Album yang dirilis Ebiet G. Ade pada tahun 1988 ini berhasil mengetengahkan dua hits besar yang menjadi ikon beliau yaitu Sketsa Rembulan Emas dan Masih Ada Waktu. Lagu Sketsa Rembulan Emas yang juga dijadikan sebagai judul album ini mengisahkan kegamangan sang penulis lirik tentang kondisi yang terjadi diseluruh belahan dunia, para pemimpin dunia yang seakan menutup mata atas semua tragedi yang terjadi saat itu, seperti peperangan dan kelaparan. Sementara lagu Masih Ada Waktu merupakan pengingat atas tragedi yang terjadi didalam negeri, yaitu kecelakaan tabrakan kereta api Bintaro yang terjadi pada 19 Oktober 1987, Ebiet G. Ade menyoroti dari sisi spiritual, mengajak kita semua untuk merenung dan melihat kedalam diri/ intropeksi atas segala bencana yang terjadi, mengambil hikmah yang tersembunyi dan menjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik lagi dimasa kedepan, selagi kita masih diberi waktu.
Selain dua lagu diatas, lagu lagu lainnya dialbum ini juga sangat menawan yang mengangkat berbagai tema seperti alam yang terluka dalam lagu Nyanyian Burung Dan Pepohonan, tema sosial dalam Aku Pasrah Kepada Kebenaran yang bercerita tentang mantan penjahat yang bertobat, lagu yang berkisah tentang tempat dimana lokasi dimana Ebiet G. Ade ditempa dan diasah oleh kerasnya jalanan dalam Jogjakarta, dan sebagainya. Total semua ada 10 lagu yang keseluruhan aransemen dikerjakan oleh Billy J. Budiardjo. Dialbum ini juga ada tamu spesial, yaitu kehadiran Eet Sjahranie dalam mengisi part accoustic guitar dalam lagu Sketsa Rembulan Emas.
Sound yang dihasilkan dari sekeping CD ini sangat jernih, bisa jadi karena label Music Valley mendapatkannya dari master asli yang dimiliki oleh Musica Studio's, sesuai dengan keterangan yang tertera pada cover belakang album ini, semua lagu didalamnya sampai penghabisan/ coda sehingga lebih utuh dalam menikmati setiap lagu didalam album ini. Selain dalam bentuk CD, album ini juga dicetak dalam bentuk kaset, isinya masih sama persis dengan versi rilisan dalam negeri, hanya bentuk covernya saja yang mengalami sedikit pemangkasan.
Artist: Ebiet G. Ade
Kode: MVMS 112 CD
Label: Music Valley Sdn. Bhd.
Tahun: 2006
Harga (saat rilis): RM 16.90
..........
Lirik, lagu & produser - EBIET G. ADE
Music director/ arranger - BILLY J. BUDIARJO
Operator/ sound engineer - RUDRA, FENDER
Recording studio - GRAHA INTI NADA (GIN)
Sketsa lukisan sampul - ERMAN SADIN
Desain grafis - BOEDI SOESATIO
Fans adress - RADIO GANESHA JL. SILIWANGI 41 BANDUNG
..........
MUSISI PENDUKUNG:
Drums - HERRY
Bass - UCE F. TEKOL, OMDY
Violins - SURYATI SUPILIN, SUDOMO S, INTAN KUSUMAWATI, EDO BRASEROS
Cello - ZULKIFLI ARIFIN, DHARMADI S.
Flute/ oboe - YUDHIANTO
Electric/ acoustic piano, keyboard - BILLY J. BUDIARJO
Acoustic gitar - EBIET G. ADE
Lead acc. guitar (dalam reff lagu Sketsa Rembulan Emas) - EET SJAHRANIE
..............
Tracklist Album:
01 Masih Ada Waktu (jakarta, 1987)
02 Sketsa Rembulan Emas (jakarta, 1987)
03 Kalian Boleh Coba (jakarta, 1988)
04 Yang Terluka (jakarta, 1987)
05 Haruskah Aku Menyerah (jakarta, 1986)
06 Yogyakarta (yogyakarta, 1986)
07 Aku Pasrah Kepada Kebenaran (jakarta. 1986)
08 Nyanyian Burung dan Pepohonan (jakarta, 1986)
09 Huru Hara (jakarta, 1987)
10 Ada Sisa Sisa Suara (jakarta, 1986)
No comments:
Post a Comment
Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.
Salam..