Saturday, September 26, 2015

Kantata Takwa - KANTATA (Airo Records 1990)

Kantata Takwa - KANTATA (Airo Records 1990)

Membahas tentang album ini tak akan cukup mengungkapkannya lewat ribuan kata pujian, pendek kata ini adalah sebuah karya berstatus master piece, rock megah berpadu dengan orkestrasi elegan dan sentuhan etnik. Didalam album ini penuh orang orang yang mumpuni di bidangnya masing masing, ini adalah orang orang hebat, berkumpul di saat yang tepat dan menghasilkan karya yang hebat pula.

Di album ini ada lima anggota utama. Pertama adalah Setiawan Djody perannya disini selain sebagai anggota kelompok juga sebagai maesenas (penyandang dana, eksekutif produser dan juga label tempat bernaung), beliau sebelumnya juga ikut terlibat dalam proyek album Swami selaku Produser Eksekutif, manager tour dan sesekali tampil bersama Swami. Kedua ada nama Jockie Suryoprayogo, selain sebagai salah satu penggagas ide kelompok musik ini, beliau juga berperan penting sebagai penata musik, periode sebelumnya juga tercatat sebagai anggota Swami pada album Swami volume 2. 
 
Anggota utama lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah Iwan Fals dan Sawung Jabo mereka berdua sebagai vokalis, dan ikut menciptakan komposisi lagu dasar untuk dirangkai menjadi lagu yang utuh. Terakhir ada WS. Rendra, peran si Burung Merak di album ini adalah memberikan kumpulan sajaknya untuk digarap menjadi lagu, beliau tidak ikut bernyanyi tetapi menggantinya dengan membacakan puisi puisinya saat Kantata Takwa melakukan pagelaran/ konser. Selain lima nama utama itu, pada barisan belakang sebagai musisi pendukung juga terdapat barisan nama nama besar lainnya yang akan membuat berdecak kagum seperti Donny Fattah, Raidy Noor, Eet Sjahranie, Budi Haryono, Innisisri dan Embong Rahardjo.

Kesuksesan album ini juga di pengaruhi oleh kesuksesan proyek band Swami yang sebelumnya juga telah mencetak hits besar sekelas Bento dan Bongkar, lagu lagu mereka hits dimana mana sehingga ketika ada album baru, nama baru tapi orangnya lama, perhatian masyarakat langsung tertuju kesana. Ya, nama goup musiknya saja yang berbeda tapi sebagian besar personil intinya sama, itulah mengapa saat Kantata Takwa mengadakan pertunjukan otomatis Swami juga termasuk di dalamnya menjadi satu paket, repertoar lagu lagu Swami juga wajib di sertakan dalam setlist saat Kantata konser.

Album perdana Kantata Takwa setelah dirilis, tak lama kemudian dilanjutkan dengan konser perdana di Stadion Utama Senayan, Jakarta pada 23 Juni 1990, penonton bisa masuk dengan memakai potongan tiket konser yang terdapat dalam album Kantata tersebut. Konser perdana ini ternyata cukup sukses, Stadion Utama Senayan menjadi penuh lautan manusia berisi sekitar 150. 000 penonton, cuplikan konser perdana ini bisa di saksikan dalam film Kantata Takwa yang di rilis tahun 2008 silam, penonton memang sedikit beringas, pagar pembatas jebol dan beberapa bangku stadion terbakar/ dibakar.

Saya sendiri tidak menyaksikan kegagahan era Kantata Takwa tersebut, hanya menyaksikan lewat dokumentasi yang ada, beberapa diantaranya telah dirilis dalam format vcd original seperti Kantata Takwa live dan Swami live di beberapa kota di pulau Jawa ditambah dengan film Kantata Takwa the Movie. Khusus untuk Kantata Takwa the Movie, film yang disutradarai oleh Erros Djarot dan Gotot Prakosa ini memiliki format semi dokumenter, berupa gabungan dokumentasi rekaman konser live ditambah dengan adegan diluar rekaman konser live seperti teater monolog, dialog dan puisi, inti ceritanya adalah tentang kritikan terhadap orde yang berkuasa saat itu, dibintangi oleh personil Kantata Takwa, Clara Shinta dan Anggota Bengkel Teater Rendra. Sejak awal digarap tahun 1990, lama mengendap dan baru di tahun 2008 film ini dirilis, karena berbagai permasalahan seperti otoritas penguasa saat itu.

