Showing posts with label doddy katamsi. Show all posts
Showing posts with label doddy katamsi. Show all posts

Friday, January 5, 2018

Konser Akbar Kantata Takwa Samsara - Peristiwa Senayan, 6 Juli 1998 (Live Recording)

Konser Akbar Kantata Takwa Samsara - Peristiwa Senayan, 6 Juli 1998 (Live Recording)

Saat ini era kejayaan Kantata maupun Swami bisa dikatakan telah berlalu, generasi millenial mungkin mengernyitkan dahi jika disebutkan kedua nama tersebut, karena memang generasi telah berganti dan hanya beberapa saja dari anak muda yang mungkin kenal dengan kelompok musik ini. Mereka adalah band fenomenal pada zamannya, orang orang hebat berkumpul disaat tepat dan menghasilkan karya yang hebat pula. Karyanya hingga saat ini bahkan termasuk kedalam album musik terbaik sepanjang masa di negeri ini. Bukan hanya karyanya, pertunjukan atau konsernya pun termasuk yang terbaik, selalu dijejali dengan ribuan penonton, silahkan saja googling untuk membuktikannya.

Salah satu bukti yang bisa kita dengarkan hingga saat ini adalah album ini, album live semata wayang yang dirilis secara resmi oleh Kantata. Konsernya sendiri dilaksanakan saat era Reformasi tengah hangat bergulir dan kondisi keamanan kala itu belum kondusif benar, hal itu kemudian terbukti dengan tidak selesainya pertunjukan ini karena kerusuhan yang semakin membesar dan tak terkendali, pada lagu kesepuluh akhirnya konser terpaksa dihentikan secara total dan seluruh personil dilarikan ketempat yang aman. Dari album ini kita bisa menangkap secara utuh suasana konser yang benar benar hidup, ramai, penuh dengan gemuruh suara ribuan penonton. Mereka ikut larut dalam repertoar yang dibawakan, seperti saat mereka bernyanyi bersama dalam lagu Bongkar atau Nyanyian Jiwa atau ketika mereka berteriak teriak meminta lagu Bento untuk segera dinyanyikan. Dengarkanlah album ini sambil memejamkan mata, kita akan otomatis terbawa seperti tengah berada ditengah konser yang penuh dengan lautan manusia. Kejelian produser dalam hal ini Setiawan Djody yang memilih merekam secara utuh seluruh rangkaian konser ini tanpa terpotong patut diacungi jempol, diantara lagu yang di bawakan kita bisa menyimak bagaimana seluruh personil Kantata berusaha menenangkan penonton dengan berbagai cara.

Inilah salah satu cuplikan dialog dari personil Kantata yang berusaha untuk menenangkan massa yang sedikit brutal saat itu:

WS. Rendra: " Jangan bikin kacau......kalau mau kedamaian beri kedamaian, jaga Iwan Fals, jaga Sawung Jabo, jaga Setiawan Djody, jaga Kantata Takwa.... jaga Reformasi damaiii....." 

Sawung Jabo: " Muke gue lebih serem dari pada mukelo. Tapi kelakuan lo lebih serem dari pada kelakuan gue....". ''Eeiii.. jangan desek desekan, mentri-mentri desek-desekan nyari kursi, lo kaga usah, rakyat itu cinta damai aja..''. Komentar gokil nan spontan dari beliau memang bikin senyum kecil saat mendengarnya.

Iwan Fals: " E ee...ee Itu turun tuh, ngga kuat, nanti jatoh, nanti ngga main musik lagi nanti..." Saat penonton mulai beringas menarik narik kabel dan menaiki speaker konser.
 
Yang lain juga berbicara: " Itu ngga kuat ei....!! kesetrum atau ni roboh...."

Belum kata kata yang lainnya seperti: ''Ngga jadi presiden ngga PATHEKEN...!'

Album ini hanya tersedia dalam format kaset saja, sementara di Malaysia telah dirilis dalam bentuk VCD namun tidak sesempurna versi kaset, format VCD tersebut telah banyak mengalami pemotongan disana sini seperti tidak ada lagi dialog antara personil Kantata dengan penonton dan menurut admin yang paling mengganggu adalah adanya penambahan video klip narsis Setiawan Djody disela sela konser yang sebenarnya tidak nyambung secara konsep. Format VCD rilisan Malaysia tersebut dirilis bersama rekaman dokumentasi konser Kantata Swami lainnya di beberapa kota, dikemas dalam 10 series judul, ulasan lengkapnya ada DISINI. Versi VCD ini juga telah di posting secara lengkap dan banyak beredar di situs You Tube, silahkan mampir saja kesana jika ingin menyaksikannya.

