony Suwandi
08 Berjalan Diam Diam (jakarta, 1987)
arr. Ir. Purwatjaraka
09 Kembara Lintasan Panjang (jakarta, 1989)
arr. Ir. Purwatjaraka
Salam...
secara jujurnya, saya lebih suka mendengar dari album kompilasi berbanding individual album.
ReplyDeleteapapun, untuk ebiet g ade, memiliki kesemua album studionya adalah menjadi harapan saya...
jika untuk bepergian dengan kereta memang lebih best album kompilasi, tetapi untuk koleksi dan memburu semua lagu lagunya, album individual lebih best...
ReplyDelete