Kesimpulannya adalah Kantata Takwa bukan hanya membahas tentang sebuah album hebat ataupun tentang grup musik legendaris saja, ia telah melampaui dari itu semua, ia adalah produk budaya yang dihasilkan pada masanya. Ia tak akan bisa di ulang dan hingga kini rasanya belum ada yang bisa menandinginya, rekor yang sangat sulit di patahkan meskipun masa telah berdekade berlalu lamanya, bahkan ole pelakunya sendiri dimasa selanjutnya.

Album ini sendiri dalam format kaset yang telah mengalami beberapa kali rilis, sementara format CD baru dirilis pertama kali di tahun 2004. Untuk format VCD tidak dibahas disini karena hanya berisi video klip dari potongan berbagai konsernya di mix menjadi satu, selain itu rilisan VCD ekonomis ini memiliki sound yang tidak jernih, sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan format CD audionya.

NOTE: Untuk versi rilisan CD, desan sampul cover luar berbeda dengan versi rilisan kaset, pada cover rilisan CD gambar sampul diambil dari gambar yang terdapat dalam cover album rilisan kasetnya. Dan album ini baru pertama kali dirilis dalam bentuk CD tahun 2004, walaupun pada tahun 1997 album Mata Dewa, Swami 1 & 2 rilis dalam bentuk CD, sementara format CD rilisan Malaysia cover depan justru diambil dari cover album Kantata Samsara. Versi rilisan kaset menurut sepengahuan admin ada empat versi, pada postingan kali ini hanya dibahas tiga versi saja, untuk versi kaset Kantata Takwa cover hitam dengan garis tepi bergambar kawat berduri akan dibahas secara lengkap pada postingan selanjutnya.
 
Catatan selanjutnya adalah khusus untuk versi rilisan awal, lagu Kesaksian memiliki perbedaan dengan yang beredar saat ini, perbedaan ada pada sisi musikal dan juga tarikan vokal Iwan Fals yang lebih ekspresif. Adalah hal biasa dalam sebuah project jika lagu jagoan akan di buat dalam beberapa versi dan versi yang paling nyangkut, tentunya lewat diskusi, kemudian di masukkan dalam album. Sayangnya versi dalam kaset awal ini tidak kembali di masukkan dalam album Kantata Takwa versi rilisan ulangnya, sehingga banyak yang familiar dengan versi yang beredar saat ini, musiknya memang lebih rapi dan tarikan vokal Iwan Fals lebih soft, namun suasana ekspresifnya sedikit berkurang. Versi yang beredar saat ini pertama kali muncul dalam album kompilasi Kantata Takwa Samsara 1998 rilisan Airo Records yang memiliki cover memuat foto personel bertiga saja yaitu Setiawan Djody, Sawung Jabo dan Iwan Fals. Pada tahun 2004 saat label HP Record dan  Airo Records bekerja sama dengan Musica Studio's memutuskan untuk mencetak dalam versi CD, kebetulan yang masuk adalah versi dari kompilasi ini, bahkan kemudian berlanjut dalam versi rilisan ulang format kaset tahun 2004 dan 2005, itulah beberapa faktor penyebab versi kedua ini lebih membumi hingga saat ini.

Berikut berbagai versi rilisan album KANTATA TAKWA:

Format CD KANTATA TAKWA rilisan 2004
......................
Album: CD KANTATA TAKWA
Artist: KANTATA
Kode: HPCD 0150
Label: HP Record, AIRO & Musica Studio's 
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): tak tercantum



Format CD KANTATA TAKWA rilisan MALAYSIA 2004
......................
Album: CD KANTATA TAKWA
Artist: KANTATA
Kode: RITMA 51357-62262
Label: Insistech Musicland SDN. BHD.
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): RM 12,90



Format Kaset KANTATA TAKWA rilisan 1990
......................
Album: KANTATA TAKWA
Artist: KANTATA
Kode: - 
Label: AIRO Record
Tahun: 1990
Harga (saat rilis): 5.000,- 







Format Kaset KANTATA TAKWA rilisan 2004
......................
Album: KANTATA TAKWA
Artist: KANTATA
Kode: -
Label: AIRO Record
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): 15.000,- 





Format Kaset KANTATA TAKWA rilisan 2005
......................
Album: KANTATA TAKWA
Artist: KANTATA
Kode: RPM-0025
Label: RPM & AIRO Record
Tahun: 2004
Harga (saat rilis): 18.000,- 





....................
KANTATA TAKWA
 
Setiawan Djody
WS. Rendra
Sawung Jabo
Iwan Fals
Jockie Suryoprayogo 
 
...... 
Produser - S. Djody 
Produksi - PT. AIRO SWADAYA STUPA 
Studio Rekaman - Gin's 
Operator - Rudra 
Penata Suara - Jockie S. 
Penata Musik - Jockie S. 
Ide Sampul Depan - S.A. Asmara 
Perancang Grafis - WAW Production
 