Label HP Record pada tahun 1999 bekerja sama dengan label Musica Studio's untuk kembali merilis ulang album ini dalam bentuk kaset bersama lima album lainnya yang berada di label AIRO Records, desain cover ke enam album tersebut dirubah total menjadi seragam hitam dengan garis tepi gambar kawat berduri, versi album ini ulasan lengkapnya ada DISINI. Perilisan tersebut berkaitan dengan launching album Kantata Revolvere dan Yayasan Kantata Bangsa milik Setiawan Djody yang bergerak dibidang sosial pendidikan. Bendera Yayasan Kantata Bangsa juga dicantumkan didalam masing masing album versi rilisan ulang tersebut sebagai bentuk sosialisasi.


Format KASET
.................
Album: Konser Akbar Peristiwa Senayan 6 Juli 1998
Artist: Kantata Takwa Samsara
Kode: A 050899
Label: AIRO Records
Tahun: 1998
Harga (saat rilis): 13.000,-






..................
Kantata Takwa Samsara

Hari baru telah datang
Reformasi telah menggelinding
Waspadalah terhadap lingkaran yang menyesatkan masa depan bangsa
Perjuangan gerakan budaya adalah
Landasan guna melahirkan masyarakat baru bagi masa depan kita

Reformasi adalah suatu daya persenyawaan evolusioner dan revolusioner
Demokrasi totalitas daya kehidupan berjalan secara evolusioner
Memerangi tantangan kemiskinan dan pemiskinan rakyat
Dengan membangun daya hidup ekonomi rakyat yang sakit harus berani secara revolusioner
Revolusioner daya fikir harus di budidayakan guna melahirkan masa depan
Sumber daya manusia dan masyarakat baru kita

06 Juli 1998
Setiawan Djody

SETIAWAN DJODY - Lead Guitar, Accoustic Guitar, Vocal
IWAN FALS - Accoustic Guitar, Harmonika, Vocal
JOKI S - Keyboad, Vocal
SAWUNG JABO - Accoustic Guitar, Timpani, Vocal
DONNY FATAH - Bass Guitar
INNISISRI - Percussion, Drum
TOTO TEWEL - Rhytm Guitar
DODDY - Vocal
WS. RENDRA - Puisi/ Lyric

Executive Producer - SETIAWAN DJODY
Production & Distribution - PT. AIRO SWADAYA STUPA
Music Director - JOKI S.
Live Recording - PARKIR TIMUR SENAYAN
Record Equipment - PT. RAMA AGUNG MUSIC
Mixing - GIN'S STUDIO
Choir - BONAR SIHOMBNG ''Tri B Suara''
Orchestra - JAZEED YAMIN 'String Ensemble'
Photography - DARWIS TRIADI, DAUS, JAWA POS
Cover design - SOLOLIKUI 

..........
Tracklist:

Side A
01 Samsara
     Lirik & Lagu: Setiawan Djody
     Vocal: Setiawan Djody/ Sawung Jabo/ Iwan Fals
02 Bongkar
     Lirik: Iwan Fals/ Sawung Jabo
     Lagu: Iwan Fals
03 Nocturno
     Lirik: WS. Rendra
     Lagu: Setiawan Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
04 Anjing Malam
     Lirik Dialog: Setiawan Djody
     Lirik Lagu: Sawung Jabo
     Lagu & cipt. : Setiawan Djody/ Jockie S.
05 Pangeran Brengsek
     Lirik: S. Djody/ Iwan Fals/ Sawung Jabo
     Lagu: Jockie S.
     Vocal: Sawung Jabo
06 Paman Doblang
     Lirik: WS. Rendra
     Lagu: Iwan Fals/ Jockie S.
     Vocal: Sawung Jabo/ Iwan Fals

Side B
01 Balada Pengangguran
     Lirik: WS. Rendra
     Lagu: Iwan Fals/ S. Jabo/ Jockie S.
02 Kecoa Pembangunan
     Puisi: WS. Rendra
03 Padamu Negeri
     Lagu & Lirik: Kusbini
04 Nyanyian Jiwa
     Lirik: Sawung Jabo
     Lagu: Iwan Fals/ Sawung Jabo
05 Bento
     Lirik: Iwan Fals/ Naniel
     Lagu: Iwan Fals
06 Asmaragama
     Lirik: S. Djody/ WS. Rendra/ Iwan Fals
     Lagu: S. Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
     Vocal: S. Djody/ Iwan Fals 


Format VCD Rilisan Malaysia
.............................
Album: Konser Akbar Peristiwa Senayan 6 Juli 1998
Artist: Kantata Takwa Samsara
Kode: Insictech 51357-62289
Label: Insictech Musicland Sdn. Bhd.
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): RM 12.90.




