Saturday, September 12, 2015

Langkah Berikutnya 'Digital Remastering' - Ebiet G. Ade (Musica Studio's 1993)

Langkah Berikutnya 'Digital Remastering' - Ebiet G. Ade (Musica Studio's 1993)

Ada dua versi rilisan Musica Studio's album Langkah Berikutnya yaitu versi rilisan awal tahun 1994 dan versi rilisan kedua tahun 2000, baik rilisan awal maupun rilisan selanjutnya memiliki kesamaan bentuk, meskipun jika di telisik lebih jauh terdapat beberapa perbedaan seperti pada jenis font yang dipakai dan kualitas gambar pada covernya. Pada rilisan kedua, album ini sedikit berbeda dari rilisan awalnya dengan memakai kertas selongsong luar berupa cover tambahan sebagai pembungkus mika kaset agar terkesan lebih klasik dan elegan.

Kualitas sound yang dihasilkan dari sekeping kaset ini sepertinya tidak memiliki perbedaan yang berarti antara rilisan awal dan rilisan keduanya. Album ini juga telah mengalami remastering ulang seperti yang tercantum pada cover depan selongsong luar album ini dengan menggunakan teknologi digital yang dimiliki label Musica Studio's sehingga wajar saja jika mempunyai kualitas audio yang mumpuni. Pemilihan pita kasetnya juga sepertinya tidak sembarangan, sehingga sangat berpengaruh terhadap ketahanan pitanya hingga saat ini.

Album ini merupakan langkah awal setelah Ebiet G. Ade berusaha menutup segala yang berkaitan dengan nama Camellia, dengan semangat baru mengambil judul Langkah Berikutnya album ini berhasil melambungkan hits Senandung Pucuk Pucuk Pinus yang bercerita tentang alam, beliau mengajak untuk mendaki kepuncak bukit tertinggi untuk merasakan kebersahajaan alam ditengah kemegahannya, pesan yang dapat diambil adalah hendaknya kita seperti alam yang memiliki kerendahan hati meskipun memiliki segalanya, lagu ini diciptakan oleh Ebiet G. Ade saat mengunjungi daerah Mega Mendung yang terkenal dengan keindahan alamnya pada tahun 1980.

Lagu lainnya didalam album ini memiliki tema yang bervariatif seperti tema cinta dalam lagu Nyanyian Cinta Satu Ketika dan Yang Telah Selesai, lagu bertema padang pasir dengan irama melayu dalam lagu Dzaffin, ungkapan cinta untuk istri tercinta dalam lagu Kado Kecil Buat Istri, tema nasionalisme dalam lagu Orator, ada juga kisah curahan hati Ebiet G. Ade ketika berusia 24 tahun saat baru menggapai asa didalam lagu Potret Hitam Putih, dan kelanjutan cerita pencarian makna kehidupan dalam lagu Hidup V.


Format KASET rilisan 1993
..............................
Album: Langkah Berikutnya
Artist: Ebiet G. Ade 
Kode: MSC 7891
Label: Musica Studio's
Tahun: 1994
Harga (saat rilis): 4.500,-








Format KASET rilisan 2000
...................
Album: Langkah Berikutnya
Artist: Ebiet G. Ade 
Kode: ARS 0284
Label: Musica Studio's
Tahun: 2000
Harga (saat rilis): 15.000,-








.............................

Prakata:

Sependek apapun sebuah langkah
Ia akan sangat berarti

Saya tengah mencoba melangkah
Sambil tetap berpegangan
Pada satu tonggak kecil

Sekecil apapun tonggak
Yang saya pancangkan
Ia tetap sebuah tonggak
Yang sangat berarti

Saya akan tetap setia menjaganya
Saya akan tetap setia berpegang padanya
Ia adalah sebuah pionir,
Ia adalah sebuah cita-cita
Ia harus diabadikan

Doa anda adalah suluh semangat saya
Cinta anda adalah pendorong,
Langkah berikutnya.

Salam,

Ebiet G. Ade


Puisi & Lagu: Ebiet G. Ade
Penata Musik: Billy JB & Ebiet G. Ade
Musisi Pendukung:
Jimmy Manoppo - Drums
Utje F. Tekol - Bass
Addie MS - Keyboard
Dodo Drakhma - Keyboard
Yap Cie Kian, Suryati Supilin, Suyin, Edo - Violin
Zulkifly - Cello
Embong Rahardjo - Flute

Recording Studio - Jackson Recording Studio's (musik dasar, vocal, string, section, percussion)
Rec. Engineer - Rully Djohan Cs
Mixdown: Cinema Audio, Manila Philipina by Edwin Luna


Tracklist:

Side A
01 Senandung Pucuk Pucuk Pinus (mega mendung, maret 1980)
02 Nyanyian Cinta Satu Ketika (jakarta 1980)
03 Yang Telah Selesai (jakarta 1980)
04 Dzaffin (pekalongan 1969)
05 Kado Kecil Buat Istri (jakarta 1981)

Side B
01 Orator (megamendung, maret 1981)
02 Biduk Telah Sarat Dan Kutambatkan (yogyakarta1978)
03 Sebuah Tragedi 1981 (jakarta 1981)
04 Potret Hitam Putih (yogyakarta 1979)
05 Hidup V (yogyakarta 1980)


Salam..

No comments:

Post a Comment

Seluruh komentar pada blog ini akan di MODERASI untuk mengantisipasi kemungkinan komentar yang tidak sesuai dengan topik postingan, spam, kata kata kasar, ujaran kebencian dan semacamnya.

Salam..