...........
Tracklist Album:

01 KANTATA TAKWA
Cipt - S. Djody/ Iwan/ Jockie
Lirik lagu - S. Djody
Vokal - S. jody/ Iwan Fals
Backing vokal - Jockie/ S. Jabo/ Mbak Sunarti & Kelompok Bengkel Teater
Lead guitar - S. Djody
Bass - Donnie Fatah
Drums - Budi Haryono
Soprano sax - Embong Raharjo
Keyboard - Jockie S.
Rebana - S. Jabo/ Budi Haryono

02 KESAKSIAN
Cipt - Iwan/ Jockie/ S. Jabo
Lirik lagu - WS. Rendra
Vokal - Iwan Fals
Backing vokal -  Mbak Sunarti & Kelompok Bengkel Teater
Lead guitar - S. Djody
Bass - Jockie S.
Drum - Budi Haryono
Flute - Embong Raharjo
Accoustic guitar - Raidy Noor
Keyboard - Jockie S.

03 ORANG ORANG KALAH
Cipt - S. Djody/ Jockie S.
Lirik lagu - S. Jabo
Vokal - Iwan Fals/ Jockie S.
Backing vokal - Donnie Fatah/ Budi Haryono/ Jockie
Lead guitar - S. Djody
Bass - Donnie Fatah
Drum - Budi Haryono
Keyboard - Jockie S.

04 PAMAN DOBLANG
Cipt - Iwan/ Jockie
Lirik lagu - WS. Rendra
Vokal - Iwan Fals
Backing vokal - Mbak Sunarti/ Donnie/ Budi Haryono/ Jockie/ Kelompok Bengkel Teater
Narasi - S. Jabo
Lead guitar - Eet Syahranie
Bass - Donnie Fatah
Drum - Budi Haryono
Perkusi - Innisisri
Accoustic guitar - Raidy Noor
Keyboard - Jockie S.

05 BALADA PENGANGGURAN
Cipt - Iwan/ S. Jabo/ Jockie
Lirik lagu - WS. Rendra
Vokal - Iwan Fals/ S. Jabo/ Budi Haryono/ Jockie
Backing vokal -  Mbak Sunarti & Kelompok Bengkel Teater
Accoustic guitar - Raidy Noor
Bass - Donnie Fatah
Drum & perkusi - Budi Haryono
Soprano sax - Embong Raharjo
Keyboard - Jockie S.

06 NOCTURNO
Cipt - S. Djody/ Iwan/ Jockie
Lirik lagu - WS. Rendra
Vokal - Iwan Fals/ S. Jabo
Backing vokal - Donnie Fatah/ Budi H/ Kelompok Bengkel Teater
Lead guitar - S. Djody
Bass - Donnie Fatah
Drum - Budi Haryono
Keyboard - Jockie S.

07 GELISAH
Cipt - Iwan/ Jockie
Lirik lagu - Iwan Fals/ WS. Rendra
Vokal - Iwan Fals/ S. Jabo
Backing guitar - S. Djody/ Eet Syahranie
Bass - Donnie Fatah
Drum - Budi Haryono
Keyboard - Jockie S.

08 RAJAWALI
Cipt - S. Jabo/ Iwan/ Jockie
Lirik lagu - WS. Rendra
Backing vokal - Raidy Noor/ Jockie/ Budi Haryono/
Lead guitar - Eet Syahranie
Bass - Donnie Fatah
Drum - Budi Haryono
Perkusi - Innisisri
Keyboard - Jockie S.

09 AIR MATA
Cipt - Jockie S.
Lirik lagu - Iwan Fals
Vokal - Iwan Fals
Backing vokal - Raidy Noor
Lead guitar - Eet Syahranie
Bass - Jockie
Drum - Budi Haryono
Accoustic guitar - Raidy Noor
Keyboard - Jockie S.

10 SANG PETUALANG
Cipt - Robin/ Iwan Fals
Lirik lagu - Iwan Fals
Vokal - Iwan/ S. Jabo
Elect guitar - Eet Syahranie
Bass - Donnie Fatah
Drum - Budi Haryono
Keyboard - Jockie S.


Salam..