..........
Setiawan Djody - Lead Guitar, Accoustic Guitar
Iwan Fals - Accoustic Guitar, Harmonika
Sawung Jabo - Accoustic Guitar, Timpani
Jockie S. - Keyboard
Donny Fattah - Bass Guitar
Innisisri - Drum, Percussion
Toto Tewel - Rhytm Guitar
Doddy Katamsi/ Aning Katamsi - Backing Vocal
WS. Rendra - Poetry, Lyric
Bonar Sihombing/ Tri B Suara - Choir
Jazed Yamin - String Ensemble, Orchestra

Executive Producer - Setiawan Djody
Producer - Heru Setiawan
Production - PT. Airo Production
Music Director - Jockie S.
Show Director - Garin Nugroho
Live Recording - Parkir Timur Senayan
Record System - RAM
Mixing - GIN'S Studio
Sound Engineering - Sonny Subowo
Assistant Engineer - Yayat
Mixing - GIN'S Studio
Editing - Yadi
Assistant Editing Rin - A. Ridwan

Video System Coord. - Yadi 
Video Equipment - Indomedia
Cameraman - Ujang, Yana
Stage & Art Director - Onny K.
Electrical System - ASP PCP
Lighting System - PCP
Lighting Engineering - PCP
Production Staff - Budi Siswanto, Ahmad Ridwan, Ade, Buce, Joko, Alo, Prita

P & C 2004 INSICTECH MUSICLAND SDN. BHD.

.......
Tracklist VCD:
01 Samsara
     Lagu/ Lirik: S. Djody
02 Bongkar
     Lagu: Iwan Fals/ Sawung Jabo
     Lirik: Iwan Fals
03 Nocturno
     Cipt.: S. Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
     Lirik: WS. Rendra
04 Anjing Malam
     Lagu: S. Djody/ Jockie S.
     Lirik: S. Jabo
05 Pangeran Brengsek
     Lagu: Jockie S.
     Lirik: S. Djody/ Iwan Fals/ S. Jabo
06 Paman Doblang
     Cipt.: Iwan Fals/ Jockie S.
     Lirik: WS. Rendra
07 Balada Pengangguran
     Cipt.: Iwan Fals/ Jockie S./ S. Jabo
     Lirik: WS. Rendra
08 Nyanyian Jiwa
     Lagu: Iwan Fals/ S. Jabo
     Lirik: S. Jabo
09 Bento
     Lagu: Iwan Fals
     Lirik: Iwan Fals/ Naniel
10 Asmaragama
     Lagu: S. Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
     Lirik: S. Djody/ Iwan Fals/ WS. Rendra


Salam...

Monday, November 6, 2017

VCD Konser Kantata Takwa Samsara - Special Edition Trisakti Accoustic Live Concert 12 Mei Menuntut (1998)

VCD Konser Kantata Takwa Samsara - Special Edition Trisakti Accoustic Live Concert 12 Mei Menuntut (1998)

Untuk kilas balik, tanggal 12 Mei 1998 disebut sebagai Tragedi Trisakti dimana ada 4 mahasiswa Trisakti tertembak dan terbunuh, daftar tersebut belum termasuk mereka yang terluka dalam sebuah aksi demonstrasi memprotes pemerintahan  berkuasa saat itu atas naiknya harga harga karena krisis moneter, kejadian tersebut secara cepat menjalar kesetiap sendi kehidupan, memicu kemarahan rakyat dan berubah menjadi kekacauan/ kerusuhan hebat, bahkan merembet juga kepada etnis Tionghoa, sebuah chaos yang sungguh mencekam. Mahasiswa yang benar benar tengah berjuang saat itu semakin berat karena banyak oknum gelap yang menungganginya.

Kelompok Kantata Takwa sebagai grup pemusik yang lebih senang disebut sebagai gerakan kebudayaan merasa terpanggil dengan perjuangan rekan rekan mahasiswa ini, mencoba memberikan suntikan penyemangat dan menunjukkan keberpihakan musisi atas masa depan bangsa yang tengah di perjuangkan oleh para mahasiswa tersebut, kemudian mengadakan pertunjukan konser on location di Kampus Trisakti berformat akustik, sebuah pagelaran yang sederhana, minim distorsi karena sedari awal memang tidak ada rencana untuk melaksanakan konser berskala besar, hanya acara dadakan saja dan gratis. Acara ini kemudian di beri tema 12 Mei Menuntut, tanggal pastinya belum jelas, tetapi sepertinya berjarak hanya dua atau 5 hari setelah tragedi ini, tentunya menunggu setelah kondisi kondusif (jika nanti admin mendapatkan info valid tentang tanggal konser ini pastinya segera diberi kabar selanjutnya).

Dalam pertunjukan kali ini, personil tampil dengan personil lengkap plus choir, kecuali Iwan Fals yang tidak bisa ikut serta dalam acara ini, bisa jadi karena jadwal pentas Kantata ini bersifat spontanitas, non profit, sehingga tidak di persiapkan sejak jauh hari. Di hari yang telah ditentukan ternyata ia telah ada kontrak manggung ditempat lain dan terpaksa tidak bisa ikut serta dalam acara solidaritas ini. Jujur saja memang terasa beda penampilan Kantata tanpa Iwan Fals, meskipun begitu para personil Kantata lainnya tampil dengan sangat baik. Frontman yang biasanya dipegang oleh duo Iwan Fals dan Sawung Jabo, maka kali ini di pegang oleh tiga orang yaitu Sawung Jabo, Setiawan Djody dan Jockie S. Sekedar info, inilah satu satunya album rekaman Kantata yang berformat akustik, skill setiap personil sangat mumpuni dibidang masing masing, sehingga penampilan mereka sangat paripurna disini.

WS. Rendra mengawali pertunjukan dengan membacakan syairnya berjudul ''Sajak bulan Mei 1998 di Indonesia dipersembahkan kepada Pahlawan Trisakti yang gugur di medan Reformasi'' kemudian disambung oleh lagu Samsara. Dalam format VCD ini hanya memuat 10 lagu saja, bisa jadi saat live ada lebih dari 10 lagu yang dibawakan. Dalam konser ini Kantata juga membawakan satu lagu baru yang diciptakan oleh Yockie Suryoprayogo berjudul Bendera Hitam Setengah Tiang, lagu ini merupakan perwujudan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Kampus Trisakti dan Indonesia pada umumnya.

Album ini selain dirilis dalam negeri juga di rilis di Malaysia dengan bentuk cover yang sedikit berbeda, ulasan lengkapnya ada disini: 10 Seri VCD Konser Kantata & Swami rilisan Malaysia 2004. Rilisan Malaysia tersebut menggunakan cover mika atau jewel case sehingga terlihat lebih elegan jika dibandingkan dengan rilisan dalam negeri yang hanya menggunakan karton seperti ini saja. Tujuan penggunaan karton semacam ini sebagai bungkus juga berkaitan dengan harga yang ditawarkan, album ini berlabel ekonomis, sehingga harganya tentu harus dibawah harga standar CD atau VCD dengan mika atau jewel case sebagai kemasannya. Selain perbedaan pada covernya antara rilisan Malaysia dan Indonesia, perbedaan selanjutnya adalah rilisan Malaysia tidak menyertakan sajak WS. Rendra yang terdapat pada pembuka konser, sebelum lagu Samsara dimainkan. Perbedaan ketiga adalah format telah di potong perfile judul lagu, sementara rilisan dalam negeri semuanya disatukan menjadi satu file DAT.
 
Format VCD rilisan Indonesia
....................
Album: Trisakti Accoustic Live Concert 12 Mei Menuntut
Artist: Kantata
Kode: VCD E 063
Label: HP & AIRO Production
Tahun: 2000an
Harga (saat rilis): -




Format VCD rilisan Malaysia
....................
Album: Trisakti Accoustic Live Concert 12 Mei Menuntut
Artist: Kantata
Kode: 51357-62299
Label: Insictech Musicland Sdn. Bhd.
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): RM 12.90
 




Screenshot:















..................
Kantata Takwa Samsara
Special Edition Trisakti Accoustic Live Concert 12 Mei Menuntut

Artist:
Setiawan Djody - Lead Guitar/ Accoustic Guitar
Jockie S. - Keyboard
Sawung Jabo - Vocal
WS. Rendra - Poetry

Supporting Musicians:
Donny Fattah - Bass Guitar
Innisisri - Drum/ Percussion
Toto Tewel - Rhythm/ Accoustic Guitar