10 comments:

  1. saat album keluar saya masih sma skitar klas 2. Begitu juga Swami I. mengenang kala itu yg luar biasa.... BTW disain album gambar labirin sayangnya hanya copas album Necrodeath fragmen of insanity... copas bukan modify. itu aja sih minusnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah terimakasih pak Marto telah mampir dan komentar diblog saya. Saya generasi fals mania baru era 99 saat masuk SMA, sehingga istilahnya tinggal sisa sisa kemegahannya, meski kebagian nonton kantata kesaksian 2003 yang lumayan megah juga, itupun lewat tivi saja hehe.

      Band ini memang fenomenal, iri rasanya ketika melihat dokumentasi baik video maupun dari majalah artikel lawas, penonton berjubel, sebuah moment yang tak akan terulang.

      terimakasih pak telah menginformasikan bahwa labirin itu ternyata dari cover Necrodeath - Fragment Of Insanity 1989, ya setelah saya lihat memang lebih ke copas saja, bukan dimodifikasi, karena sama persis. Mungkin S. Djody mengagumi band tersebut dan kebetulan konsepnya juga sama, akhirnya main crop saja..

      terimakasih
      salam...

      Delete
  2. tidak ada kata terlambat utk menikmati musik... karena teknologi sdh menjembataninya. Barangkali hanya momen2 dan emosi sejarah saja yg tak semua orang bisa saksikan

    BTW thn 89 90 IMHO penuh luarbiasa. Godbless raksasa, Elpanas dinding kota, swami, kantata, mata dewa, grassrock, roxx, dll bangkit semua di akhir 80an!

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih pak Marto..
      iya tidak ada kata terlambat, meski baru menyenangi musik pada era 2000an dan kemudian senang mengumpulkan beberapa album indonesia klasik, akhirnya diputuskan untuk mengumpulkannya secara perlahan dan alhamdulillah berawal dari rasa kekaguman itu bisa menikmati dan membangun sebuah blog kecil ini. naah moment sejarah dan emosi itu yang sepertinya sangat susah didapatkan untuk saat ini.

      saya sempat melihat live kantata 2003. itu luar biasa, konser satu hati satu rasa di kota padang, dan beberapa konser lainnya namun tak seperti era 90an yang gelegarnya luar biasa. seperti dlam kaset kantata takwa samsara live senayan 98 itu.

      mungkin yang saya dapatkan greget konser iwan fals era lama dalam nuansa konser ada pada konser nyanyian raya yang digagas net tv, itu sangat luar biasa gempitanya. animo masyarakat terhadap iwan fals kembali membumbung saat itu.

      benar, era 89 90 merupakan ledakan luar biasa, muisk rock tumbuh subur baik yang lawas maupun pendatang baru. saat saya kecil pun terbiasa mendengar album gong 2000 dari tetangga depan rumah.

      salam..

      oh ya jika punya fb, add jadi teman saja saya disana pak. sepertinya seru saling bertukar cerita.

      Delete
  3. Mau beli CD Kantata Taqwa baru, dimana ya bisa didapatnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saat ini belum ada rilisan terbarunya bang, hanya satu satunya dirilis pada tahun 2004 itu saja dengan harga hanya 25 ribu rupiah saja.

      saat ini kalau berminat membeli mungkin sedikit telat karena harganya sudah lumayan. untuk harga cek saja di instagram dengan kata kunci tagar 'cdkantatatakwa' nanti bisa dicek disana. itu untuk cd bekasnya.

      terimakasih sudah mampir
      salam..

      Delete
  4. Mas, berarti lagu "Kesaksian" yg gk ada suara mendiang W.S Rendra yg baca puisi di pertengahan lagu itu apa yg ada di album "Kantata Takwa" versi rilisan ulang CD tahun 2004 nya ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, ada dua versi lagu kesaksian, yang ada suara WS. Rendra nya itu sebenarnya versi kedua di versi rilisan CD, tetapi rata rata yang format sekarang itu versi ini, termasuk yang masuk kedalam plat vinyl rilisan terbarunya juga.

      Sementara versi awal hingga saat ini hanya ada di versi kaset rilisan awalnya saja, aransemennya sedikit berbeda, lebih ke cara bermain saja, dan Iwan Fals lebih ekspresif nyanyi di versi pertama ini.

      Salam..

      Delete
    2. Ia mas, dan sekali lagi trims untuk informasinya tentang 2 versi lagu "Kesaksian" ini

      Delete
    3. siyabb mas, kalau ada apa apa boleh inbokan di ig atau fb, mudah nyari nama saya kok, versi awal ini sepertinya sudah ada di posting di you tube juga tapi ya dengan kualitas apa adanya, sama seperti lagu bongkar versi awal, setidaknya sudah bisa mendengarnya saja sudah senang.

      Delete

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..