Supporting Artist:
Doddy Katamsi - Backing Vocal
Kantata Choir - Choir

Executive Producer - Setiawan Djody
Producer - Heru Setiawan
Production Staff - Ahmad Ridwan/ Budi Siswanto/ Ade/ Allo
Production - PT. Airo Production
Music Director - Jockie S.
Recording Equipment - Ram
Sound Engineering - Sonny Subowo
Video Sistem - Self Production
Video Equipment - Self Production
Director - Isa Amrozi
Camera Man - Amir/ Azzust
Stage & Art - PCP
Electrical System - ASP
Lighting & Ringging System - PCP

Tracklist:
01 Samsara - S. Djody + S. Jabo + Jockie S.
     cipt./ lirik - S. Djody
02 Pangeran Brengsek - S. Jabo
     cipt./ lirik - Jockie S./ S. Djody/ Iwan Fals/ S. Jabo
03 Kesaksian - Jockie S. + S. Jabo
     cipt./ lirik - Iwan Fals/ S. Jabo/ Jockie S./ WS. Rendra
04 Panji Panji Demokrasi - S. Jabo
     cipt./ lirik - S. Jabo
05 Anjing Malam - S. Djody
     cipt./ lirik - S. Djody/ Jockie S./ S. Jabo
06 Hio - S. Jabo
     cipt./ lirik - S. Jabo
07 Bendera Hitam Setengah Tiang - Jockie S.
     cipt./ lirik - Jockie S.
08 Nyanyian Preman - S. Jabo + Jockie S.
     cipt./ lirik - S. Jabo/ Jockie S./ WS. Rendra
09 Anak Zaman - S. Djody + Jockie S.
     cipt./ lirik - S. Jabo/ S. Djody/ Iwan Fals/ Jockie S.
10 Bento - S. Jabo + Jockie S.
     cipt./ lirik - Iwan Fals/ Naniel



Salam...

Saturday, October 10, 2015

TATO - Elpamas (Logiss Records 1991)

TATO - Elpamas (Logiss Records 1991)

Album kedua dari band rock yang berasal dari daerah Pandaan, Pasuruan, Jatim mengambil Tato sebagai judul album sekaligus salah satu lagu di dalamnya,  bercerita tentang tato yang masih dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai sesuatu yang tidak baik, memiliki kesan berandalan dan hal buruk lainnya. Namun yang menjadi hits dialbum ini justru lagu Pak Tua ciptaan dari Pitat Haeng, yang dikemudian hari baru diketahui bahwa itu merupakan nama samaran dari Iwan Fals. Pada masa ini Iwan Fals sedang berada dipuncak karier dengan band SWAMI & KANTATA yang fenomenal itu. Maksud dari nama samaran tentu saja agar tidak diketahui, ketika seseorang membeli album ini bukan karena nama besar Iwan Fals tercantum didalamnya, tetapi karena memang murni ingin mendengarkan karya dari band Elpamas. Sebelumnya nama samaran ini pertama kalinya dipakai Iwan Fals saat ikut membantu grup Sirkus Barock saat mengerjakan album ''Bukan Debu Jalanan''.

Pada lagu Pak Tua, sangat terasa unsur country dan terdengar berbeda diantara corak lagu lainnya di album ini yang mengandung unsur rock berkadar tinggi. Elpamas merupakan band rock yang tidak hanya memainkan rock saja tetapi luwes dengan corak musik apa saja. Cerita unik tentang lagu Pak Tua yang terdapat dalam album ini adalah  ternyata lagu ini dinyanyikan oleh gitaris Toto Tewel, maksud awalnya adalah sebagai demo untuk dinyanyikan oleh sang vokalis, tapi ternyata produser lebih tertarik versi lagu demonya saja, atau kemungkinan kedua sang vokalis tidak mau menyanyikan lagu ini, sehingga jadilah versi Totok Tewel ini masuk dialbum.

Pada perkembangan berikutnya, lagu ini dinyanyikan ulang oleh Rummy Aziez dialbum kompilasi Bento Group tahun 1992 dengan tanpa banyak merubah aransemen aslinya. Versi yang dinyanyikan oleh Rummy Aziez inilah yang semakin menaikkan lagu Pak Tua menjadi lebih terkenal dari versi album ini, kemudian lagu ini terus bertahan karena sering diikut sertakan dalam kompilasi rock various artis atau kompilasi album milik Iwan Fals, sehingga lagu tersebut secara otomatis terpromosikan secara tak sengaja dan menjadi sangat familiar ditelinga penggemar, sementara untuk versi originalnya jarang masuk dialbum kompilasi kecuali terdapat pada album aslinya ini.
 
Selain lagu Pak Tua yang menjadi best cut album dan pembahasan utama dalam artikel ini, terdapat beberapa lagu lagu lainnya yang liriknya berasal dari luar kelompok Elpamas, beberapa nama besar yang tercatat ikut dalam project ini rata rata merupakan berasal dari lingkaran pertemanan, diantaranya ada Otig Pakis dan Dewi Pakis. Kemudian ada Sawung Jabo yang menyumbangkan lirik Macan dan lagu + lirik pada track berjudul Dia yang digarap secara akustik, namun sangat menawan menurut admin pribadi. Suzan Piper istrinya juga tidak ketinggalan menyumbangkan lirik berjudul Panther Woman yang merupakan satu satunya lagu berbahasa asing dalam album ini. Kedekatan antara kelompok Elpamas dan Sawung Jabo memang terjalin erat, masing masing sering membantu kala mengerjakan sebuah project musik seperti saat rekaman dan juga manggung, bahkan Toto Tewel dan Edi Darome sendiri merupakan langganan additional tetap kelompok Sirkus Barock dari dekade awal 90an hingga tahun 2002.


Format CD
...................
Album: TATO 
Artist: ELPAMAS
Kode: LD 0038
Label: LOGISS Records
Tahun: 2007
Harga (saat rilis): -





Format KASET
.................
Album: TATO 
Artist: ELPAMAS
Kode: - 
Label: LOGISS Records
Tahun: 1991
Harga KASET (saat rilis): 4.000,-





.......................
ELPAMAS - Tato

Terima kasih kepada: Keluarga Marwan Affandi, Otig Pakis dan Dewi Pakis, Anthony De Pamas, Sawung Jabo dan Susan Piper, Setiawan Djody, Log Zhelebour, Pitat Haeng, Santo, Fender, Dilph, Theo, Dina Donyeh, Eddy Santiago, J. Sebastian Bach, Bulek.

....
DODDY KESWARA - Vokal utama
TOTO TEWEL - Gitar listrik, gitar akustik, ukulele, perkusi, vokal
DIDI SUCAHYO - Bass listrik, vokal
EDDY DAROME - Keyboard, piano, vokal
RUSH TATO - Drum, perkusi, vokal

Produced by - LOGISS RECORDS
Producer - LOG ZHELEBOUR
Studio recording - SYAELENDRA, PROMIDI, GINS
Mix down - FENDER, ELPAMAS
Photographer - MARCEL
Graphic design - DANTON SIHOMBING
Photo frot cover - FERRY
Recorded on - BASF FERRO EXTRA
Duplicating - ALPHA ONE

TRACKLIST:

01 PAK TUA
Lagu & lirik - Pitat Haeng

02 KGB (KERETA GAYA BARU)
Lagu - Toto Tewel
Lirik - Otig Pakis

03 TATO
Lagu - Rush Tato & Toto Tewel
Lirik - Otig Pakis

04 PEMBUAL
Lagu - Rush Tato & Doddy Keswara
Lirik - Dewi Pakis

05 PANTHER WOMAN
Lagu - Didi Sucahyo & Toto Tewel
Lirik - Susan Piper

06 MORAL
Lagu & lirik - Doddy Keswara

07 MEMORI
Lagu & lirik - Doddy Keswara

08 MACAN
Lirik - Sawung Jabo
Lagu - Didik Sucahyo

09 DIA
Lagu & lirik - Sawung Jabo

10 MISTERY TEMANGGUNG
Lagu - Eddy Darome
Lirik - Otig Pakis

Salam...

Saturday, August 15, 2015

Kantata Revolvere - KANTATA (Airo Records/ HP Record/ Musica Studio's 1999)

Kantata Revolvere - KANTATA (Airo Records/ HP Record/ Musica Studio's 1999)

Album ini dirilis berjarak sekitar dua tahun dari album Kantata Samsara, formulanya kurang lebih masih sama dengan album terdahulu, hanya saja pada album ini materi tentang kritik sosial dan politik porsinya lebih banyak. Lirik lagu di dalam album ini beberapa di antaranya ada yang sedikit nyeleneh, unik dan terkesan seenaknya sendiri seperti dalam lagu Partai Bonek, Walah Walah dan Tumbal, asik saja rasanya menyimak album ini. Dalam beberapa lagu kita bisa melihat potret aktual masa itu, masa dimana keran kebebasan baru saja terbuka bebas setelah mengalami bertahun lamanya dalam kungkungan tirani.

Lirik lagu yang nyentrik unik dan terkesan seenaknya seperti ini memang cocok di balut dengan musik rock, pesan yang di sampaikan akan lebih mengena. Bisa di katakan nuansa musiknya sedikit berbeda dengan album Kantata Samsara atau Kantata Takwa yang lebih elegan, disini para personilnya lebih bebas berekspresi sembari mengeluarkan skill yang dimiliki, namun tetap pas dengan tema besar yang diusung yaitu semangat kebebasan era Reformasi. Admin sangat menikmati cabikan bass skill tinggi Donny Fattah dalam album ini, pada beberapa lagu di album ini juga masih menggunakan orkestrasi grande diantaranya pada track Kantata Revolvere dan Kantata Bella Vita.

Kekurangannya hanya satu saja, Iwan Fals sebagai salah satu ikon Kantata tidak ikut dalam rekaman album ini, tidak di ketahui apa alasan pastinya, admin banyak membaca dan mendengar berita yang beredar namun semuanya tidak bisa dijamin kebenarannya. Frontman atau vokalis di album ini berpindah kepada Sawung Jabo dan Setiawan Djody, di banyak lagu mereka bergantian bernyanyi/ berkolaborasi, sesekali di isi oleh Jockie S. atau Doddy Katamsi. Aning Katamsi dan Nicky Astria juga didapuk dalam album ini sebagai guest star, mereka bernyanyi masing masing satu nomor lagu secara kolaborasi bersama personil Kantata lainnya.

Album ini di rilis bersamaan ketika Setiawan Djody meresmikan Yayasan Kantata Bangsa, sebuah yayasan milik sendiri yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan concern dengan permasalahan yang terjadi ditengah bangsa saat itu. Bisa jadi Setiawan Djody melihat peluang untuk menjadikan nama Kantata sebagai nama yayasan yang dibentuknya karena kepopuleran nama Kantata selama ini, jika dipakai menjadi sebuah brand maka akan mendapatkan perhatian dari seluruh kalangan dan cepat dikenali oleh publik.

Rancangan desain album ini cukup gahar dan juga mewah, dikerjakan oleh Tjahjono Abdi, cover depan bergambar banteng yang tengah bersiap akan menyeruduk, dan ini merujuk kepada Bendera Yayasan Kantata Bangsa, ples 3 bintang disampingnya, belum termasuk banyak grafis di dalamnya. Inlaynya tidak tanggung tanggung dengan garapan full colour dan juga memakai kertas yang sangat panjang, untuk format CD sebanyak 7 lekukan, sementara format kaset 10 lekukan, hingga saat ini mungkin baru inilah admin melihat cover album sepanjang ini. Juru foto dalam album ini di pegang oleh Fendi Siregar yang juga pernah membantu di album Dialog tahun 1992 silam.

Album yang di rilis dalam format kaset dan CD ini ada sedikit perbedaan pada audionya. Pada format CD semua lagu sampai akhir lagu sementara dalam format kasetnya, beberapa lagu tidak sampai coda/ akhir lagu, bisa jadi alasannya adalah keterbatasan pita kaset, sementara kebanyakan lagu lagu Kantata dialbum ini lebih panjang dari durasi lagu yang biasa. Dalam cover juga terdapat puisi karya WS. Rendra tetapi tidak terdapat dalam lagu manapun disini, bisa jadi urung dimasukkan yang seharusnya terdapat dalam bagian lagu Kantata Revolvere. Untuk sound baik kaset maupun CD sama bagusnya dan tetap terjaga kualitasnya hingga sekarang. Album ini sendiri hanya mengalami satu kali penerbitan dan belum pernah dirilis ulang kembali hingga postingan ini diterbitkan.

Format CD
..............
Album: Kantata Revolvere
Artist: Kantata
Kode CD: HPCD 0095
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's 
Tahun: 1999
Harga (saat rilis) CD: -










Format KASET
.............
Album: Kantata Revolvere
Artist: Kantata
Kode kaset: HPM 0192
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's 
Tahun: 1999
Harga (saat rilis) kaset: 15.000,-







...............................

Kantata Revolvere suara bersama berputarnya energi peradapan manusia yang memahami harmoni semesta dengan toleransi kehidupan antara Manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Revolvere manusia dengan manusia dan masyarakatnya, yang melahirkan energi keadilan distribusi kehidupan.
Revolvere manusia dengan alam semestanya memahami kalbu berkesinambungan kesadaran kelestarian semesta.
Revolvere berputarnya dialektika energi perubahan peradapan masa depan dengan revolrate meninggalkan masa lampau yang tidak sesuai dengan tantangan zaman.
Revolvere dengan Kantata suara bersama rakyat semula bagai burung kondor yang hanya mendapatkan sisa sisa energi kehidupan, maka dengan revolvere ia akan menyatu! menjadi Rajawali merdeka !
MERDEKA! adalah dasar kebebasan yang bertanggung jawab!
MERDEKA! adalah dasar kebahagiaan dengan solidaritas!
MERDEKA! adalah dasar masa depan Bangsa Manusia Indonesia modern yang berbudaya!
MEREKA! hari baru telah datang! bunga bunga dan bintang bintang masa depan Bangsa.
MERDEKA! Revolvere! Merdeka! Saudara-saudaraku!
Dari Sabang sampai Merauke, Revolvere adalah revitalisasi semangat kemerdekaan.
MERDEKA! dengan KANTATA REVOLVERE kita gemakan bersama revitalisasi Bhinneka Tunggal Ika!

17 Agustus 1999
menyambut Kemerdekaan Bangsa ke-54
YAYASAN KANTATA BANGSA

Setiawan Djody
-Ketua Umum-

.......
SETIAWAN DJODY - LEAD GUITAR, VOCAL, HARMONIKA
WS. RENDRA - PUISI/ LIRIK
JOCKIE S. - KEYBOARD, VOCAL
SAWUNG JABO - VOCAL
DONNY FATAH - BASS GUITAR
TOTO TEWEL - ELECTRIC/ ACCOUSTIC GUITAR
INNISISRI - DRUMMER/ PERCUSSION
DODDY K - VOCAL
FAJAR EDANE - ADDITIONAL MUSICIAN (DRUM)
DONI - ADDITIONAL MUSICIAN (ALTO SAXOPHONE)
NICKY ASTRIA - VOCAL GUEST STAR (REVOLVERE CINTA)
ANING KATAMSI - VOCAL GUEST STAR (KANTATA BELLA VITA)
JAZEED YAMIN - CONDUCTOR/ ARRANGER INDONESIAN PHILHARMONIC
UCE HARYONO - ADDITIONAL MUSICIAN (DRUM - GELOMBANG PEMBEBASAN)
KANTATA CHOIR - CHOIR

Executive Producer - Setiawan Djody
Publishing Production - Yayasan Kantata Bangsa
Marketing & Distributio - PT. Airo Swadaya Stupa
Music Director - Jockie Suryo Prayogo
Recording Studio - House Of Kantata
Operator - Sonny Soebowo
Mastering - STUDIO 301 SIDNEY. AUSTRALIA
Mastering Engineering - DON BARTLEY, DAVID MACQUARIE
Photography - Fendi Siregar
Graphic - Tjahjono Abdi


Tracklist:

01 Banteng Kantata
    Lagu/ lirik - Setiawan Djody
    Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Doddy

02 Pangeran Diponegoro (puisi Chairil Anwar) 
     Lagu/ lirik - S. Djody/ Jockie - Chairil Anwar
     Vocal - S. Jabo/ Doddy

03 Revolvere Cinta
     Lagu/ lirik - S. Djody
     Vocal - S. Djody/ Nicky Astria

04 Partai Bonek
     Lagu/ lirik - S. Djody/ Jockie/ WS. Rendra/ S. Jabo
     Vocal - Group

05 Lagu Angin
     Lagu/ lirik - S. Jabo/ Jockie - WS. Rendra
     Vocal - S. Jabo/ Doddy/ S. Djody/ Group

06 Walah Walah
     Lagu/ lirik - Jockie - S. Jabo
     Vocal - S. Jabo/ Doddy/ Group

07 Kantata Revolvere
     Lagu/ lirik - S. Djody
     Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Group

08 Tumbal
     Lagu/ lirik - S. Jabo
     Vocal - S. Jabo

09 Berburu Diburu
     Lagu/ lirik - S. Djody
     Vocal - S. Djody/ S. Jabo

10 Gelombang Pembebasan
     Lagu/ lirik - Jockie - S.Jabo
     Vocal - Jockie

11 Astina
     Lagu/ lirik - Jockie - WS. Rendra
     Vocal - S. Djody/ S. Jabo/ Doddy/ Group

12 Kantata Bella Vita
     Lagu/ lirik - Jockie - WS. Rendra
     Vocal - Aning Katamsi/ S. Jabo



Salam...